Dulu Aspri Prabowo Kini Jadi Kepala BGN, Harta Kekayaan Sudaryono Rp 31,39 Miliar
Dulu Aspri Prabowo Kini Jadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru. Presiden Prabowo Subianto secara resmi menunjuk Sudaryono untuk memimpin lembaga
Kepala BGN Baru: Sudaryono, Dulu Aspri Prabowo Kini Jadi
Lenterafakta.com – Dulu Aspri Prabowo Kini Jadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru. Presiden Prabowo Subianto secara resmi menunjuk Sudaryono untuk memimpin lembaga strategis tersebut. Pengangkatan ini diumumkan pada Rabu, 22 Juli 2026, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Sudaryono menggantikan Nanik S Deyang yang mengundurkan diri pada hari yang sama setelah memimpin BGN selama kurang lebih satu setengah bulan. Alasan pengunduran diri Nanik berkaitan erat dengan kondisi kesehatannya yang memerlukan perawatan lebih intensif.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keputusan pengangkatan ini secara resmi. “Bapak Presiden memutuskan pengganti Kepala BGN adalah Bapak Sudaryono yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian,” jelas Prasetyo dalam konferensi pers. Pelantikan Sudaryono dijadwalkan berlangsung pada hari yang sama dengan pengumuman agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan di BGN. Hal ini penting agar program-program gizi nasional yang sedang berjalan dapat tetap terlaksana dengan baik tanpa gangguan.
Profil Kekayaan dan Aset Sudaryono
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan pada 29 Maret 2025, Sudaryono mencatatkan total kekayaan bersih sebesar Rp 31.394.894.928 atau sekitar Rp 31,39 miliar. Angka ini diperoleh setelah total asetnya sebesar Rp 91,76 miliar dikurangi dengan utang sebesar Rp 60,37 miliar. Komponen terbesar dari asetnya adalah tanah dan bangunan yang bernilai Rp 69,69 miliar. Properti-properti ini tersebar di berbagai wilayah strategis, termasuk Bogor, Tangerang Selatan, Depok, Semarang, Sukoharjo, Jepara, Klaten, dan Jakarta Selatan.
Selain properti, Sudaryono juga memiliki kendaraan bermotor senilai Rp 1,07 miliar. Koleksi kendaraannya terdiri dari dua unit Toyota Fortuner, dua unit Toyota Innova, serta satu sepeda motor. Dalam laporan yang sama, ia juga menyebutkan kepemilikan surat berharga sebesar Rp 7,65 miliar dan kas serta setara kas senilai Rp 13,35 miliar. Dengan demikian, setelah dikurangi utang sebesar Rp 60.365.275.789, total harta kekayaan Sudaryono tercatat sebesar Rp 31.394.894.928 atau sekitar Rp 31,39 miliar.
Riwayat Pendidikan dan Karier Profesional
Sudaryono, yang lebih dikenal dengan panggilan Mas Dar, lahir di Grobogan, Jawa Tengah, pada 23 Januari 1985. Ia berasal dari Dusun Mangunrejo, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh. Sebagai putra tunggal dari pasangan Yahyo dan Suwarni, ia tumbuh dalam keluarga petani sederhana. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar, Sudaryono melanjutkan ke SMP Negeri 2 Toroh dan berhasil menjadi lulusan terbaik pada tahun 2000. Prestasi ini memberinya kesempatan mendapatkan beasiswa untuk menempuh pendidikan di SMA Taruna Nusantara dari tahun 2000 hingga 2003, di mana ia kembali lulus sebagai salah satu siswa terbaik.
Setelah menamatkan pendidikan menengah, Sudaryono melanjutkan studi ke National Defense Academy of Japan melalui program beasiswa selama periode 2004-2009. Kembali ke Indonesia, ia meraih gelar Magister Manajemen dari Swiss German University dan kemudian menyelesaikan program doktor di IPB University dengan IPK 4,0. Karier profesionalnya dimulai pada tahun 2014 sebagai Corporate Secretary di Nusantara Energy. Empat tahun kemudian, ia dipercaya memimpin Garuda TV sebagai CEO.
Sementara itu, perjalanan politik Sudaryono dimulai pada tahun 2010 ketika ia ditunjuk sebagai asisten pribadi Prabowo Subianto. Sejak saat itu, kariernya terus berkembang pesat. Pada tahun 2020, ia menduduki posisi Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra. Selanjutnya, pada 18 Oktober 2023, ia dipercaya memimpin DPD Partai Gerindra Jawa Tengah. Di luar jabatan politik, Sudaryono juga aktif dalam berbagai organisasi, termasuk sebagai Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia (TMI), Ketua Dewan Pembina Pedagang Pejuang Indonesia Raya (PAPERA), Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), serta CEO Garuda TV.
“Pengangkatan Sudaryono sebagai Kepala BGN menunjukkan kepercayaan penuh terhadap kemampuan dan integritasnya dalam memimpin lembaga strategis nasional,” ujar sumber dekat istana.
Peran BGN sangat krusial dalam memastikan gizi masyarakat Indonesia terpenuhi dengan baik. Dengan pengalaman luas di bidang pertanian, politik, dan manajemen, Sudaryono diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi lembaga ini. Dulu Aspri Prabowo Kini Jadi pemimpin baru yang membawa visi dan misi segar untuk kemajuan gizi nasional Indonesia.
