Skip to content
After Dark
Agustus 5, 2026
Tren

Segini Kadar Garam di Siomay – Soto Betawi, dan Bakso yang Diuji Menkes

Joseph Anderson - lenterafakta.com 2 mins read

Segini Kadar Garam di Siomay - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin membagikan hasil pengujian tingkat kandungan garam atau natrium di siomay, soto

Segini Kadar Garam di Siomay – Soto Betawi, dan Bakso yang Diuji Menkes

Segini Kadar Garam di Siomay – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin membagikan hasil pengujian tingkat kandungan garam atau natrium di siomay, soto Betawi, serta bakso. Hal itu diungkapkan oleh Budi Gunadi melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @bgsadikin pada Minggu (21/6/2026). Berdasarkan video unggahan tersebut, Budi melakukan pengujian kadar garam di laboratorium Saraswanti Indo Genetech (SIG), Bogor, Jawa Barat.

“Ini adalah tiga menu favorit kalian makan siang, kira-kira berapa ya kadar garamnya?” kata Budi di awal video. Adapun pengujian itu dilakukan dalam memberikan pelabelan Nutri-Level terhadap siomay, soto Betawi, dan bakso. Lantas, bagaimana hasil pengujian terhadap kadar garam makanan tersebut?

Makanan pertama yang diungkapkan Budi Gunadi dari hasil pengujian kadar garam di laboratorium adalah siomay. Budi menyebutkan, penyebab utama kandungan garam yang tinggi bukan dari siomay, melainkan bumbu kacangnya. “Ini barusan dicek di lab SIG, (kadar garamnya) 1.600 mg,” ujar dia.

Kemudian, soto Betawi menjadi menu selanjutnya yang kandungan garamnya diungkapkan melalui pengujian. Budi menuturkan bahwa satu mangkok soto Betawi yang berkuah santan dan berisi banyak jeroan, memiliki kadar natrium sekitar 700 mg. Setelah itu, dia membagikan hasil pengujian di laboratorium SIG terhadap kadar garam yang dikandung bakso.

Menurut Budi Gunadi, kadar garam atau natrium yang tinggi pada hidangan tersebut tidak hanya karena baksonya, tetapi juga kuahnya. “Kalau seporsi bakso, ini kadar natriumnya 1.000 mg,” ucap dia. Berdasarkan ketentuan Nutri-Level, Budi menyebutkan bahwa siomay diberi label D, soto Betawi C, dan bakso dicap C.

Banyak orang mengira bahwa natrium hanya ada di garam dapur. Padahal, menurutnya, setiap makanan yang dikonsumsi memiliki kandungan natrium. Budi menyarankan agar fokus untuk mengonsumsi sumber protein yang ada dan menghindari terlalu banyak menerima asupan garam atau natrium.

Adapun dia menerangkan bahwa batas maksimal konsumsi garam per harinya yang disarankan adalah sebanyak 2.000 mg. Hal itu agar terhindar dari tekanan darah tinggi atau hipertensi. “Bayangkan, ini baru makan siang, belum makan malam, tapi batas konsumsi garam harian kamu sudah mau habis,” terang Budi.

Dia pun mengingatkan bahwa ketentuan Nutri-Level bukan hanya mengukur kadar gula, melainkan juga kandungan garam dan lemak pada makanan. Dilansir dari laman resmi Kemenkes, berikut ini berbagai gejala dan komplikasi tekanan darah tinggi pada tubuh:

Join the discussion