Skip to content
After Dark
Agustus 5, 2026
Tren

Film “Istimewa” Angkat Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama, Tayang September 2026

Nancy Moore - lenterafakta.com 3 mins read

Film Istimewa Angkat Anak Disabilitas dalam produksi terbaru Kairos Film yang akan segera hadir di layar lebar. Karya sinematik ini menempatkan anak-anak

Film “Istimewa” Angkat Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama, Tayang September 2026

Film Istimewa Angkat Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama

Lenterafakta.com – Film Istimewa Angkat Anak Disabilitas dalam produksi terbaru Kairos Film yang akan segera hadir di layar lebar. Karya sinematik ini menempatkan anak-anak disabilitas sebagai karakter sentral yang menggerakkan seluruh alur cerita. Film tersebut menelusuri perjalanan emosional sekelompok anak dalam mencari Pak Mahendra, sosok ayah dan tempat berlindung bagi mereka. Menjelang penayangan resmi, Kairos Film telah merilis trailer serta poster yang memberikan gambaran kehidupan para penghuni Rumah Istimewa.

Visi Sutradara dalam Menghadirkan Kisah Baru

Ruben Adrian, sutradara film ini, menjelaskan bahwa proyek ini sejak awal dirancang untuk menghadirkan perspektif segar tentang kehidupan anak-anak disabilitas. Narasi dalam film terinspirasi dari pengalaman-pengalaman nyata yang kemudian disatukan menjadi satu perjalanan penuh makna. “Kisah-kisah itu kemudian kami rangkai menjadi sebuah simfoni perjalanan yang penuh harapan, keberanian, dan kasih sayang,” ujar Ruben dalam keterangan persnya.

Film ini mengisahkan sekelompok anak yang tumbuh bersama di Rumah Istimewa di bawah asuhan Pak Mahendra. Bagi mereka, sosok ini bukan hanya pengasuh, melainkan ayah yang memberikan kehangatan dan rasa aman. Kehidupan yang tenang berubah ketika Pak Mahendra tiba-tiba menghilang tanpa jejak.

Merasa kehilangan tempat bersandar, anak-anak memutuskan untuk keluar dan mencari sosok yang selama ini menjadi tumpuan mereka. Perjalanan panjang itu membawa mereka bertemu banyak orang baru dan menghadapi beragam tantangan. Di tengah pencarian, mereka juga belajar memahami makna persahabatan, keberanian, kasih sayang, dan keluarga yang sesungguhnya.

“Melalui perjalanan mencari Ayah, kami berharap penonton ikut merasakan bahwa rumah dan keluarga bisa hadir lewat penerimaan, kasih sayang, dan orang-orang yang memilih untuk tetap bersama,” kata Ruben Adrian.

Anak-anak disabilitas dalam film ini tidak sekadar menjadi pelengkap cerita, melainkan karakter utama yang menentukan jalannya kisah. Mereka digambarkan memiliki latar belakang dan kepribadian yang beragam, rasa ingin tahu yang besar, serta keberanian dalam menghadapi setiap persoalan. Cara pandang unik mereka turut mewarnai petualangan selama mencari Pak Mahendra.

Poster resmi film menampilkan seluruh penghuni Rumah Istimewa berkumpul di depan bangunan tempat mereka tumbuh bersama. Gambar tersebut menjadi simbol bahwa rumah tidak hanya dibentuk oleh bangunan atau hubungan darah, tetapi juga oleh kasih sayang, penerimaan, dan kebersamaan. Aktor Mathias Muchus yang memerankan Pak Mahendra menilai film ini menyampaikan pesan tentang keluarga secara tulus.

Menurut Mathias, keluarga dapat terbentuk dari orang-orang yang bersedia menerima, menjaga, dan hadir ketika dibutuhkan. “Yang membuat saya jatuh hati pada Istimewa adalah ketulusannya. Film ini mengingatkan kita bahwa keluarga tidak selalu tentang hubungan darah, tetapi tentang siapa yang memilih untuk menerima, menjaga, dan tetap hadir ketika kita saling membutuhkan,” ujarnya.

Salah satu pemeran anak dalam film, Aldi, mengaku bangga dapat terlibat dalam produksi tersebut. Ia berharap karya ini dapat membantu masyarakat melihat potensi anak-anak disabilitas dari sudut pandang yang lebih luas. Aldi juga berharap film ini menjadi penyemangat bagi anak-anak disabilitas untuk terus berkarya dan mengejar cita-cita mereka.

“Aku bangga bisa jadi bagian dari Istimewa. Aku senang kisahku diangkat ke dalam film ini. Semoga film ini bisa jadi motivasi untuk anak-anak disabilitas kembali bangkit meraih mimpi masing-masing dan membuktikan bahwa teman-teman Istimewa juga mampu berkarya. Semoga Istimewa ditonton seluruh masyarakat Indonesia dan dunia,” kata Aldi.

Film “Istimewa” dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 17 September 2026. Trailer resmi dapat disaksikan melalui kanal YouTube dan akun media sosial Kairos Film. Dengan mengangkat tema yang relevan, film ini diharapkan dapat menyentuh hati penonton dari berbagai kalangan.

Join the discussion