Skip to content
After Dark
Agustus 5, 2026
Tren

Benarkah Kondisi Cangkang Telur Mencerminkan Kesehatan Si Ayam? Ini Kata Dosen UGM

Barbara Rodriguez - lenterafakta.com 3 mins read

lur Mencerminkan Kesehatan Ayam? Ini Penjelasan dari Dosen UGM Benarkah Kondisi Cangkang Telur Mencerminkan Kesehatan - Apakah bentuk dan kondisi cangkang

Benarkah Kondisi Cangkang Telur Mencerminkan Kesehatan Si Ayam? Ini Kata Dosen UGM

Benarkah Kondisi Cangkang Telur Mencerminkan Kesehatan Ayam? Ini Penjelasan dari Dosen UGM

Benarkah Kondisi Cangkang Telur Mencerminkan Kesehatan – Apakah bentuk dan kondisi cangkang telur bisa dijadikan indikator kesehatan ayam? Pertanyaan ini sering muncul di berbagai platform media sosial, terutama saat ada telur dengan warna atau tekstur yang tidak biasa. Menanggapi isu tersebut, Dr. Ir. Heru Sasongko, MP, dosen dari Universitas Gadjah Mada (UGM), memberikan penjelasan berdasarkan studi fisiologi reproduksi ayam. Menurut Heru, benarkah kondisi cangkang telur mencerminkan kesehatan ayam? Ternyata, faktor-faktor lain seperti usia, nutrisi, dan lingkungan juga berperan signifikan.

Pembongkaran Mitos Mengenai Kualitas Telur

Banyak orang percaya bahwa telur berwarna coklat gelap menandakan ayam yang sehat, sementara telur dengan cangkang tipis bisa menggambarkan defisiensi kalsium. Mitos ini seolah-olah menyamaratakan semua variabel yang memengaruhi kondisi telur. Heru menjelaskan bahwa warna cangkang telur dipengaruhi oleh pigmen protoporfirin IX, yang terkait dengan kondisi pakan dan genetik, bukan hanya kesehatan ayam secara keseluruhan. “Bintik hitam pada telur tidak selalu menunjukkan adanya cacingan,” tegasnya.

“Bintik hitam pada telur ayam adalah bagian dari proses deposisi kalsium, yang lebih umum terjadi pada ayam berusia lebih tua,” ujar Heru dalam wawancara dengan Kompas.com, Kamis (11/12/2025).

Mitos lain yang sering disebarkan adalah bahwa telur dengan cangkang lembut pasti kurang bergizi. Namun, Heru menegaskan bahwa ketebalan cangkang telur lebih dipengaruhi oleh keseimbangan nutrisi dan usia ayam. “Jika cangkang tidak retak atau berbusuk, telur tetap aman untuk dikonsumsi,” tambahnya. Faktor seperti tekanan oviposisi, lingkungan kandang, dan pola makan ayam juga bisa memengaruhi tekstur cangkang, bukan hanya kesehatan internal.

Pentingnya Memahami Proses Produksi Telur

Produksi telur ayam melibatkan proses fisiologis yang kompleks, di mana cangkang terbentuk di dalam saluran oviduk. Proses ini dipengaruhi oleh kadar kalsium, vitamin D3, dan kesehatan umum ayam. Heru menjelaskan bahwa ayam muda biasanya menghasilkan telur dengan cangkang lebih tipis karena masih dalam fase pembelajaran reproduksi. Seiring bertambahnya usia, ketebalan cangkang cenderung stabil, meski bisa bervariasi tergantung pada kondisi pakan dan lingkungan.

“Variasi warna, bentuk, dan tekstur cangkang telur adalah hasil dari proses biologis alami, bukan tanda kelelahan atau penyakit,” papar Heru dalam penjelasannya.

Hal ini juga berarti bahwa keberadaan bercak atau garis-garis pada telur tidak selalu menggambarkan kualitas nutrisi. Heru menekankan bahwa masyarakat perlu memahami bahwa setiap telur memiliki karakteristik unik, dan penilaian harus didasarkan pada kriteria objektif seperti kebersihan, ketebalan, dan kepadatan cangkang, bukan hanya tampilan visual. Dengan demikian, benarkah kondisi cangkang telur mencerminkan kesehatan ayam? Jawabannya adalah tidak sepenuhnya, tetapi bisa menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian.

Dalam praktiknya, peternak atau konsumen bisa menggunakan metode lain untuk menilai kualitas telur. Misalnya, menguji kekerasan cangkang dengan menggoyang telur atau mengecek apakah telur mengalami retak. Selain itu, penampilan telur juga bisa dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti suhu, kelembapan, dan durasi penyimpanan. Heru merekomendasikan untuk menghindari kesalahpahaman yang berasal dari generalisasi, terutama saat informasi tersebar cepat melalui media sosial.

Menurut Heru, kesehatan ayam tidak bisa ditentukan hanya dari kondisi telur. Faktor seperti pola makan, kondisi kandang, dan kebersihan lingkungan perlu dipertimbangkan secara bersamaan. “Kita harus berhati-hati dalam menarik kesimpulan tentang kesehatan ayam berdasarkan satu aspek saja,” katanya. Dengan pemahaman yang lebih baik, masyarakat bisa menghindari kesalahpahaman yang merugikan baik konsumen maupun produsen telur.

Penjelasan ini menunjukkan bahwa benarkah kondisi cangkang telur mencerminkan kesehatan ayam? Jawabannya adalah: ya, dalam konteks tertentu, tetapi tidak secara mutlak. Faktor biologis, nutrisi, dan lingkungan berkontribusi dalam bentuk dan kondisi telur, sehingga perlu dipahami secara holistik. Heru berharap penjelasan ini bisa membantu masyarakat memisahkan fakta dari mitos, terutama dalam pengambilan keputusan tentang konsumsi telur.

Join the discussion