Liga Inggris

Howard Webb Soal Gol Kontroversial Haaland: Tim VAR Luput dan Punya Kacamata Kuda

codex-a93b97f5ed66476b9c3cb19d502d1023

Howard Webb Akui Kesalahan VAR dalam Pengesahan Gol Haaland di Derbi Manchester

Lenterafakta.com – Keputusan mengesahkan gol Erling Haaland pada laga Manchester City melawan Manchester United di Old Trafford, Minggu (13/9/2026), kini diakui sebagai sebuah kekeliruan oleh kepala perwasitan Professional Referees Organisation (Pro Ref), Howard Webb. Sorotan utama bukan tertuju pada posisi Haaland, melainkan keterlibatan Enzo Fernandez yang berada dalam posisi offside saat serangan berlangsung.

Gol tersebut lahir dalam derbi Manchester yang berlangsung di markas Man United. Haaland dinilai berada pada posisi yang sah ketika menerima atau terlibat dalam fase akhir serangan. Namun, tinjauan ulang memperlihatkan Fernandez sudah berada di belakang garis pertahanan lawan ketika berusaha menyambut umpan silang dari Josko Gvardiol.

Posisi Fernandez menjadi krusial karena pergerakannya dinilai memengaruhi kemampuan Lisandro Martinez dan penjaga gawang Senne Lammens dalam membaca arah bola. Walau tidak menjadi pemain yang menyentuh bola, kehadirannya di jalur permainan dianggap cukup untuk memunculkan pelanggaran offside.

Fokus VAR Terlalu Sempit pada Haaland

Webb menjelaskan bahwa tim VAR terlalu terpusat pada pemeriksaan posisi Haaland. VAR Matt Donohue, bersama asisten VAR Blake Antrobus, benar saat memastikan penyerang Manchester City itu tidak offside. Akan tetapi, pemeriksaan tersebut tidak diikuti penilaian menyeluruh terhadap posisi serta dampak pergerakan Fernandez.

Dalam situasi semacam ini, penilaian offside tidak berhenti pada pemain yang mencetak gol atau menyentuh bola. Ofisial juga perlu mempertimbangkan pemain lain yang berada dalam posisi terlarang dan kemungkinan mereka mengganggu lawan. Itu merupakan inti persoalan dalam gol Haaland.

Fernandez terlihat bergerak untuk mendekati bola silang Gvardiol. Tindakan tersebut membuatnya terlibat secara aktif dalam fase penyerangan, setidaknya dari sudut pandang gangguan terhadap pemain bertahan dan kiper. Webb menilai gol itu seharusnya tidak berdiri setelah seluruh elemen kejadian diperiksa secara utuh.

“Dalam momen tersebut, dia mengalami tunnel vision. Dia terlalu fokus pada Haaland, dan anggota tim lainnya seharusnya membantunya keluar dari fokus sempit itu. Sayangnya, hal tersebut tidak terjadi pada kesempatan ini,” ujar Webb dalam program Match Officials: Mic’d Up di Sky Sports.

Istilah tunnel vision yang digunakan Webb menggambarkan kondisi ketika perhatian ofisial terkunci pada satu bagian keputusan dan membuat unsur lain yang sama pentingnya terlewat. Dalam kasus ini, penetapan Haaland onside memang tepat, tetapi kesimpulan akhir tetap keliru karena posisi Fernandez tidak dievaluasi dengan cukup baik.

Sentuhan Bola Bukan Satu-satunya Pertimbangan

Webb juga memaparkan bahwa Donohue lebih banyak memikirkan apakah Fernandez menyentuh bola. Padahal, seorang pemain dapat tetap dianggap melakukan pelanggaran offside tanpa harus menyentuh bola, apabila tindakannya menghambat atau memengaruhi lawan dalam memainkan bola.

Hal itu menjadikan fase serangan Manchester City lebih kompleks daripada sekadar menarik garis offside untuk Haaland. Pergerakan Fernandez perlu dibaca bersama posisi Martinez, Lammens, arah bola, serta upaya pemain Argentina tersebut dalam merespons umpan Gvardiol.

“Ketika Anda menontonnya secara santai, Anda akan berpikir, ‘Ini jelas offside terhadap Fernandez’,” kata Webb.

“Namun, ketika duduk di kursi VAR dan ada banyak hal lain yang harus dipikirkan terkait proses untuk menentukan posisi Haaland serta mengikuti fase serangan, efek kacamata kuda bisa terjadi,” imbuhnya.

Pengakuan tersebut menegaskan bahwa teknologi video tidak otomatis menghilangkan kemungkinan kesalahan. VAR menyediakan tayangan ulang, sudut pandang tambahan, dan perangkat untuk memeriksa detail kejadian. Namun, hasil akhirnya tetap bergantung pada kemampuan manusia untuk menentukan aspek mana yang harus diperiksa serta bagaimana aturan diterapkan pada situasi yang bergerak cepat.

Pada insiden ini, tim VAR tidak gagal dalam seluruh proses. Mereka berhasil menilai posisi Haaland dengan benar. Persoalannya, pemeriksaan tidak berkembang hingga mencakup dampak Fernandez terhadap jalannya permainan. Kesalahan itu membuat keputusan akhir berbeda dari yang seharusnya diambil.

Dampak bagi Pemahaman Offside

Kasus tersebut menjadi contoh penting bahwa offside tidak selalu dapat dilihat hanya dari pemain yang menyelesaikan peluang. Dalam banyak serangan, terdapat beberapa pemain yang bergerak bersamaan di area pertahanan lawan. Seorang pemain yang tidak menyentuh bola pun bisa memengaruhi konsentrasi bek, menutup pandangan kiper, atau memaksa lawan bereaksi terhadap ancaman yang sebenarnya datang dari posisi offside.

Itulah alasan pergerakan Fernandez mendapat perhatian besar. Ia berada di dekat lintasan bola dan melakukan upaya untuk menyambut umpan. Dalam situasi seperti itu, bek dan kiper tidak dapat mengabaikan keberadaannya. Martinez serta Lammens harus mempertimbangkan kemungkinan Fernandez menerima bola, sehingga pembacaan mereka terhadap serangan ikut terpengaruh.

Webb menyampaikan kekecewaannya terhadap hasil keputusan tersebut. Para ofisial yang menangani pertandingan juga disebut merasa terpukul karena tidak menghasilkan putusan yang tepat. Pengakuan terbuka ini memperlihatkan bahwa kesalahan dalam penggunaan VAR tetap menjadi bahan evaluasi, terutama ketika satu fase serangan melibatkan lebih dari satu potensi pelanggaran.

Bagi Manchester United dan Manchester City, keputusan itu akan tetap menjadi bagian dari pembahasan setelah derbi di Old Trafford. Bagi perangkat pertandingan, insiden tersebut menyoroti kebutuhan untuk memeriksa seluruh rangkaian serangan, bukan hanya pemain yang paling jelas terlihat dalam tayangan ulang.

Gol Haaland seharusnya dianulir karena Fernandez berada dalam posisi offside dan pergerakannya dipandang mengganggu permainan. Kesimpulan itu menjadi inti evaluasi Webb: keputusan tentang Haaland benar secara terpisah, tetapi penilaian terhadap keseluruhan kejadian tidak lengkap.

Frequently Asked Questions

What is Howard Webb Soal Gol Kontroversial Haaland?

Howard Webb Soal Gol Kontroversial Haaland is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Howard Webb Soal Gol Kontroversial Haaland matter?

Howard Webb Soal Gol Kontroversial Haaland matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *