Skip to content
After Dark
Agustus 5, 2026
Edu

Facing Challenges: Sekolah Ini Sukses Raih 30 Penghargaan di Olimpiade STEM Internasional

Barbara Rodriguez - lenterafakta.com 3 mins read

Internasional dengan Menghadapi Tantangan Facing Challenges menjadi tema utama dalam perjuangan SMP Kharisma Bangsa yang berhasil meraih prestasi luar biasa

Facing Challenges: Sekolah Ini Sukses Raih 30 Penghargaan di Olimpiade STEM Internasional

Sekolah Ini Raih 30 Penghargaan di Olimpiade STEM Internasional dengan Menghadapi Tantangan

Facing Challenges menjadi tema utama dalam perjuangan SMP Kharisma Bangsa yang berhasil meraih prestasi luar biasa di ajang Olimpiade STEM Internasional 2026. Kompetisi ini diadakan di Roma, Italia, pada 2 hingga 8 Juli 2026, dan diikuti oleh sekitar 700 peserta dari 54 negara. Siswa dari sekolah ini menorehkan nama Indonesia di berbagai kategori, termasuk Coding, Science, Mathematics, dan Plane Challenge, dengan total 30 penghargaan. Prestasi ini tidak hanya menunjukkan kemampuan akademik yang luar biasa, tetapi juga semangat Facing Challenges dalam menghadapi persaingan global.

Proses Latihan dan Perjuangan di Tengah Tantangan

Keberhasilan dalam Olimpiade STEM Internasional 2026 tidak terlepas dari perjuangan dan komitmen yang dijalani oleh siswa serta staf pendidik. Mereka menghadapi berbagai tantangan, mulai dari persiapan materi yang rumit hingga tekanan waktu selama kompetisi. “Menghadapi tantangan membutuhkan kesiapan mental dan teknis,” jelas Ridho Anwar Tumbuan, Kepala SMP Kharisma Bangsa, dalam pernyataan tertulis. “Kami berlatih secara intensif, menguji kemampuan mereka di bawah kondisi yang menyerupai pertandingan sebenarnya, agar siap menghadapi segala situasi di ajang internasional.”

“Penghargaan ini adalah bukti bahwa anak-anak Indonesia mampu bersaing di panggung dunia,” tambah Ridho. “Mereka menunjukkan inovasi dan kreativitas yang luar biasa, terlebih dalam menghadapi tantangan teknis yang tidak terduga selama kompetisi.”

Keberagaman Penghargaan di Kategori Coding

Dalam kategori Coding, tim SMP Kharisma Bangsa mencatatkan dominasi yang mengesankan. Dua medali emas diraih oleh Torkis Hanafi Harahap (Grade 12 Oxford) di CodeCombat, sementara Gavin Syafi Anggakara (Grade 12 MIT) meraih medali perak di babak yang sama. Medali perunggu juga diperoleh oleh Kenzie Faiz Habibi Calosa (Grade 11 Stanford), Raffasya Hisyam Warganegara (Grade 9 Oxford), serta Gavin Syafi Anggakara (Grade 12 MIT) dalam Codementum. Keberagaman penghargaan ini menunjukkan bahwa sekolah ini mampu melatih siswanya untuk menghadapi tantangan berbeda dalam teknologi dan pemrograman.

“Di kategori Coding, siswa kami menunjukkan keterampilan yang sangat baik dalam menyelesaikan masalah secara efisien,” kata Ridho. “Mereka tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu menghadapi tantangan praktis yang muncul di tengah kompetisi.”

Hasil Menyentuh di Kategori Science dan Mathematics

Kategori Science membawa pulang dua medali emas yang dipersembahkan kepada Jogina Almira Harahap (Grade 11 Cambridge) dan Gavin Syafi Anggakara (Grade 11 MIT). Medali perak diperoleh oleh Avatar Mahendra Dharma (Grade 12 Oxford) serta Janeeta Kirana Ramadhan (Grade 11 Cambridge), sementara perunggu diberikan kepada beberapa siswa lainnya. Di Mathematics, Avatar Mahendra Dharma (Grade 12 Oxford) meraih medali emas, Geronimo Raizel Handoko (Grade 9 Oxford) menyabet medali perak, dan Jogina Almira Harahap (Grade 11 Cambridge) mengantarkan perunggu. Ini membuktikan bahwa siswa SMP Kharisma Bangsa mampu menghadapi tantangan matematika yang kompleks dengan strategi yang matang.

“Kemampuan analitis dan logika mereka sangat terlihat di kategori Science dan Mathematics,” ujar Ridho. “Mereka membuktikan bahwa Indonesia bisa bersinar di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, terlepas dari tantangan yang dihadapi.”

Transformasi Pendidikan Melalui STEM

Prestasi ini menjadi momentum penting bagi pendidikan STEM di Indonesia. Ridho menekankan bahwa sekolah terus mendorong pembelajaran berbasis masalah dan kolaborasi, yang membantu siswa menghadapi tantangan secara lebih baik. “Kami berkomitmen untuk mengubah cara berpikir para pelajar, agar mereka siap menghadapi tantangan masa depan,” katanya. Selain itu, keberhasilan ini juga menunjukkan bahwa pendidikan yang inovatif dan berfokus pada pengembangan keterampilan teknis dapat menghasilkan generasi muda yang tangguh.

Masa Depan yang Cerah untuk Sekolah dan Siswa

Ridho berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Indonesia untuk meningkatkan program STEM mereka. “Siswa yang menghadapi tantangan di Olimpiade ini menunjukkan potensi besar, dan kami ingin melanjutkan dukungan untuk mereka,” ujarnya. Dengan 30 penghargaan yang diraih, SMP Kharisma Bangsa membuktikan bahwa mereka mampu menciptakan lingkungan belajar yang memicu pertumbuhan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis. Keberhasilan ini juga berdampak pada peningkatan reputasi sekolah di tingkat internasional.

“Kami melihat ini sebagai awal dari perjalanan yang lebih panjang, di mana siswa kami akan terus menghadapi tantangan baru dan menciptakan solusi yang berdampak global,” tutup Ridho. “Menghadapi tantangan bukan hanya tentang menang, tetapi juga tentang belajar dan berkembang bersama.”

Join the discussion