Skip to content
After Dark
Agustus 5, 2026
Tren

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Houthi di Laut Merah sebagai Aksi Terorisme

Mary Taylor - lenterafakta.com 3 mins read

Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional telah mengeluarkan pernyataan keras menentang serangan terbaru yang dilancarkan kelompok Houthi terhadap

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Houthi di Laut Merah sebagai Aksi Terorisme

Yaman Mengutuk Serangan Houthi di Laut Merah sebagai Terorisme

Lenterafakta.com – Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional telah mengeluarkan pernyataan keras menentang serangan terbaru yang dilancarkan kelompok Houthi terhadap kapal-kapal niaga di perairan Laut Merah. Dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis pada hari Sabtu, tanggal 25 Juli 2026, pihak berwenang Yaman menegaskan sikap tegas mereka. Mereka menyatakan bahwa wilayah Yaman tidak akan dibiarkan menjadi basis bagi ancaman terhadap negara-negara tetangga maupun stabilitas pelayaran internasional.

Menurut analisis pemerintah Yaman, serangan-serangan yang dilakukan Houthi mencerminkan upaya kelompok tersebut untuk menggagalkan berbagai inisiatif regional dan internasional yang bertujuan meredakan ketegangan di kawasan. Pemerintah Yaman secara eksplisit menyebut aksi Houthi sebagai “tindakan terorisme baru” yang berpotensi memperburuk kondisi kemanusiaan, ekonomi, serta keamanan di dalam negeri. Selain itu, ada kekhawatiran bahwa tindakan Houthi dapat menarik Yaman ke dalam konflik regional yang lebih besar.

“Pemerintah Yaman tidak akan membiarkan wilayahnya terus dijadikan pangkalan untuk mengancam negara-negara tetangga dan keamanan maritim internasional,” demikian isi pernyataan pemerintah tersebut, dikutip dari Antara.

Pihak berwenang Yaman juga menilai bahwa operasi militer yang dijalankan oleh koalisi pimpinan Arab Saudi merupakan bagian integral dari upaya pemberantasan terorisme. Operasi tersebut, menurut mereka, bertujuan untuk melindungi kapal-kapal yang melintasi jalur pelayaran internasional serta menjaga keamanan kawasan maritim. Pemerintah Yaman menekankan bahwa tindakan militer koalisi dilakukan sesuai dengan hukum internasional, dengan tetap memperhatikan prinsip kebutuhan dan proporsionalitas.

Selain itu, pemerintah Yaman menuding kelompok Houthi memanfaatkan Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab untuk mendukung kepentingan regional Iran. Serangan terhadap kapal-kapal niaga juga dinilai sebagai bagian dari strategi Houthi untuk memperkuat posisi Teheran dalam proses perundingan di tingkat regional maupun internasional. Pemerintah Yaman memperingatkan bahwa langkah Houthi tidak hanya mengganggu pelayaran internasional, tetapi juga mengancam kepentingan nasional Yaman.

Pemerintah Yaman menyatakan akan terus berkoordinasi dengan koalisi pimpinan Arab Saudi serta mitra regional dan internasional. Koordinasi tersebut dilakukan untuk melindungi warga sipil, menjaga kedaulatan Yaman, serta mengamankan jalur pelayaran internasional. Pemerintah juga ingin memastikan seluruh pelabuhan Yaman tetap beroperasi sehingga arus perdagangan dan bantuan kemanusiaan tidak terganggu. Komunitas internasional turut didesak mengambil langkah lebih tegas dengan memutus sumber pendanaan dan pasokan senjata kepada kelompok Houthi. Pihak-pihak yang mendukung kelompok tersebut juga diminta bertanggung jawab atas tindakan yang dinilai membahayakan keamanan kawasan.

Perkembangan Terbaru Konflik

Sebelumnya, koalisi pimpinan Arab Saudi mengumumkan telah menyerang sejumlah sasaran militer Houthi di Provinsi Hodeidah pada malam hari Jumat, tanggal 24 Juli 2026. Serangan tersebut dilancarkan setelah Houthi menargetkan kapal-kapal niaga yang berlayar di Laut Merah. Koalisi menegaskan Pelabuhan Hodeidah tidak termasuk dalam sasaran serangan. Seluruh pelabuhan di Yaman juga dipastikan tetap terbuka bagi aktivitas pelayaran.

Namun, Houthi menuduh Arab Saudi melancarkan serangan udara ke Pulau Kamaran dan fasilitas telekomunikasi di Hodeidah. Ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi meningkat setelah kelompok tersebut mengancam akan melarang kapal-kapal yang memiliki keterkaitan dengan Arab Saudi melintasi Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab. Houthi sebelumnya mengumumkan larangan pelayaran menuju Arab Saudi pada hari Senin. Koalisi pimpinan Arab Saudi kemudian berjanji memberikan respons “tegas dan kuat” serta meningkatkan perlindungan terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Bab al-Mandab.

Join the discussion