LenteraFakta
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Kapolri Suyudi Terbitkan Telegram Mutasi Lagi, 12 Pati dan Pamen Polri Bergeser

Published Oktober 14, 2026 · Updated Oktober 14, 2026 · By Robert Anderson - lenterafakta.com

Foto : Robert Anderson - lenterafakta.com

Kapolri Suyudi Terbitkan Telegram Mutasi untuk 12 Pati dan Pamen Polri

Lenterafakta.com – Kapolri Suyudi Terbitkan Telegram Mutasi kembali bagi sejumlah perwira di lingkungan Polri. Mutasi dan promosi jabatan tersebut tercantum dalam Surat Telegram Nomor ST/2262/X/KEP./2026 yang diterbitkan pada 12 Oktober 2026. Total terdapat 12 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) yang masuk dalam daftar pergeseran jabatan kali ini.

Telegram mutasi ini mencakup sejumlah posisi strategis, baik di tingkat pusat maupun kewilayahan. Jabatan yang mengalami pergantian antara lain Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Timur, Kapolresta Banyuwangi, serta Kapolresta Pekanbaru.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier. Kebijakan tersebut ditujukan untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian sesuai kebutuhan organisasi.

“Penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, serta rekam jejak dan integritas personel,” ujar Johnny dalam siaran pers Divisi Humas Polri, dikutip Rabu (14/10/2026).

Perubahan Jabatan di Lingkungan Bareskrim Polri

Dalam daftar saat Kapolri Suyudi Terbitkan Telegram Mutasi, Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak mendapat penugasan baru. Sebelumnya menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus atau Dirtipideksus Bareskrim Polri, Ade Safri dimutasi menjadi Widyaiswara Kepolisian Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri.

Posisi Dirtipideksus Bareskrim Polri yang ditinggalkan Ade Safri kemudian diisi oleh Kombes Pol Suhasto. Sebelum menerima jabatan baru tersebut, Suhasto bertugas sebagai Pemeriksa Inafis Kepolisian Madya Tingkat I Bareskrim Polri.

Selain itu, Brigjen Pol Herry Dian Dwiharto bergeser dari jabatan Widyaiswara Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri. Ia kini dipercaya menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang NCB/Interpol Divhubinter Polri.

Perubahan juga terjadi pada posisi Pemeriksa Inafis Kepolisian Madya Tingkat I Bareskrim Polri. Jabatan itu ditempati Kombes Pol Afrisal, yang sebelumnya menjabat Penyidik Madya Tingkat II. Pergeseran tersebut menjadi bagian dari penataan personel pada struktur Bareskrim Polri.

Rotasi di Polda Jawa Timur, Banyuwangi, dan Pekanbaru

Kapolri Suyudi Terbitkan Telegram Mutasi juga mencakup pergantian jabatan di lingkungan Polda Jawa Timur. Kombes Pol Dodi Ruyatman, yang sebelumnya menjabat Direktur Reserse Kriminal Khusus atau Dirreskrimsus Polda Jawa Timur, dimutasi menjadi Penyidik Tindak Pidana Madya Tingkat II Bareskrim Polri.

Jabatan Dirreskrimsus Polda Jawa Timur selanjutnya dipercayakan kepada Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan. Sebelum ditugaskan di Jawa Timur, Rofiq menjabat sebagai Kapolresta Banyuwangi.

Posisi Kapolresta Banyuwangi kemudian diisi Kombes Pol Muharman Arta. Ia sebelumnya memimpin Polresta Pekanbaru. Sementara itu, jabatan Kapolresta Pekanbaru diserahkan kepada Kombes Pol Ronny Riantoko Eppang, yang sebelumnya bertugas sebagai Perancang Anggaran Madya Tingkat III Stamarena Polri.

Mutasi dalam surat telegram tersebut juga menyasar Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi. Pergeseran personel ini memperlihatkan bahwa rotasi tidak hanya dilakukan di Bareskrim dan sejumlah kepolisian daerah tertentu, tetapi juga menjangkau unsur lain di lingkungan Polri.

Mutasi sebagai Bagian dari Dinamika Organisasi Polri

Penerbitan surat telegram mutasi merupakan mekanisme organisasi untuk menempatkan personel sesuai kebutuhan tugas dan tanggung jawab baru. Dalam penjelasan Divisi Humas Polri, penempatan personel mempertimbangkan kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, serta integritas setiap anggota yang mendapat amanah jabatan.

Dengan adanya rotasi ini, pejabat yang bergeser diharapkan dapat menjalankan tugas pada posisi baru masing-masing. Pergantian jabatan juga memastikan layanan dan fungsi kepolisian di tingkat pusat maupun daerah tetap berjalan melalui pejabat pengganti yang telah ditetapkan.

FAQ Mutasi Polri Oktober 2026

Berapa perwira yang masuk dalam telegram mutasi terbaru?

Surat Telegram Nomor ST/2262/X/KEP./2026 memuat mutasi terhadap 12 perwira tinggi dan perwira menengah Polri.

Kapan surat telegram mutasi tersebut diterbitkan?

Surat telegram itu tertanggal 12 Oktober 2026 dan informasi mengenai mutasi tersebut disampaikan pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Siapa pengganti Dirtipideksus Bareskrim Polri?

Kombes Pol Suhasto ditunjuk untuk mengisi jabatan Dirtipideksus Bareskrim Polri, menggantikan Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak.

Siapa Kapolresta Banyuwangi yang baru?

Kombes Pol Muharman Arta ditunjuk sebagai Kapolresta Banyuwangi. Sebelumnya, ia menjabat Kapolresta Pekanbaru.

Related Reading