Freddy Alex Damanik Tegaskan Belum Pernah Melihat Ijazah Asli Jokowi
Lenterafakta.com – Relawan Projo, Freddy Alex Damanik, menyampaikan bahwa Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo pernah memperlihatkan hasil pindai ijazah kepadanya. Hal itu disebut dilakukan agar Freddy lebih yakin ketika berbicara di hadapan publik terkait polemik ijazah mantan presiden tersebut.
Keterangan itu muncul saat Freddy hadir sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan pencemaran nama baik yang berkaitan dengan tuduhan ijazah palsu Jokowi. Sidang dengan terdakwa Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa tersebut berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis, 15 Oktober 2026.
Dalam persidangan, Freddy menjelaskan bahwa percakapan mengenai ijazah terjadi ketika ia bertemu Jokowi bersama sejumlah relawan Projo. Meski demikian, ia menekankan bahwa yang pernah diperlihatkan kepadanya adalah dokumen hasil pemindaian, bukan ijazah fisik asli.
“Mas Freddy, kamu kan sering di media tampil, jadi saya ingin menunjukkan ijazah asli saya kepada kamu biar kamu lebih percaya diri,” kata Freddy menirukan ucapan Jokowi.
Freddy menjelaskan bahwa pesan tersebut ia pahami sebagai bentuk dukungan agar dirinya tidak ragu menghadapi pertanyaan publik mengenai isu yang berkembang. Namun, pengakuannya di ruang sidang tetap menegaskan batas pengetahuannya: ia tidak pernah memeriksa langsung dokumen ijazah asli milik Jokowi.
Kesaksian dalam perkara dugaan pencemaran nama baik
Perkara yang diperiksa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur berangkat dari tuduhan mengenai keaslian ijazah Jokowi. Dalam posisi sebagai saksi, Freddy dimintai penjelasan mengenai pengalaman, komunikasi, dan informasi yang ia terima sehubungan dengan isu tersebut.
Hakim juga menanyakan secara langsung apakah Freddy pernah melihat dokumen asli yang menjadi pusat perdebatan dalam perkara itu. Jawaban Freddy disampaikan secara tegas.
“Ijazah asli tidak pernah saya melihat,” jawab Freddy.
Pernyataan tersebut menjadi bagian penting dari kesaksiannya karena membedakan antara melihat hasil scan dan menyaksikan dokumen fisik. Dalam konteks persidangan, perbedaan itu relevan untuk menjelaskan sejauh mana pengetahuan pribadi seorang saksi terhadap objek yang dipersoalkan.
Freddy tidak menyatakan telah melakukan pemeriksaan terhadap ijazah asli. Ia hanya menerangkan komunikasi yang pernah terjadi serta apa yang diperlihatkan kepadanya dalam pertemuan dengan Jokowi dan relawan Projo.
Permintaan Jokowi agar Freddy menjadi saksi
Selain soal hasil pindai ijazah, Freddy mengungkapkan bahwa Jokowi secara langsung memintanya menjadi saksi dalam laporan terkait dugaan ijazah palsu tersebut. Permintaan itu, ujar Freddy, disampaikan melalui telepon dan tidak dituangkan dalam surat penugasan maupun dokumen resmi.
“Saya diminta Pak Jokowi sebagai pelapor untuk sebagai saksi di dalam laporannya, ditelepon (secara lisan,” ujar Freddy.
Kuasa hukum dokter Tifa, Andullah Alkatiri, kemudian menanyakan apakah Freddy mempunyai bukti tertulis atas permintaan tersebut. Freddy menjawab bahwa ia tidak memiliki dokumen yang membuktikan komunikasi itu.
“Saya tidak punya,” jawab Freddy.
Pertanyaan lanjutan juga diarahkan pada alasan Freddy tidak meminta surat tugas atau surat kuasa sebelum bersaksi. Freddy menyatakan bahwa kedekatan komunikasi dan hubungan baiknya dengan Jokowi membuatnya memandang penyampaian langsung melalui telepon sudah mencukupi.
“Karena hubungan saya baik dengan Pak Jokowi, jadi komunikasinya cukup bagi saya,” kata Freddy.
Pemisahan antara pengalaman pribadi dan dokumen asli
Kesaksian Freddy menggambarkan bahwa dirinya terlibat sebagai pihak yang diminta hadir dalam proses hukum, tetapi tidak mengaku sebagai orang yang pernah meneliti ijazah asli Jokowi secara langsung. Ia menjelaskan pengalaman pribadinya, yakni menerima komunikasi dari Jokowi dan melihat hasil scan dokumen.
Dalam suatu persidangan, saksi dapat menerangkan apa yang ia lihat, dengar, atau alami sendiri. Karena itu, pengakuan Freddy mengenai tidak pernah melihat ijazah fisik asli menjadi penjelasan mengenai ruang lingkup keterangannya di hadapan majelis hakim.
Sidang tersebut juga memperlihatkan bahwa polemik ijazah Jokowi tidak hanya dibahas dari sisi isi tuduhan, melainkan turut menyoroti cara komunikasi para pihak yang terlibat. Pertanyaan mengenai surat tugas, bukti tertulis, serta alasan seorang saksi hadir menjadi bagian dari upaya menguji keterangan yang disampaikan di persidangan.
Freddy tetap pada keterangannya bahwa Jokowi pernah menunjukkan hasil pindai ijazah untuk memperkuat kepercayaan dirinya ketika menanggapi isu itu di ruang publik. Di saat yang sama, ia tidak mengubah pernyataannya bahwa ijazah asli tersebut belum pernah dilihatnya secara langsung.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Saya Ingin Tunjukkan Ijazah Asli Saya?
Saya Ingin Tunjukkan Ijazah Asli Saya is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Saya Ingin Tunjukkan Ijazah Asli Saya matter?
Saya Ingin Tunjukkan Ijazah Asli Saya matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

