Janji Kemenhan Evaluasi Latsarmil Komcad Setelah ASN Meninggal
Lenterafakta.com – Janji Kemenhan Evaluasi Latsarmil Komcad disampaikan setelah seorang aparatur sipil negara (ASN) peserta pelatihan meninggal dunia. Kementerian Pertahanan menyatakan seluruh pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran Komponen Cadangan ASN, termasuk seleksi peserta dan tahapan kegiatan, akan menjadi bahan peninjauan.
Peserta yang meninggal adalah Vanreko Varkas Bagaskara, pegawai Kementerian Ekonomi Kreatif. Ia dilaporkan mengalami gangguan kesehatan ketika mengikuti rangkaian Latsarmil Komcad ASN pada Jumat (25/9/2026), sebelum akhirnya mendapat penanganan dari petugas medis.
Pernyataan mengenai evaluasi disampaikan saat penutupan Latsarmil Komcad ASN gelombang II di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (29/9/2026). Pendidikan tersebut berlangsung selama 37 hari dan diikuti ASN yang kemudian ditetapkan sebagai bagian dari Komponen Cadangan.
Evaluasi Mencakup Seluruh Mekanisme Pelatihan
Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan Letjen TNI Gabriel Lema mengatakan setiap kegiatan program perlu dievaluasi, terutama setelah muncul peristiwa serius selama pelaksanaan. Meski demikian, ia belum menjelaskan bentuk evaluasi maupun jadwal pelaksanaannya secara rinci.
“Setiap kegiatan program, tetap dievaluasi,” kata Gabriel seusai upacara penutupan Latsarmil di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (29/9/2026).
Menurut Gabriel, peninjauan tidak hanya diarahkan pada satu sesi kegiatan. Proses seleksi, urutan tahapan latihan, hingga mekanisme yang berlaku selama pendidikan akan diperhatikan dalam evaluasi tersebut.
“Semuanya. Semua mekanisme kan, semua kan lewat seleksi dan tahapan-tahapan yang ada,” kata Gabriel.
Janji Kemenhan Evaluasi Latsarmil Komcad menjadi perhatian karena pelatihan dasar kemiliteran menuntut kesiapan fisik peserta. Pengawasan kondisi kesehatan, kesiapsiagaan tenaga medis, serta kesesuaian tahapan latihan dengan kondisi di lapangan dapat menjadi bagian penting dari penilaian menyeluruh itu.
Kronologi Kondisi Vanreko Saat Mengikuti Kegiatan
Kepala RSAU dr. Esnawan Antariksa Kolonel Kes dr. Iman Fathurrohman menjelaskan bahwa Vanreko sempat mengeluhkan pandangan menggelap dan pusing sekitar pukul 09.30 WIB. Keluhan itu muncul setelah ia menyelesaikan sesi pertama kegiatan penutupan Latsarmil dan sebelum mengikuti sesi latihan berikutnya.
Kondisinya kemudian memburuk hingga ia kehilangan kesadaran. Tim Kesehatan Pusdikkes yang bersiaga di area latihan segera memberikan pertolongan pertama. Tim tersebut dipimpin dr. Iriane Dewi.
“Tim Kesehatan Pusdikkes yang bersiaga di lokasi latihan di bawah pimpinan dr. Iriane Dewi segera melakukan tindakan pertolongan pertama di tempat,” kata Iman dalam keterangan tertulis, Minggu (27/9/2026).
Berdasarkan pemeriksaan awal, Vanreko mengalami hipotensi atau tekanan darah rendah serta peningkatan suhu tubuh. Kondisi tersebut mengarah pada dugaan heatstroke, yang dapat terjadi berkaitan dengan paparan cuaca dan kelelahan.
Penanganan Medis di Lokasi dan Rumah Sakit
Petugas kesehatan melakukan penanganan awal di lokasi latihan dengan kompres dingin, pemberian cairan melalui infus, dan terapi oksigen. Setelah itu, Vanreko dibawa ke instalasi gawat darurat RSAU dr. Esnawan Antariksa Halim Perdanakusuma untuk mendapat perawatan lanjutan dari tim dokter spesialis.
Peristiwa ini menempatkan pemantauan kondisi fisik peserta sebagai salah satu hal yang relevan dalam peninjauan program. Namun, Kemenhan belum mengumumkan hasil evaluasi, perubahan prosedur, maupun langkah lanjutan yang akan diterapkan setelah proses tersebut dilakukan.
Pada gelombang II, sebanyak 2.241 ASN menyelesaikan pendidikan selama 37 hari dan resmi menjadi anggota Komponen Cadangan. Komcad sendiri merupakan unsur pertahanan yang dipersiapkan untuk memperkuat komponen utama pertahanan negara melalui proses seleksi serta pendidikan dasar kemiliteran.
FAQ Janji Kemenhan Evaluasi Latsarmil Komcad
Apa yang akan dievaluasi Kemenhan?
Gabriel Lema menyebut evaluasi mencakup seluruh mekanisme program, termasuk proses seleksi peserta dan tahapan-tahapan kegiatan selama Latsarmil Komcad ASN berlangsung.
Apakah Kemenhan sudah menyampaikan hasil evaluasi?
Belum. Kemenhan baru menyatakan komitmen untuk melakukan evaluasi dan belum merinci hasil, jadwal, atau kebijakan baru yang akan diambil.
Berapa jumlah ASN yang menyelesaikan Latsarmil Komcad gelombang II?
Sebanyak 2.241 ASN menyelesaikan pendidikan selama 37 hari dan ditetapkan sebagai anggota Komponen Cadangan pada penutupan pelatihan 29 September 2026.

