KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar, Meratus Project 3 Tiba Pertama tapi Tak Bisa Merapat
Tim SAR gabungan bersama sejumlah armada penolong terus melakukan operasi penyelamatan besar-besaran di perairan utara Sumenep, Madura, Jawa Timur. Kejadian
KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar, Meratus Project 3 Tiba Pertama
Lenterafakta.com – Tim SAR gabungan bersama sejumlah armada penolong terus melakukan operasi penyelamatan besar-besaran di perairan utara Sumenep, Madura, Jawa Timur. Kejadian tragis ini bermula dari terbakarnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 pada Minggu pagi, tanggal 2 Agustus 2026. Kapal yang beroperasi di rute Surabaya menuju Makassar ini membawa total 271 orang, meliputi 180 penumpang dan 40 kru kapal sesuai data terbaru dari SAR.
Sampai pukul 15.15 WIB, sebanyak 230 orang telah berhasil dievakuasi dengan aman. Dari jumlah tersebut, 225 orang dinyatakan selamat sementara lima orang lainnya meninggal dunia. Hingga saat ini, pencarian terhadap 41 penumpang yang belum ditemukan masih terus berlangsung di area perairan utara Madura dengan menggunakan berbagai alat bantu pencarian.
Data terakhir, korban terevakuasi 230 dari 271. Dengan kondisi korban selamat 225 dan kondisi meninggal dunia lima orang,” kata Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, Minggu, diberitakan Kompas.com.
Meratus Project 3 Tiba Pertama namun Terhalang Merapat
Diantara belasan kapal yang membantu evakuasi, KMP Meratus Project 3 menjadi salah satu armada pertama yang tiba di lokasi sekitar pukul 09.45 WIB. Saat itu, para penumpang terlihat berdesakan di bagian anjungan dan haluan untuk menghindari asap tebal yang menyelimuti KMP Mutiara Sentosa 2. Meskipun demikian, kapal ini tidak bisa mendekat langsung untuk memindahkan penumpang.
Alasan utamanya adalah Meratus Project 3 sedang membawa muatan yang sangat mudah terbakar. Jika mendekat terlalu dekat dengan kapal yang diselimuti api besar, risiko ledakan sekunder atau perambatan kebakaran menjadi sangat tinggi. Oleh karena itu, kapal ini memilih bersiaga dari jarak aman sambil mengawasi pergerakan korban di laut.
Kendati terbatas dalam manuver jarak dekat, Meratus Project 3 tetap berhasil menyelamatkan 14 orang, dengan rincian 13 selamat dan satu orang meninggal dunia. Aksi evakuasi langsung kemudian dialihkan ke kapal tunda dan kapal niaga lain yang berada di sekitar lokasi kebakaran.
Timeline Evakuasi dan Korban Jatuh ke Laut
Kapal tunda TB Hasnur 26 mulai mendekati lokasi pada pukul 09.55 WIB dan memelopori proses evakuasi penumpang lima menit kemudian. Situasi menjadi semakin kritis pada pukul 10.20 WIB ketika beberapa penumpang yang panik memutuskan untuk melompat langsung ke laut lepas. TB Hasnur 26 serta Kapal British Mentor berhasil mengamankan para penumpang yang terjun ke air.
Lima orang memang kondisi meninggal dan saat ini masih ada di dalam beberapa kapal yang melaksanakan evakuasi,” ujarnya.
Rekapan Kantor SAR Kelas A Surabaya mencatat ada delapan kapal yang telah mengangkut total 230 korban dari lokasi kebakaran. Selain kapal-kapal penolong utama, sejumlah unsur pendukung juga diterjunkan ke lokasi. Di antaranya adalah KN SAR 249 Permadi yang bertolak pukul 10.55 WIB dengan estimasi waktu tempuh enam jam, Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 Sumenep, Syahbandar Surabaya, VTS Surabaya, SROP Kalianget, KSOP Kalianget, Transco Arapura, hingga SROP Masalembo.
Awal Mula Kebakaran dan Komunikasi yang Terputus
Musibah ini pertama kali dilaporkan terjadi antara pukul 06.00 hingga 07.00 WIB ketika kapal berada sekitar 30 mil laut dari daratan Kecamatan Batang-Batang, Sumenep. Titik koordinat kejadian tercatat 19 mil laut di utara Pulau Burung, Sapudi. Nakhoda KMP Mutiara Sentosa 2 sempat menghubungi pihak pemilik kapal, PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP), untuk melaporkan insiden tersebut.
Namun, tak lama setelah pesan awal disampaikan, komunikasi dengan nakhoda terputus total dan nakhoda dinyatakan hilang kontak. Laporan resmi kemudian diteruskan ke Kantor SAR Surabaya pada pukul 08.24 WIB oleh Syahbandar Tanjung Perak. Hingga pukul 11.00 WIB, masih ada sekitar 40 orang yang bertahan di atas kapal sebelum akhirnya terus dievakuasi secara bertahap oleh armada SAR gabungan. Pencarian terhadap 41 korban yang masih hilang kini difokuskan di perairan utara Madura.
Frequently Asked Questions (FAQ)
Apa penyebab kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2?
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, berdasarkan laporan awal, api diduga bermula dari ruang mesin kapal sebelum menyebar ke seluruh bagian kapal yang membawa penumpang.
Berapa jumlah total korban yang terlibat dalam insiden ini?
Total terdapat 271 orang yang berada di atas kapal, terdiri dari 180 penumpang dan 40 kru kapal. Hingga saat ini, 230 orang telah berhasil dievakuasi dengan 225 selamat dan 5 meninggal dunia.
Kapal apa saja yang terlibat dalam operasi evakuasi?
Kapal-kapal yang terlibat antara lain KMP Meratus Project 3, TB Hasnur 26, Kapal British Mentor, KN SAR 249 Permadi, RIB 01 Sumenep, serta berbagai kapal pendukung lainnya dari berbagai instansi.
Bagaimana status pencarian korban yang hilang?
Pencarian terhadap 41 penumpang yang belum ditemukan masih terus berlangsung di perairan utara Madura menggunakan berbagai alat bantu pencarian dan armada SAR yang tersedia.
