Skip to content
After Dark
Agustus 5, 2026
Tren

Key Discussion: 6 Bahan Alami untuk Mengusir Kutu Beras, Ahli UGM Ungkap yang Paling Efektif

Nancy Moore - lenterafakta.com 3 mins read

Key Discussion: 6 Bahan Alami Efektif untuk Mengusir Kutu Beras, UGM Ungkap Rahasianya Key Discussion - Kutu beras, atau rice weevil , sering kali menjadi

Key Discussion: 6 Bahan Alami untuk Mengusir Kutu Beras, Ahli UGM Ungkap yang Paling Efektif

Key Discussion: 6 Bahan Alami Efektif untuk Mengusir Kutu Beras, UGM Ungkap Rahasianya

Key Discussion – Kutu beras, atau rice weevil, sering kali menjadi masalah bagi penghuni rumah tangga. Keberadaan hama ini bisa mengganggu kualitas beras yang disimpan, terutama jika tidak diatasi secara tepat. Para ahli menyebutkan bahwa penggunaan bahan alami tidak hanya aman untuk lingkungan, tetapi juga mampu memberikan hasil yang maksimal. Dosen Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan Universitas Gadjah Mada (UGM), Hari Purwanto, menjelaskan bahwa beberapa bahan alami dapat menjadi penolong dalam mengusir kutu beras secara efektif. Menurutnya, daun sirih adalah salah satu bahan paling direkomendasikan.

Penggunaan Bahan Alami dalam Penyimpanan Beras

“Bahan alami seperti daun sirih bisa ditempatkan di atas beras untuk mencegah infestasi kutu,” jelas Hari saat dihubungi Kompas.com pada Minggu (12/7/2026). Daun sirih mengandung senyawa alami yang bersifat insektisida, sehingga menghambat siklus hidup kutu. Metode ini tidak hanya murah, tetapi juga ramah lingkungan dan tidak merusak bahan makanan.

Kutu beras umumnya menyerang biji-bijian yang disimpan dalam wadah terbuka atau tempat yang lembab. Menggunakan bahan alami seperti daun sirih, cabai kering, atau daun jeruk purut dapat mengurangi risiko infestasi. Bahan-bahan ini bekerja dengan cara mengeluarkan aroma kuat yang mengganggu aktivitas kutu. Selain itu, bahan alami ini tidak menyebabkan efek samping pada beras.

Alternatif Bahan Alami Lain untuk Mengusir Kutu Beras

Menurut Hari, beberapa bahan alami lainnya juga mempunyai efektivitas tinggi dalam mengusir kutu beras. Misalnya, cabai kering yang ditempatkan di dalam wadah penyimpanan bukan hanya mengusir kutu, tetapi juga menambah aroma pedas yang membuat beras terasa lebih segar. Dengan menempatkan satu hingga tiga cabai kering di dalam wadah, aroma mereka akan bertahan lama dan menghalangi kutu berkembang biak.

Daun jeruk purut yang diremas atau ditumbuk juga bisa digunakan sebagai bahan alami. Aroma daun ini memancarkan senyawa fenolik yang bersifat mengusir serangga. Selain itu, daun jeruk purut membantu menjaga kelembapan wadah, sehingga meminimalkan tempat berkembang biak kutu. Daun asam jawa, lada kering, dan daun belimbing wuluh pun memiliki fungsi serupa dalam menekan populasi kutu.

Daun pandan, yang sering digunakan dalam masakan, juga bisa memainkan peran dalam pengendalian kutu beras. Aromanya yang harum disebut mampu mengusir serangga sambil tetap mempertahankan kualitas beras. Hari menambahkan bahwa keberhasilan Key Discussion ini bergantung pada konsistensi penggunaan bahan alami secara teratur dan tepat.

Penerapan Metode Penyimpanan yang Optimal

Key Discussion tentang penggunaan bahan alami sebaiknya diimbangi dengan kehati-hatian dalam proses penyimpanan beras. Hari Purwanto menekankan bahwa wadah penyimpanan harus kedap udara dan lembap. Selain itu, beras sebelum dimasukkan ke wadah harus dibersihkan terlebih dahulu untuk menghilangkan sisa-sisa serangga atau makanan yang bisa menjadi tempat berkembang biak kutu.

Menurut peneliti UGM, penyimpanan beras di tempat yang kering dan terang juga mempercepat efektivitas bahan alami. Ia menyarankan penggunaan Key Discussion dalam kombinasi dengan teknik penyimpanan yang tepat untuk memastikan hasil maksimal. “Kutu beras lebih rentan terhadap aroma kuat, jadi kombinasi bahan alami dan lingkungan penyimpanan yang ideal akan memperkuat keberhasilan pencegahan,” katanya.

Bahan alami seperti daun sirih dan cabai kering tidak hanya aman, tetapi juga bisa digunakan dalam jangka panjang tanpa merusak beras. Hari menambahkan bahwa metode ini cocok untuk keluarga yang ingin menghindari penggunaan bahan kimia. Dengan Key Discussion yang tepat, keberadaan kutu beras bisa dikurangi hingga 90% dalam beberapa minggu.

Join the discussion