Kecelakaan Pesawat Asian One Air di Intan Jaya, 9 Penumpang Selamat dan 1 Luka-luka
Sembilan Orang Selamat dalam Insiden Pendaratan Asian One Air di Bandara Bilorai
Lenterafakta.com – Pesawat Asian One Air dengan registrasi PK-LTF mengalami kecelakaan saat mendarat di Bandara Bilorai, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Sabtu pagi, 24 Oktober 2026. Seluruh orang di dalam pesawat, yang mencakup kru penerbangan dan delapan penumpang, berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Seorang penumpang mengalami luka ringan dan telah memperoleh penanganan medis.
Insiden terjadi sekitar pukul 08.39 WIT ketika pesawat tengah melakukan proses pendaratan. Armada tersebut sebelumnya terbang dari Bandara Mozes Kilangin di Timika, Kabupaten Mimika, menuju Intan Jaya dengan membawa delapan penumpang.
Roda Kiri Lepas Saat Pesawat Menyentuh Landasan
Gangguan terjadi pada bagian roda pesawat ketika pendaratan berlangsung. Roda di sisi kiri dilaporkan terlepas dari porosnya, sehingga pesawat kehilangan kendali di area landasan. Pesawat kemudian bergerak keluar dari jalur runway dan berhenti setelah menabrak dinding bukit yang berada di sisi bandara.
“Tergelincir, bannya lepas, ban sebelah kiri itu lepas. Pada saat dia landing itu ada, pada saat dia landing, ban sebelah kirinya itu terlepas. Terlepas akhirnya dia keluar dari arah runway dan menabrak dinding bukit di samping bandara,” kata Kapolres Intan Jaya, Kompol Sofyan C.A. Samakori.
Kondisi pesawat yang keluar dari lintasan pendaratan membuat proses evakuasi segera dilakukan. Aparat kepolisian, petugas bandara, dan warga sekitar menuju lokasi untuk membantu mengeluarkan pilot, kopilot, serta para penumpang dari kabin pesawat.
Satu Penumpang Mengalami Luka Lecet
Sofyan menyampaikan bahwa satu penumpang mengalami luka lecet akibat kejadian tersebut. Korban langsung dibawa untuk mendapatkan perawatan dari tenaga medis di fasilitas kesehatan setempat. Sementara itu, pilot, kopilot, serta penumpang lainnya tidak dilaporkan mengalami cedera serius.
“Satu penumpang saja yang luka-luka lecet, tapi pada umumnya semua kondisi pilot, kopilot, dan para penumpang yang delapan orang semua dalam keadaan selamat,” ujar Sofyan.
Keselamatan seluruh kru dan mayoritas penumpang menjadi hal utama dalam penanganan awal setelah kecelakaan. Evakuasi cepat diperlukan karena pesawat berhenti di area pinggir landasan, dekat dengan dinding bukit di kawasan Bandara Bilorai.
Bandara Bilorai merupakan titik transportasi penting bagi mobilitas masyarakat dan distribusi kebutuhan di wilayah Intan Jaya. Kondisi geografis Papua Tengah yang memiliki banyak kawasan pegunungan menjadikan akses udara sangat berarti bagi perjalanan antardaerah, termasuk bagi penumpang yang berangkat dari Timika.
Lokasi Kecelakaan Diamankan untuk Penyelidikan
Setelah seluruh orang di dalam pesawat dievakuasi, petugas mengamankan area kecelakaan di tepi runway. Pengamanan dilakukan agar lokasi tetap steril selama proses pemeriksaan dan penyelidikan oleh otoritas penerbangan berlangsung.
Pemeriksaan lebih lanjut akan diperlukan untuk menelusuri kondisi teknis yang menyebabkan roda kiri pesawat terlepas saat pendaratan. Bagian roda pendaratan memiliki fungsi penting dalam menjaga stabilitas pesawat ketika menyentuh landasan, memperlambat laju, dan mengarahkan pesawat hingga berhenti dengan aman.
Dalam kejadian ini, terlepasnya roda kiri menyebabkan pesawat tidak dapat mempertahankan jalur pendaratan. Pergerakan pesawat yang keluar dari runway berakhir ketika badan pesawat menghantam dinding bukit di sisi bandara. Meski demikian, seluruh kru dan delapan penumpang dapat diselamatkan.
Penanganan di lapangan melibatkan kepolisian, petugas bandara, tenaga medis, dan masyarakat sekitar. Langkah awal tersebut berfokus pada penyelamatan penumpang, pemeriksaan kondisi korban, serta pengamanan pesawat dan lokasi kejadian.
Fokus pada Keselamatan dan Pemeriksaan Teknis
Peristiwa ini menegaskan pentingnya pemeriksaan menyeluruh terhadap pesawat setelah insiden pendaratan. Selain kondisi pesawat, area landasan dan situasi di sekitar lokasi juga perlu diperiksa sebagai bagian dari proses investigasi. Hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi dasar untuk mengetahui rangkaian kejadian secara lebih lengkap.
Bagi keluarga penumpang, kabar bahwa seluruh orang di dalam pesawat selamat menjadi informasi yang melegakan. Satu penumpang yang mengalami luka lecet kini telah ditangani, sedangkan penumpang lain serta awak pesawat dilaporkan berada dalam kondisi selamat.
Hingga Sabtu, lokasi kecelakaan masih berada dalam pengawasan petugas. Aktivitas di sekitar titik pesawat berhenti dibatasi demi mendukung pemeriksaan lebih lanjut dan menjaga keamanan area di pinggir runway Bandara Bilorai.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Kecelakaan Pesawat Asian One Air di Intan?Kecelakaan Pesawat Asian One Air di Intan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Kecelakaan Pesawat Asian One Air di Intan matter?Kecelakaan Pesawat Asian One Air di Intan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.