Skip to content
After Dark
Agustus 5, 2026
Tren

Historic Moment: Pemakaman Ali Khamenei Diwarnai Seruan “Kill Trump”, Ini yang Terjadi

Mary Taylor - lenterafakta.com 4 mins read

Pemakaman Ali Khamenei Berlangsung dengan Seruan 'Kill Trump' sebagai Tanda Protes Historic Moment - Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Teheran pada hari

Historic Moment: Pemakaman Ali Khamenei Diwarnai Seruan “Kill Trump”, Ini yang Terjadi

Pemakaman Ali Khamenei Berlangsung dengan Seruan ‘Kill Trump’ sebagai Tanda Protes

Historic Moment – Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Teheran pada hari Minggu (5/7/2026) memicu gelombang protes yang terlihat melalui seruan “Mati Trump” yang bergema di jalan-jalan kota. Sebagai langkah protes terhadap kebijakan AS, ratusan ribu warga Iran memenuhi ruang pemakaman almarhum, menunjukkan dukungan mereka terhadap perang dagang dan krisis politik yang berlangsung antara Teheran dan Washington. Peristiwa ini menjadi simbol dari ketegangan yang memuncak sepanjang masa jabatan Trump, yang dianggap sebagai ancaman terhadap kepentingan Iran.

Historic Moment: Protes ‘Kill Trump’ di Pemakaman Ali Khamenei

Protes ‘kill Trump’ yang menyertai upacara pemakaman Khamenei menunjukkan intensitas kemarahan masyarakat Iran terhadap mantan presiden AS. Massa berkumpul di sekitar lokasi pemakaman, menggema dengan teriakan yang terus-menerus mengingatkan akan konflik terhadap Trump. Seorang pembawa acara menyatakan, “Ini adalah historic moment yang menggambarkan solidaritas rakyat Iran terhadap kebijakan luar negeri mereka.” Khamenei, sebagai pemimpin tertinggi Iran, meninggal dunia setelah serangan udara yang menargetkan kota Qom, dimana dia sedang berada.

Di dalam acara tersebut, sejumlah pelayat menyerukan pembunuhan Trump sebagai bentuk kemarahan atas kebijakan AS yang dianggap merusak stabilitas kawasan. Seruan ini disertai dengan poster dan grafiti yang dibuat oleh aktivis dan warga biasa, mencerminkan dukungan yang luas terhadap gerakan anti-Trump. Pemakaman ini juga menjadi momentum untuk menegaskan posisi Iran sebagai negara yang tidak mudah tergoyahkan dalam menghadapi tekanan luar.

Prosesi Salat Jenazah dan Ekspresi Protes

Sebagai bagian dari ritual pemakaman, salat jenazah untuk Khamenei serta anggota keluarga yang gugur dalam konflik antara Iran dan koalisi AS-Israel dilakukan di Musala Imam Khomeini. Anak, cucu, dan menantu Khamenei turut menjadi korban serangan udara yang memicu kegemparan rakyat Iran. Selama prosesi, massa terus menyerukan teriakan yang menjadi bagian dari rangkaian ekspresi kemarahan. Ini menunjukkan bahwa peristiwa pemakaman bukan hanya perayaan kepergian pemimpin, tetapi juga media untuk mengekspresikan kekecewaan atas kebijakan AS.

Seorang pembawa acara mengatakan bahwa seruan “Mati Trump” adalah bagian dari gerakan kebangsaan yang menuntut keadilan untuk korban konflik. “Kita ingin dunia mengetahui bahwa Trump adalah penyebab ketegangan ini,” ujarnya. Selama upacara, bendera Iran dan spanduk berisi pesan anti-Trump terus berjajar, menciptakan suasana yang memicu semangat nasionalisme. Pemakaman ini menjadi titik puncak dari serangkaian aksi protes yang terjadi sepanjang bulan Juli 2026.

Dukungan Internasional untuk Protes ‘Kill Trump’

Protes ‘kill Trump’ ini tidak hanya menarik perhatian rakyat Iran, tetapi juga memicu reaksi dari negara-negara lain. Beberapa tokoh politik di Eropa dan Timur Tengah menyampaikan dukungan terhadap gerakan anti-Trump, menilai bahwa kebijakan AS selama ini merugikan kepentingan kawasan. Pemakaman Khamenei juga menjadi momen untuk menggambarkan solidaritas internasional terhadap kebijakan Iran dalam menegakkan kekuatan politiknya. Dalam beberapa wawancara, para diplomat mengatakan bahwa historic moment ini menjadi pengingat akan perang dagang yang berlangsung sejak 2018.

Bahkan, media global melaporkan bahwa seruan “Mati Trump” menjadi trend di media sosial, dengan miliaran klick yang diarahkan ke berbagai platform. Pesan ini menyebar ke berbagai kota besar Iran, termasuk Tehran, Mashhad, dan Bandar Abbas, menunjukkan bahwa dukungan terhadap gerakan anti-Trump sangat luas. Khamenei sendiri dikenang sebagai figur yang berperan penting dalam menegakkan kekuatan politik Iran, sehingga pemakamannya menjadi momentum penting untuk menegaskan aspirasi rakyat.

Konteks Global dalam Historic Moment Pemakaman Ali Khamenei

Historic moment ini juga memicu perdebatan internasional. Beberapa pihak menganggap seruan “Mati Trump” sebagai bentuk penggalangan massa yang tajam, sementara yang lain melihatnya sebagai bagian dari kesadaran kritis masyarakat Iran terhadap kebijakan luar negeri negara mereka. Dalam beberapa analisis, para ahli menyatakan bahwa pemakaman ini tidak hanya sekadar upacara keagamaan, tetapi juga alat untuk mengukur kemampuan Iran dalam membangun konsensus nasional. “Ini adalah penggabungan keagamaan dan politik yang memperkuat identitas Iran,” kata seorang analis politik dari Universitas Tehran.

Sebagai bagian dari perayaan kepergian Khamenei, acara ini juga menjadi tempat untuk menyampaikan pesan keberatan terhadap kebijakan AS, khususnya terkait pengembangan senjata nuklir Iran dan intervensi militer di kawasan. Pemakaman ini dianggap sebagai bukti bahwa Iran masih mampu merayakan pemimpin mereka dengan cara yang memicu perhatian dunia. Bahkan, sejumlah negara yang mempunyai hubungan diplomatik dengan Iran menyatakan dukungan mereka terhadap upacara ini.

Perkembangan Setelah Historic Moment Pemakaman Ali Khamenei

Meski begitu, proses pemakaman berjalan lancar tanpa gangguan besar. Pemimpin baru Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, yang masih bersembunyi, mengirimkan pesan dukungan kepada massa melalui video yang ditayangkan di media lokal. Dalam video tersebut, ia menegaskan komitmen terhadap kebijakan anti-Trump dan penguatan hubungan dengan negara-negara lain di kawasan. “Kita tidak akan berhenti menuntut keadilan untuk korban-korban yang gugur,” ujarnya.

Pemakaman utama Ali Khamenei di Teheran akan berlangsung Senin (6/7/2026), diikuti oleh upacara di kota suci Qom dan Irak pada hari Selasa serta Rabu. Berbagai negara menunggu dengan antusias untuk melihat dampak dari historic moment ini terhadap dinamika politik internasional. Khamenei sendiri dikenang sebagai tokoh yang berperan besar dalam mengarahkan kebijakan Iran selama bertahun-tahun, menjadikannya sebagai simbol utama dari perjuangan nasionalis dan anti-kolonial.

Join the discussion