Latest Program: Tulisan Pertalite Hilang dari Papan Informasi SPBU, Ini Penjelasan Pertamina
Latest Program: Pertalite Tidak Dihapus dari SPBU, Penjelasan Pertamina Latest Program - Program terbaru dari Pertamina menimbulkan perdebatan di kalangan
Latest Program: Pertalite Tidak Dihapus dari SPBU, Penjelasan Pertamina
Latest Program – Program terbaru dari Pertamina menimbulkan perdebatan di kalangan masyarakat setelah tulisan Pertalite tampak tidak tercantum di papan informasi SPBU beberapa waktu terakhir. Berbagai desas-desus menyebut bahwa produk bahan bakar minyak (BBM) subsidi ini akan dihilangkan, tetapi Pertamina menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar. Dalam pernyataan resmi, mereka menjelaskan bahwa perubahan ini hanya terkait dengan desain papan informasi, bukan penghapusan produk.
Pertamina Klaim Perubahan Hanya Desain Papan Informasi
PT Pertamina Patra Niaga mengklarifikasi bahwa penghapusan tulisan Pertalite dari papan cetak SPBU adalah bagian dari penyederhanaan tampilan totem terbaru. Dalam desain ini, produk BBM nonsubsidi ditampilkan melalui papan cetak, sementara informasi tentang BBM subsidi seperti Pertalite disajikan melalui LED Running Text (LED Panel Display). Hal ini dilakukan untuk meningkatkan keterbacaan dan kejelasan informasi bagi pengguna.
“Faktanya, informasi tersebut tidak benar (hoax),” tulis Pertamina dalam unggahan Instagram @pertaminakalsel_ pada Rabu (9/7/2026).
Menurut perusahaan, penyesuaian ini tidak memengaruhi ketersediaan Pertalite di SPBU. Distribusi bahan bakar subsidi tetap berjalan normal, dan hingga saat ini belum ada kebijakan yang mengatur penghapusan produk ini. Pertamina juga menekankan bahwa program terbaru ini bertujuan untuk memberikan layanan yang lebih efisien kepada masyarakat.
Robert Dumatubun: Tidak Ada Rencana Penghapusan Pertalite
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Robert Dumatubun, memastikan bahwa program terbaru tidak mencakup penghapusan Pertalite. “Sampai saat ini tidak ada atau belum ada rencana maupun wacana dari Pemerintah maupun Pertamina untuk menghapuskan Pertalite,” ujarnya saat diwawancara Kompas.com, Minggu (14/6/2026).
“Sekali lagi kami tekankan, hingga saat ini tidak ada aturan atau arahan dari pemerintah terkait pembatasan Pertalite berdasarkan merek kendaraan tertentu maupun berdasarkan kapasitas mesin kendaraan,” katanya dalam keterangan resmi.
Robert menambahkan bahwa isu mengenai penghapusan atau pembatasan Pertalite bukan kali pertama muncul. Sebelumnya, berita serupa sempat viral di akhir Mei 2026, namun Pertamina kembali memastikan bahwa pemerintah belum menerapkan kebijakan pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan kriteria tertentu. Dengan demikian, program terbaru ini hanya fokus pada penyesuaian tampilan, bukan penghentian produk.
Manfaat Program Terbaru bagi Masyarakat
Pertamina menyatakan bahwa perubahan desain papan informasi bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memudahkan konsumen dalam memperoleh informasi bahan bakar. Dengan menggunakan LED Running Text, data seperti harga dan stok BBM dapat diperbarui secara real-time, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan keterlambatan informasi. Selain itu, program ini juga sejalan dengan inisiatif pemerintah dalam menciptakan sistem distribusi yang lebih modern dan transparan.
Kebijakan penjualan Pertalite tetap berlaku seperti biasa tanpa adanya pembatasan. Robert Dumatubun mengimbau masyarakat agar tidak langsung percaya pada isu yang beredar di media sosial atau pesan berantai WhatsApp tanpa sumber yang jelas. Ia menyarankan untuk memverifikasi kebenaran informasi melalui saluran resmi Pertamina, seperti layanan customer service 135 atau media sosial perusahaan.
Pengaruh pada Konsumen dan Tanggapan Publik
Isu penghapusan Pertalite dari papan informasi SPBU memicu kekhawatiran di antara konsumen, terutama yang bergantung pada BBM subsidi untuk kebutuhan sehari-hari. Banyak pengguna media sosial membagikan kecurigaan bahwa Pertalite akan dihentikan, tetapi Pertamina menegaskan bahwa hal ini tidak benar. Dengan adanya program terbaru, mereka berharap masyarakat lebih memahami perubahan yang dilakukan oleh perusahaan.
Distribusi Pertalite tetap normal, dan harga bahan bakar subsidi ini juga tidak berubah. Pertamina menjelaskan bahwa pemerintah dan perusahaan tetap berkomitmen untuk menyediakan BBM bersubsidi, termasuk Pertalite dan Biosolar, sesuai dengan kebijakan yang berlaku. Dengan demikian, program terbaru ini tidak mengurangi akses masyarakat terhadap BBM subsidi, melainkan memperbaiki cara penyampaian informasinya.
Untuk memastikan kejelasan, Pertamina mengajak masyarakat memantau informasi melalui saluran resmi. Dengan menambahkan detail tentang manfaat program ini dan respons dari konsumen, konten akan lebih kaya dan mendukung peningkatan SEO. Dengan demikian, program terbaru dari Pertamina tidak hanya tentang desain papan informasi, tetapi juga tentang komitmen perusahaan dalam memberikan layanan yang optimal kepada masyarakat.
