Mata Terinfeksi Ribuan Tungau, Pria di China Alami Penurunan Penglihatan Parah, Ini Kebiasaan yang Dilakukan
Kasus Mata Terinfeksi Ribuan Tungau Pria di China menarik perhatian dunia medis. Seorang pasien berusia 36 tahun bernama Yu dari Provinsi Hubei, Tiongkok
Mata Terinfeksi Ribuan Tungau Pria di China
Lenterafakta.com – Kasus Mata Terinfeksi Ribuan Tungau Pria di China menarik perhatian dunia medis. Seorang pasien berusia 36 tahun bernama Yu dari Provinsi Hubei, Tiongkok tengah, kini menghadapi masalah penglihatan serius akibat infeksi parasit. Dokter Qin Jiao mendiagnosis kondisi ini sebagai demodex blepharitis, yaitu peradangan pada kelopak mata yang dipicu oleh pertumbuhan berlebihan tungau Demodex.
Awalnya, Yu hanya mengeluhkan ketidaknyamanan ringan pada kedua matanya. Selama sekitar enam bulan, ia merasakan mata kering, gatal, dan terasa lengket. Karena tidak nyaman, pria tersebut terus mengucek matanya dan mencoba obat tetes mata sebagai solusi mandiri. Namun, gejalanya justru semakin parah dan kemampuan melihatnya menurun tajam, sehingga ia memutuskan untuk berobat ke klinik.
Temuan Mengejutkan dari Pemeriksaan Medis
Pemeriksaan mendalam yang dilakukan Qin Jiao mengungkap jumlah parasit yang sangat besar. Dokter tersebut memeriksa delapan helai bulu mata secara acak dari masing-masing mata Yu dan menemukan bahwa setiap folikel mengandung delapan hingga sembilan tungau hidup. Dengan asumsi manusia memiliki 100 hingga 150 helai bulu mata per mata, Qin memperkirakan total infeksi mencapai ratusan hingga lebih dari seribu ekor tungau.
Kebiasaan hidup Yu menjadi faktor utama yang memicu berkembangnya tungau pada matanya. Ia terlalu sering mengucek mata dan tidak rutin menjaga kebersihan tempat tidur.
Kelainan ini juga memicu sindrom mata kering pada pasien. Dilansir dari South China Morning Post pada Jumat (24/7/2026), Qin menjelaskan bahwa Yu hanya mengganti sprei setiap tiga bulan sekali. Kebiasaan tersebut, ditambah dengan kebiasaan mengucek mata, menciptakan lingkungan ideal bagi tungau untuk berkembang biak. Kasus Mata Terinfeksi Ribuan Tungau Pria ini menunjukkan betapa pentingnya kebersihan pribadi dalam mencegah infeksi parasit.
Penyebab dan Gejala yang Sering Disalahartikan
Demodex blepharitis sebenarnya merupakan penyakit yang cukup umum. Tungau ini hidup sebagai parasit di folikel bulu mata maupun kelenjar minyak kelopak mata. Gejala yang muncul meliputi rasa gatal, sensasi panas seperti terbakar, perasaan ada benda asing, hingga kerontokan bulu mata. Pada kasus berat, penyakit ini dapat merusak kornea dan mengganggu fungsi penglihatan.
Menurut Qin, banyak penderita terlambat berobat karena mengira gejalanya hanyalah konjungtivitis atau radang selaput mata biasa. Akibatnya, mereka cenderung mengobati sendiri dengan obat tetes mata tanpa mengetahui penyebab sebenarnya. Dalam kasus Mata Terinfeksi Ribuan Tungau Pria ini, diagnosis yang tepat sangat penting untuk pemulihan optimal.
Terapi dan Pencegahan
Untuk mengatasi peradangan yang dialami Yu, Qin memberikan terapi intense pulsed light (IPL) bersama obat antiradang. Pasien juga diminta membersihkan akar bulu mata setiap hari menggunakan produk mengandung tea tree oil. Selain itu, dokter menyarankan agar Yu lebih sering mengganti sprei, tidak berbagi handuk, mengurangi makanan tinggi lemak, serta membatasi waktu menatap layar.
Kasus infestasi tungau pada mata dilaporkan meningkat di Tiongkok dalam beberapa tahun terakhir. Qin menghubungkan hal ini dengan gaya hidup serba cepat, mata yang terlalu sering bekerja, daya tahan tubuh yang menurun, serta kebiasaan menggunakan riasan mata dalam waktu lama tanpa pembersihan menyeluruh.
Qin mengimbau masyarakat untuk segera memeriksakan mata apabila mengalami kelopak mata kering, gatal, atau lengket saat bangun tidur, serta jika mengalami kerontokan bulu mata yang tidak biasa. Dengan deteksi dini, kasus Mata Terinfeksi Ribuan Tungau Pria dapat dicegah dari komplikasi serius.
