MotoGP Mandalika 2026 Ditargetkan Ditonton 155.000 Orang, Dampak Ekonomi Tembus Rp 4,9 Triliun
MotoGP Mandalika 2026: Target 155.000 Penonton
Lenterafakta.com – Sirkuit Pertamina Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat, kembali menjadi tuan rumah ajang balap motor kelas dunia pada 9–11 Oktober 2026. Untuk gelaran kali ini, penyelenggara menetapkan ambisi agar MotoGP Mandalika 2026 ditargetkan ditonton 155.000 orang di kawasan sirkuit dan lingkungannya. Angka itu melampaui capaian tahun sebelumnya—sekitar 140.000 penonton—yang telah menghasilkan perputaran ekonomi sebesar Rp 4,9 triliun. Otoritas penyelenggara berharap lonjakan skala penonton kali ini mendorong efek ekonomi menjalar ke seluruh rantai layanan di Lombok, bukan sekadar berhenti di pagar lintasan.
Dampak Ekonomi dan Lonjakan Permintaan Lokal
Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Warokka, menyampaikan target tersebut dalam konferensi pers di Gedung Sarinah, Jakarta, Selasa (1/9/2026). Menurutnya, tambahan 15.000 penonton dari tahun lalu bukan sekadar angka statistik; bagi ekosistem ekonomi lokal, itu berarti ribuan kamar hotel ekstra, ribuan kursi penerbangan tambahan, serta lonjakan transaksi di warung makan, toko suvenir, dan penyedia transportasi darat di sekitar Mandalika.
"Tahun lalu itu dampak ekonominya 4,9 triliun, dan tahun lalu kita mencapai angka penonton 140.000. Tahun ini kita mematok target 155.000."
Troy menegaskan bahwa dampak positif dari MotoGP Mandalika 2026 tidak terbatas pada aktivitas di dalam lintasan. Ia menekankan bahwa kehadiran penonton—termasuk turis mancanegara—akan menggerakkan sektor-sektor pendukung di seluruh wilayah NTB secara simultan.
Akomodasi, Mobilitas, dan Koordinasi Penerbangan
Tanda-tanda peningkatan permintaan sudah terlihat jelas. Seluruh kapasitas akomodasi di kawasan Mandalika dilaporkan terisi penuh jauh sebelum tanggal balapan, sementara hotel dan penginapan di Senggigi serta Mataram juga mulai mencatat okupansi tinggi. Untuk meredam tekanan tersebut, ITDC menyiapkan fasilitas menginap tambahan berupa area glamping dan camping ground di sekitar sirkuit, sehingga penonton yang tidak memperoleh kamar tetap memiliki opsi menginap tanpa harus menempuh jarak jauh.
Di sisi mobilitas, koordinasi dengan sejumlah maskapai penerbangan dan mitra perjalanan telah dilakukan untuk memastikan ketersediaan kursi pada periode event. Tambahan penerbangan atau extra flight merupakan praktik standar menjelang gelaran MotoGP di Mandalika, dan tahun ini tidak terkecuali.
"Berdasarkan pengalaman biasanya dilakukan pengadaan extra flight. Nah ini juga yang sudah kami komunikasikan, dan kami berterima kasih bahwa cukup banyak stakeholder yang mendukung kegiatan MotoGP yang tahun ini saya rasa sepertinya menjadi lebih baik."
Keterlibatan otoritas bandara, maskapai, dan pemerintah daerah menjadi prasyarat agar lonjakan penumpang tidak menimbulkan kekacauan operasional. Pengalaman penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya menjadi rujukan teknis bagi perencanaan logistik tahun 2026.
Pasar UMKM dan Mandalika Street Food Festival
Di luar lintasan dan kamar hotel, ITDC mengalokasikan area khusus bagi pelaku UMKM untuk berjualan selama periode event. Mandalika Street Food Festival kembali hadir menampilkan ragam kuliner khas NTB, dari sate rempah hingga olahan hasil laut lokal. Kehadiran festival ini memastikan bahwa sebagian dari Rp 4,9 triliun dampak ekonomi terserap langsung oleh pelaku usaha kecil di tingkat akar rumput. Fasilitas hiburan tambahan juga disiapkan untuk mengisi waktu penonton di luar jadwal balapan, sehingga durasi kunjungan rata-rata meningkat dan efek ekonomi berkepanjangan.
FAQ: Hal Praktis Seputar MotoGP Mandalika 2026
Kapan dan di mana gelaran MotoGP Mandalika 2026 berlangsung? Balapan dijadwalkan pada 9–11 Oktober 2026 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Berapa target penonton tahun ini dan bagaimana perbandingannya dengan tahun lalu? Target penonton MotoGP Mandalika 2026 adalah 155.000 orang, naik dari sekitar 140.000 pada penyelenggaraan sebelumnya.
Apakah tersedia akomodasi tambahan bagi penonton yang tidak memperoleh kamar hotel? Ya. ITDC menyiapkan area glamping dan camping ground di sekitar kawasan Mandalika sebagai opsi menginap sementara guna meredam tekanan kapasitas hotel.
Bagaimana akses penerbangan untuk penonton dari luar NTB? Koordinasi dengan maskapai penerbangan telah dilakukan, termasuk pengadaan extra flight pada periode event, sesuai praktik penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya.