Tren Baru di China, Orangtua Rela Bayar Rp 34 Juta agar Anak Jadi “Warren Buffett Kecil”
Tren Baru di China Orangtua Rela - Di tengah persaingan dunia kerja yang kian sengit, para orang tua di Tiongkok mulai mengalihkan perhatian mereka pada
Tren Baru di China: Orangtua Bayar Rp 34 Juta untuk Anak
Lenterafakta.com – Tren Baru di China Orangtua Rela – Di tengah persaingan dunia kerja yang kian sengit, para orang tua di Tiongkok mulai mengalihkan perhatian mereka pada pengembangan kecerdasan finansial anak-anak. Selama dua tahun belakangan, program kelas financial quotient atau FQ menjadi pilihan favorit. Anak-anak tidak hanya belajar mengelola uang, tetapi juga menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini. Banyak yang kemudian dijuluki sebagai calon “Warren Buffett kecil” oleh orang tua mereka. Program ini mencerminkan perubahan paradigma dalam mendidik generasi muda menghadapi ketidakpastian ekonomi global.
Program ini biasanya berlangsung selama tujuh hingga sepuluh hari. Orang tua siap mengeluarkan biaya mulai dari 12.800 yuan atau setara Rp 34 juta berdasarkan kurs Rp 17.969 per anak. Jumlah tersebut belum termasuk program lanjutan yang lebih mahal dengan fokus pada kepemimpinan dan bidang STEM. Beberapa penyelenggara bahkan mengklaim bahwa peserta akan “menang sejak garis start” dalam kompetisi kecerdasan finansial. Tren ini menunjukkan betapa seriusnya masyarakat Tiongkok dalam mempersiapkan anak-anak mereka.
Aktivitas Menyenangkan dan Mendidik
Daxiang Teenage FQ Summer Camp menghadirkan simulasi pasar saham dan pertemuan investor. Peserta menerima token yang dapat digunakan untuk jual-beli kebutuhan sehari-hari di pasar mini. Di akhir setiap hari, anak-anak dibimbing mengevaluasi keuntungan maupun kerugian yang mereka dapatkan. Sementara itu, FQ Little General memilih pendekatan outdoor dengan kegiatan identifikasi peluang bisnis dan penjualan barang di pinggir jalan.
Para peserta juga diajak menulis rencana bisnis serta menyusun laporan keuangan sederhana. Salah satu highlight program adalah simulasi roadshow di mana anak-anak menyampaikan presentasi dalam bahasa Inggris dan menghadapi pertanyaan-pertanyaan menantang dari investor. Kehadiran akademisi tamu dan pakar keuangan semakin memperkaya wawasan peserta mengenai industri tersebut. Anak-anak belajar cara meyakinkan investor dan mempresentasikan ide bisnis mereka dengan percaya diri.
Motivasi dan Kekhawatiran Orang Tua
Popularitas kamp FQ erat kaitannya dengan kondisi pasar kerja di Tiongkok. Data Biro Statistik Nasional Tiongkok menunjukkan tingkat pengangguran perkotaan mencapai lima persen pada Juni 2026. Angka ini melonjak menjadi hampir lima belas persen untuk kelompok usia 16 hingga 24 tahun yang tidak termasuk pelajar. Kondisi inilah yang mendorong orang tua untuk mengambil langkah proaktif dalam pendidikan finansial anak-anak mereka.
Seorang ibu dari Provinsi Zhejiang, Mei, menceritakan perubahan positif pada putrinya yang masih sekolah dasar. Ia menyatakan bahwa anak perempuannya kini memiliki tujuan jelas untuk menghasilkan uang. Sebelumnya, anak tersebut dikenal malas belajar. Kini, ia jauh lebih fokus menyelesaikan tugas-tugasnya. Perubahan ini tidak hanya terlihat dalam sikap, tetapi juga dalam cara anak tersebut mengelola uang jajan harian.
“Dia berubah cukup signifikan. Dulu, dia malas belajar. Sekarang dia punya tujuan yang jelas, yaitu menghasilkan uang. Saya melihat dia jauh lebih fokus mengerjakan tugas-tugasnya.”
Slogan-slogan inspiratif sering terdengar selama pelatihan berlangsung. Anak-anak diajarkan bahwa kemiskinan bukanlah status melainkan pola pikir. Mereka juga memahami bahwa saat kecil mereka menjadi beban orang tua, namun ketika dewasa harus menjadi aset bagi keluarga. Pesan-pesan ini ditanamkan melalui berbagai aktivitas interaktif yang membuat pembelajaran terasa menyenangkan.
Di sisi lain, beberapa orang tua merasa khawatir anaknya menjadi terlalu berorientasi pada uang. Anak-anak mulai meminta imbalan finansial dari orang tua sebagai kompensasi atas prestasi akademik atau pekerjaan rumah tangga. Seorang ibu dari Provinsi Henan, Tiongkok tengah, memilih tidak mengirim putra ketujuhnya ke kamp FQ. Ia menilai program tersebut tidak mengajarkan bahwa kesuksesan bisnis tidak datang dalam semalam.
“Data di seluruh dunia menunjukkan bahwa 90 persen perusahaan rintisan gagal. Namun, dalam kelas FQ ini, anak-anak seolah-olah dapat dengan mudah belajar menghasilkan uang. Ini lebih seperti pertunjukan bisnis, bukan gambaran mengenai dunia usaha yang sebenarnya.”
Tingginya permintaan membuat banyak orang tua harus memesan tempat beberapa bulan sebelum pelatihan dimulai. Di media sosial, pertanyaan serupa sering muncul tentang pembukaan kamp sejenis di kota-kota lain. Tren ini menunjukkan bahwa generasi muda Tiongkok semakin dipersiapkan untuk menghadapi tantangan ekonomi global.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Tren Baru di China Orangtua
Berapa lama program FQ berlangsung? Program FQ biasanya berlangsung selama tujuh hingga sepuluh hari, tergantung pada penyelenggara dan paket yang dipilih.
Apakah biaya Rp 34 juta sudah termasuk akomodasi? Biaya Rp 34 juta atau 12.800 yuan umumnya mencakup program pelatihan, namun belum termasuk program lanjutan yang lebih mahal dengan fokus pada kepemimpinan dan bidang STEM.
Untuk usia berapa program ini cocok? Program FQ tersedia untuk berbagai kelompok usia, mulai dari anak sekolah dasar hingga remaja. Setiap kelompok usia memiliki modul pembelajaran yang disesuaikan.
Bagaimana cara mendaftar program FQ? Pendaftaran dapat dilakukan melalui website penyelenggara atau melalui platform media sosial. Banyak orang tua harus memesan tempat beberapa bulan sebelum pelatihan dimulai karena tingginya permintaan.
