Nenek Jepang Usia 100 Tahun Ungkap Rahasia Panjang Umur: Main Tetris 2-3 Jam Sehari
Di tengah tren digital yang identik dengan generasi muda, sebuah kisah menginspirasi muncul dari Jepang. Ushi Ando, seorang wanita berusia seratus tahun yang
Nenek Jepang Usia 100 Tahun Ungkap Rahasia Panjang Umur
Lenterafakta.com – Di tengah tren digital yang identik dengan generasi muda, sebuah kisah menginspirasi muncul dari Jepang. Ushi Ando, seorang wanita berusia seratus tahun yang tinggal di Inawashiro, Prefektur Fukushima, telah membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk menikmati dunia permainan video. Nenek Jepang Usia 100 Tahun ini menjadi sorotan publik setelah mengungkap kebiasaan unik yang menjaganya tetap bugar secara mental dan fisik.
Setiap harinya, Nenek Ando meluangkan waktu antara dua hingga tiga jam untuk bermain konsol legendaris Super Famicom. Perangkat kesayangannya ini bahkan selalu berada di samping tempat tidurnya, memudahkan ia untuk segera bermain saat ingin melakukannya. Menurut laporan SoraNews24 pada 17 September 2025, konsol tersebut telah menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitasnya. Kebiasaan ini dilakukan secara konsisten selama bertahun-tahun dan menjadi kunci kesehatan mentalnya.
“Favorit saya adalah Bomberman dan Tetris!” tegas Nenek Ushi Ando dengan penuh semangat.
Minatnya terhadap gim digital bukanlah hal yang baru. Petualangannya di dunia gaming telah berlangsung selama lebih dari tiga dekade. Semua bermula ketika ia mengunjungi cucunya di Tokyo. Saat pertama kali memegang pengendali dan berhasil menyusun balok untuk mendapatkan skor tinggi, ia langsung jatuh cinta. Melihat antusiasme tersebut, cucunya pun memberikan konsol bekasnya. Sejak momen itu, bermain gim menjadi aktivitas harian yang tak pernah absen dalam hidupnya.
Kini, Nenek Ando telah menggunakan unit Super Famicom ketiga dalam hidupnya. Dua konsol sebelumnya rusak akibat sering dimainkan, sehingga ia mencari unit bekas sebagai penggantinya. Tayangan televisi lokal sering menampilkan ia asyik memainkan Super Bomberman 3. Tak hanya bermain sendiri, pada akhir pekan ia kerap menantang cicitnya yang baru berusia empat tahun untuk bertanding. Dalam permainan, Nenek Ando mengaku tidak pernah kalah dari generasi muda.
“Nenek lebih jago, tee-hee!” seloroh Nenek Ando dengan nada bercanda saat berhasil mengalahkan sang cicit.
Ilmu di Balik Kebiasaan Bermain Gim
Fenomena lansia yang gemar bermain gim di Jepang sedang meningkat pesat. Sebelumnya, media juga pernah mengulas tim esports lansia di Akita dengan rata-rata usia di atas 60 tahun, hingga turnamen esports Tekken 8 yang diikuti oleh peserta berusia 67 hingga 93 tahun. Momen kisah Nenek Ushi Ando ini mengemuka bertepatan dengan peringatan “Respect for the Aged Day” atau Hari Penghormatan Orang Tua di Jepang, yang menegaskan kembali pentingnya menjaga aktivitas otak bagi para lansia.
Aktivitas yang dilakukan Nenek Ushi Ando sejalan dengan temuan ilmiah terbaru dari para peneliti di Universitas Oxford, Inggris. Dicukil dari laman Toy People (16/9/2026), studi yang dipublikasikan dalam jurnal Royal Society Open Science berjudul “Perceived value of video games, but not hours played, predicts mental well-being in casual adult Nintendo players” memberikan bukti ilmiah terkait manfaat bermain gim.
Dalam riset tersebut, tim peneliti Oxford menganalisis lebih dari 140.000 jam data waktu bermain nyata dari 703 pemain konsol Nintendo Switch. Peneliti menemukan bahwa banyaknya durasi bermain tidak merusak kondisi psikologis seseorang. Sebaliknya, kuncinya terletak pada metrik yang disebut Gaming Life Fit atau kesesuaian gim dalam kehidupan. Metrik ini mengukur persepsi subjektif pemain, apakah bermain gim membawa dampak positif seperti meredakan stres, membantu regulasi emosi, atau melatih konsentrasi dan kemampuan kognitif.
Studi Oxford menyimpulkan, selama seseorang menganggap video game memberikan nilai positif bagi hidupnya, seperti yang dirasakan Nenek Ushi Ando untuk menjaga ketajaman otaknya, maka aktivitas bermain gim akan secara langsung meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan mentalnya. Hal ini membuktikan bahwa bermain gim bukan hanya hiburan, tetapi juga investasi kesehatan jangka panjang.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Nenek Jepang Usia 100 Tahun
Berapa jam Nenek Ushi Ando bermain gim setiap hari? Nenek Ando bermain gim selama dua hingga tiga jam setiap hari menggunakan konsol Super Famicom kesayangannya.
Apa gim favorit Nenek Ushi Ando? Gim favoritnya adalah Bomberman dan Tetris. Ia terutama menyukai Super Bomberman 3 yang sering ditayangkan di televisi lokal Jepang.
Apakah bermain gim berbahaya bagi lansia? Menurut studi Universitas Oxford, bermain gim tidak berbahaya selama pemain merasa aktivitas tersebut memberikan nilai positif bagi kehidupan mereka. Durasi bermain tidak menjadi faktor penentu kesehatan mental.
Di mana Nenek Ushi Ando tinggal? Nenek Ushi Ando tinggal di Inawashiro, Prefektur Fukushima, Jepang. Ia telah menetap di sana selama puluhan tahun.
Bagaimana cara Nenek Ushi Ando tetap kompetitif dalam bermain gim? Nenek Ando tetap kompetitif dengan bermain secara rutin setiap hari dan tidak pernah absen dalam aktivitas gamingnya. Ia juga sering bertanding dengan cicitnya untuk menjaga ketajaman refleksnya.
