Driver Ojol yang Dilindas Mobil BYD di Jaksel Diusulkan Pindah ke RS Polri, Dijamin Kapolri
Hasan Syukur Masih Dirawat di ICU, Pemindahan ke RS Polri Menunggu Kondisi Stabil
Lenterafakta.com – Hasan Syukur (59), pengemudi ojek online yang terlindas mobil listrik BYD di kawasan Jalan Panglima Polim menuju Blok M, Jakarta Selatan, masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Fatmawati. Rencana memindahkannya ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati telah dibahas, tetapi pelaksanaannya menunggu kondisi Hasan benar-benar memungkinkan untuk melakukan perjalanan.
Hasan baru menjalani tindakan operasi besar setelah kecelakaan yang terjadi pada Jumat (23/10/2026) sore tersebut. Karena itu, tim medis perlu mempertimbangkan risiko guncangan dan perpindahan selama perjalanan darat dari Jakarta Selatan menuju Jakarta Timur.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Muhammad Adiel Aristo menyampaikan bahwa gagasan pemindahan itu datang dari Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. Pembicaraan mengenai kemungkinan pemindahan telah dilakukan dengan pihak Rumah Sakit Fatmawati saat Kapolri memberikan perhatian terhadap kondisi korban.
“Jadi tadi malam itu Pak Kapolri ngutus Pak Dirlantas sama Karumkit Polri, kebetulan saya dampingin juga, konsultasi sama Rumah Sakit Fatmawati apakah memungkinkan untuk dipindahkan.”
Rumah Sakit Fatmawati disebut menyambut rencana tersebut secara positif. Namun, prioritas saat ini tetap menjaga pemulihan Hasan setelah operasi. Perjalanan dengan kendaraan dalam keadaan pasien belum sepenuhnya stabil dikhawatirkan justru dapat menambah risiko terhadap kondisinya.
Pemindahan Akan Dilakukan Setelah Aman bagi Pasien
Hasan masih berada di unit perawatan intensif atau ICU. Dalam tahap ini, pemantauan terhadap kondisi pasien menjadi bagian penting sebelum dokter mengizinkan adanya mobilisasi yang lebih jauh. Perpindahan rumah sakit bukan sekadar soal ketersediaan tempat perawatan, melainkan juga kesiapan medis pasien untuk menghadapi proses transportasi.
“Namanya dipindah dalam kondisi masih bapak baru tindakan operasi, naik mobil itu kan ya mungkin ada guncangan. Nanti malah kenapa-kenapa, ya belum direkomendasikan oleh Fatmawati, tapi Fatmawati juga mau, gitu.”
Kepolisian berencana membawa Hasan ke RS Polri Kramat Jati setelah keadaannya stabil. Di rumah sakit tersebut, kebutuhan perawatan lanjutan akan dijamin hingga proses pemulihan selesai, termasuk apabila Hasan memerlukan terapi setelah masa penanganan utama.
Jaminan tersebut dimaksudkan agar proses penyembuhan tidak terhenti di tengah jalan. Cedera akibat kecelakaan lalu lintas dapat membutuhkan pemantauan dan perawatan lanjutan, terutama setelah pasien melewati operasi serta masa kritis di ruang intensif.
“Supaya penyembuhannya juga tidak tertunda. Misalkan pascapenyembuhan masih ada terapi-terapi apa, itu Pak Kapolri semua itu yang akan menjamin di Rumah Sakit Kramat Jati Polri itu.”
Kronologi Kecelakaan di Jalan Panglima Polim
Peristiwa yang menimpa Hasan terjadi ketika sebuah mobil BYD diduga kehilangan kendali. Kendaraan itu mula-mula menghantam sebuah mobil Brio yang berada di depannya. Setelah itu, mobil bergerak ke arah kiri dan menabrak Hasan yang sedang mengendarai sepeda motor.
Rekaman kamera dasbor yang beredar memperlihatkan Hasan sempat menoleh ke belakang ketika bagian depan mobil mengenai motornya. Ia kemudian jatuh ke jalan dan terlindas kendaraan tersebut.
Mobil BYD tidak langsung berhenti setelah menabrak Hasan. Kendaraan itu kemudian mengenai mobil listrik lain yang sedang berhenti di sisi kiri jalan. Lajunya berlanjut hingga naik ke trotoar dan menabrak dua mobil lainnya.
Rangkaian kejadian itu menunjukkan dampak besar yang dapat muncul ketika kendaraan kehilangan kendali di ruas jalan yang ramai. Selain korban yang berada di atas sepeda motor, kendaraan di sekitar lokasi juga berisiko terdampak karena arah laju mobil berubah dalam waktu singkat.
Fokus Utama pada Pemulihan Hasan
Saat ini, perhatian utama tertuju pada kondisi kesehatan Hasan dan kelanjutan penanganan medisnya. Keputusan untuk memindahkannya akan bergantung pada rekomendasi tenaga medis yang merawat, sehingga keselamatan pasien tetap menjadi pertimbangan pertama.
Selama Hasan masih berada di ICU Rumah Sakit Fatmawati, proses pemantauan dan pemulihan pascaoperasi akan terus berjalan. Ketika kondisinya dinilai cukup stabil untuk dipindahkan, RS Polri Kramat Jati disiapkan sebagai lokasi penanganan lanjutan hingga kebutuhan terapi dan pemulihan medisnya terpenuhi.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Driver Ojol yang Dilindas Mobil BYD?Driver Ojol yang Dilindas Mobil BYD is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Driver Ojol yang Dilindas Mobil BYD matter?Driver Ojol yang Dilindas Mobil BYD matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.