LenteraFakta
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

KPK Duga Aspri Ridwan Kamil Tampung Aliran Uang Kasus Korupsi Bank BJB

Published Oktober 2, 2026 · Updated Oktober 2, 2026 · By Nancy Moore - lenterafakta.com

Foto : Nancy Moore - lenterafakta.com

KPK Telusuri Dugaan Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Aliran Dana Bank BJB

Lenterafakta.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menelusuri dugaan keterlibatan Randy Kusumaatmadja, asisten pribadi Ridwan Kamil saat menjabat Gubernur Jawa Barat pada 2018-2023, dalam perkara dugaan korupsi pengadaan iklan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten atau Bank BJB. Penyidik menduga Randy mengetahui pergerakan serta pengelolaan sejumlah dana yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Pemeriksaan terhadap Randy menjadi bagian dari upaya KPK memetakan pihak-pihak yang diduga memiliki pengetahuan mengenai uang yang keluar dan masuk. Penyidik juga ingin memahami tujuan penggunaan dana itu, termasuk kemungkinan pemakaiannya untuk berbagai kegiatan operasional.

“Ya, tentunya penyidik berkeyakinan bahwa saksi-saksi yang dilakukan pemanggilan, termasuk asisten pribadi dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, ini diduga mengetahui terkait dengan keluar masuknya uang, termasuk juga pengelolaan uang, dari uang-uang yang diterima tersebut untuk apa saja, untuk kegiatan-kegiatan operasional apa saja gitu ya, itu semuanya didalami,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Jumat (2/10/2026).

Dugaan Dana Nonbudgeter

Perkara ini berkaitan dengan anggaran pengadaan iklan Bank BJB yang nilainya mencapai Rp400 miliar. KPK menduga hanya sekitar separuh dana tersebut yang benar-benar digunakan untuk kebutuhan pengadaan iklan. Sisa sekitar 50 persen diduga dialihkan ke dana nonbudgeter dan kemudian mengalir kepada sejumlah pihak.

Dalam konteks itu, penyidik memerlukan penjelasan dari Randy mengenai kemungkinan perannya sebagai penghubung dalam arus uang. Keterangan saksi dinilai penting untuk menguraikan titik penerimaan dana, penempatan uang, pihak pemberi instruksi, sampai pihak yang diduga menerima alirannya.

“Sehingga peran dari asisten pribadi keterangannya sangat dibutuhkan karena bisa jadi menjadi hub ya, placement uang masuk, kemudian peruntukan dari uang itu, nah kemudian dari siapa ini alur perintahnya, kemudian alirannya kepada siapa saja, ini semuanya didalami,” ujarnya.

Penelusuran terhadap aliran dana tidak berhenti pada satu saksi. KPK berupaya menyusun rangkaian fakta yang dapat menjelaskan apakah terdapat penggunaan dana di luar mekanisme anggaran resmi. Fokus ini penting karena dana nonbudgeter, bila terbukti ada, perlu ditelusuri sumber, pengguna, serta dasar pengelolaannya.

Aktivitas Saat Menjabat Gubernur

Penyidik juga menggali keterangan Randy mengenai aktivitas Ridwan Kamil selama memimpin Jawa Barat. Pendalaman tersebut terutama berkaitan dengan penggunaan anggaran dan kemungkinan adanya dana taktis di luar pembiayaan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

KPK ingin memastikan apakah seluruh kegiatan pada masa itu dibiayai melalui APBD atau terdapat sumber dana lain. Bila ditemukan penggunaan dana taktis, penyidik akan menelusuri asal uang, tujuan pemakaian, serta pihak yang memperoleh manfaat dari dana tersebut.

“Apakah full menggunakan anggaran dari APBD, ya apakah kemudian ada juga dana-dana taktis yang digunakan. Nah dana-dana taktis ini sumbernya dari mana, peruntukannya untuk apa saja, untuk siapa saja, nah semuanya didalami,” ucap dia.

Pendalaman ini tidak dengan sendirinya menyimpulkan adanya keterlibatan pidana seseorang. Keterangan para saksi digunakan untuk menguji dugaan, membandingkan dokumen, serta mencocokkan informasi tentang jalur pengeluaran dan penerimaan dana yang sedang diperiksa penyidik.

Penukaran Uang Asing Ikut Diperiksa

Sebelumnya, KPK juga menemukan dugaan aktivitas penukaran uang rupiah ke mata uang asing dengan nilai miliaran rupiah dalam periode 2021 hingga 2024. Aktivitas tersebut dikaitkan dengan penyidikan dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB dan masih menjadi bagian dari pendalaman perkara.

“Sejauh ini kami menangkap, ada dugaan penukaran mata uang asing rupiah yang nilainya juga mencapai miliaran rupiah,” kata Budi, 30 Januari 2026 lalu.

Pemeriksaan atas aktivitas penukaran mata uang mencakup kegiatan di dalam maupun luar negeri. Penyidik ingin mengetahui pihak-pihak yang terlibat, kepentingan dari kegiatan tersebut, serta sumber pembiayaannya. Rincian itu diperlukan untuk melihat apakah terdapat kaitan antara transaksi keuangan dan dugaan penyimpangan dalam pengadaan iklan.

“(Di dalam negeri atau luar negeri) termasuk bersama siapa saja, kepentingannya untuk apa saja, dan juga sumber pembiayaannya,” ujar dia.

Selain transaksi keuangan, komunikasi antara mantan Ridwan Kamil dan pihak Bank BJB turut ditelusuri. Langkah ini dilakukan setelah KPK menyelesaikan fokus awal penyidikan, yang menyoroti dugaan penyimpangan serta pengondisian dalam proses pengadaan iklan.

Pada klaster pertama perkara, perhatian KPK kini diarahkan pada penghitungan potensi kerugian keuangan negara. Penyidik disebut terus berkoordinasi secara intensif dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai auditor negara. Penghitungan tersebut akan menjadi salah satu unsur penting untuk memperjelas dampak finansial dari dugaan penyimpangan yang sedang diusut.

“Dan (di klaster pertama) saat ini fokus dalam penghitungan kerugian keuangan negara. Jadi, penyelidik juga paralel, intens berkoordinasi dengan pihak auditor negara dalam hal ini BPK,” ujar dia.

Dengan pemeriksaan terhadap para saksi, penelusuran transaksi, dan koordinasi audit berjalan bersamaan, KPK berupaya membangun gambaran menyeluruh mengenai proses pengadaan iklan Bank BJB. Perkembangan perkara akan bergantung pada hasil pemeriksaan, kecocokan bukti, serta penilaian penyidik atas seluruh aliran dana yang ditemukan.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is KPK Duga Aspri Ridwan Kamil Tampung?

KPK Duga Aspri Ridwan Kamil Tampung is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does KPK Duga Aspri Ridwan Kamil Tampung matter?

KPK Duga Aspri Ridwan Kamil Tampung matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.