LenteraFakta
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Saat Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup: Pagi Jadi Satpam, Sore Narik Ojol

Published Oktober 2, 2026 · Updated Oktober 2, 2026 · By Susan Jones - lenterafakta.com

Foto : Susan Jones - lenterafakta.com

Ketika Satu Gaji Belum Cukup Menutup Kebutuhan Bulanan

Lenterafakta.com – Bagi Irfan (30), berakhirnya jam kerja di sekolah di Jakarta Selatan tidak selalu berarti waktunya untuk pulang dan beristirahat. Sejak pagi hingga sore, ia menjalankan tugas sebagai satpam. Setelah itu, ia kembali ke jalan sebagai pengemudi ojek online sampai malam hari.

Ritme tersebut dijalaninya demi memperluas kemampuan finansialnya. Pekerjaan utama sebagai satpam memberinya penghasilan sekitar Rp 4,5 juta setiap bulan. Sementara itu, pekerjaan tambahan sebagai pengemudi ojek online menghasilkan pendapatan bersih rata-rata Rp 2,5 juta per bulan.

Apabila keduanya berjalan lancar, total pemasukan Irfan dapat mencapai kurang lebih Rp 7 juta dalam sebulan. Namun, jumlah itu tidak sepenuhnya menjadi uang yang bisa disimpan karena berbagai kebutuhan rutin harus lebih dahulu dipenuhi.

Pengeluaran Mencapai Rp 6 Juta Setiap Bulan

Dalam satu bulan, pengeluaran Irfan berada di kisaran Rp 5,5 juta hingga Rp 6 juta. Kebutuhan makan dan keperluan sehari-hari menyerap sekitar Rp 2 juta. Biaya transportasi serta bensin berkisar Rp 800.000 sampai Rp 1 juta.

Selain itu, kebutuhan rumah dan keluarga memerlukan dana lebih dari Rp 1 juta. Ia juga masih memiliki cicilan dengan nilai sekitar Rp 1 juta setiap bulan. Dengan struktur pengeluaran seperti itu, ruang keuangan dari gaji satpam saja terasa terbatas.

“Saya kerja utama sebagai satpam di salah satu sekolah di Jakarta Selatan. Jam kerja biasanya dari pagi sampai sore. Setelah selesai kerja, saya lanjut narik ojol,” kata Irfan.

Sebelum menjadi pengemudi ojek online, Irfan mengandalkan penghasilan dari pekerjaan keamanan untuk membiayai kebutuhan hariannya. Pendapatan Rp 4,5 juta masih dapat digunakan untuk kebutuhan dasar, tetapi tidak banyak menyisakan keleluasaan apabila muncul keperluan lain.

“Kalau untuk kebutuhan dasar masih bisa, tapi pas-pasan,” ujar Irfan.

Keputusan mengambil pekerjaan tambahan menjadi cara untuk menciptakan ruang yang sebelumnya tidak tersedia dalam anggaran bulanan. Pendapatan dari perjalanan ojek online dapat membantu membiayai kebutuhan yang tidak seluruhnya tertutup oleh penghasilan utamanya.

Hari Kerja Lebih dari 12 Jam

Tambahan pemasukan itu datang bersama konsekuensi yang tidak kecil: waktu kerja yang semakin panjang. Setelah menghabiskan sekitar delapan jam sebagai satpam, Irfan masih bekerja di jalan selama empat hingga lima jam. Dalam sehari, total waktunya untuk mencari nafkah bisa melampaui 12 jam.

Waktu tidur pun ikut menyesuaikan. Irfan hanya memiliki sekitar lima hingga enam jam untuk beristirahat setiap malam. Jadwal semacam ini memperlihatkan bahwa pendapatan tambahan tidak selalu diperoleh dengan waktu luang yang tersisa; sering kali, ia dibayar dengan jam istirahat yang berkurang.

Pekerjaan rangkap memberi gambaran tentang perhitungan yang harus dibuat pekerja ketika pendapatan utama cukup untuk bertahan, tetapi belum menyediakan kelonggaran bagi kebutuhan keluarga, cicilan, mobilitas, dan pengeluaran harian. Dalam kondisi tersebut, pekerjaan kedua menjadi pilihan untuk menjaga keseimbangan antara pemasukan dan biaya hidup.

Bagi Irfan, satpam tetap menjadi pekerjaan utamanya. Sementara ojek online berfungsi sebagai penopang yang memperkuat keuangan rumah tangga. Kedua pekerjaan itu saling melengkapi, meski keduanya juga membentuk hari-hari yang panjang dan padat.

Dengan penghasilan sekitar Rp 7 juta saat dua pekerjaannya berjalan normal, ia memiliki peluang lebih besar untuk memenuhi pengeluaran bulanannya yang mencapai hingga Rp 6 juta. Selisih yang tersedia tentu tidak besar, tetapi cukup berarti ketika kebutuhan mendesak muncul atau ketika ada biaya yang tidak dapat ditunda.

Kisah Irfan menunjukkan bahwa angka penghasilan tidak dapat dilihat tanpa mempertimbangkan kebutuhan yang menyertainya. Pendapatan Rp 4,5 juta dari satu pekerjaan mungkin masih mencukupi untuk kebutuhan paling dasar, tetapi biaya makan, bahan bakar, transportasi, keluarga, rumah, dan cicilan dapat dengan cepat mempersempit ruang yang tersisa.

Di balik perjalanan malamnya sebagai pengemudi ojek online, ada upaya menjaga kebutuhan bulanan tetap terpenuhi. Setiap jam tambahan di jalan menjadi bagian dari strategi sederhana: memastikan pemasukan tidak berhenti pada satu sumber ketika kebutuhan terus berjalan dari awal hingga akhir bulan.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Saat Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup?

Saat Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Saat Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup matter?

Saat Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.