LenteraFakta
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Riau Kembali Diselimuti Kabut Asap, Warga: Baru Sehari Bernapas Lega

Published Oktober 22, 2026 · Updated Oktober 22, 2026 · By Nancy Moore - lenterafakta.com

Foto : Nancy Moore - lenterafakta.com

Riau Kembali Diselimuti Kabut Asap, Warga Baru Sehari Bernapas Lega

Lenterafakta.com – Riau kembali diselimuti kabut asap pada Kamis, 22 Oktober 2026. Warga Pekanbaru yang sehari sebelumnya sempat menikmati udara lebih lega kembali menghadapi kondisi berasap akibat kebakaran hutan dan lahan. Kabut asap terlihat cukup pekat pada pagi hari dan memengaruhi aktivitas masyarakat di luar rumah.

Pantauan sekitar pukul 09.00 WIB menunjukkan jarak pandang mendatar di Pekanbaru diperkirakan sekitar 1,5 kilometer. Sejumlah warga yang tetap beraktivitas terlihat memakai masker untuk mengurangi paparan asap di udara.

Kondisi udara berasap ini dikeluhkan karena telah berlangsung cukup lama. Asap yang dirasakan di Riau diperkirakan terjadi sekitar dua bulan terakhir dan berkaitan dengan kebakaran hutan serta lahan di provinsi lain. Perubahan kondisi yang cepat membuat warga kembali khawatir, terutama mereka yang sempat mengalami keluhan kesehatan.

Warga Pekanbaru Khawatir Batuk dan Pilek Kambuh

Hera (40), warga Pekanbaru, mengatakan dirinya baru merasakan udara yang lebih nyaman selama satu hari sebelum kabut asap kembali muncul. Sebagai ibu rumah tangga, ia merasakan langsung dampak perubahan kualitas udara terhadap kegiatan sehari-hari.

“Hari kemarin sudah hilang kabut asapnya. Baru sehari bernapas lega, sudah berasap lagi,” ujar Hera.

Selama kabut asap berlangsung, Hera sempat mengalami batuk dan pilek. Kondisinya kini mulai membaik, tetapi munculnya asap kembali membuatnya khawatir keluhan tersebut kambuh. Saat perlu keluar rumah, ia memilih memakai masker dan memperbanyak minum air putih.

“Sekarang sudah mulai membaik setelah batuk pilek. Tapi, sekarang asap muncul lagi, jadi takut batuk kambuh lagi. Kalau keluar harus pakai masker dan banyak minum air putih,” kata Hera.

Keluhan serupa disampaikan Rahmat (26), warga Pekanbaru lainnya. Ia mengaku merasa kurang nyaman ketika harus berada di luar ruangan saat asap menebal. Sesak napas dan sakit tenggorokan membuatnya berusaha membatasi aktivitas di luar rumah.

“Pas asap lagi pekat, terasa sesak, tenggorokan sakit. Dalam kondisi ini saya batasi keluar rumah,” kata Rahmat.

BMKG Pekanbaru: Kekaburan Akibat Asap Masih Berpotensi Terjadi

BMKG Pekanbaru memprakirakan kekaburan udara akibat asap masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Riau sepanjang Kamis. Cuaca berawan dan kondisi berasap diperkirakan berlangsung dari pagi hingga dini hari.

Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Mari Frystine, menyampaikan bahwa potensi kekaburan akibat asap masih membayangi pada pagi hari. Pada periode siang hingga sore, sejumlah daerah juga berpeluang mengalami hujan ringan sampai sedang.

Wilayah yang berpotensi mengalami hujan meliputi Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Kepulauan Meranti, dan Indragiri Hilir. Hujan dapat memengaruhi kondisi cuaca di masing-masing daerah, namun masyarakat tetap perlu memperhatikan kualitas udara serta jarak pandang ketika bepergian.

Warga Diminta Menyesuaikan Aktivitas Saat Kabut Asap Menebal

Kabut asap yang kembali menyelimuti Riau tidak hanya mengurangi jarak pandang, tetapi juga mengganggu kenyamanan bernapas. Penggunaan masker ketika berada di luar rumah menjadi salah satu langkah perlindungan yang dilakukan warga, terutama saat asap tampak lebih pekat.

Mengurangi waktu beraktivitas di luar ruangan juga menjadi pilihan bagi warga yang merasakan batuk, pilek, tenggorokan tidak nyaman, atau sesak napas. Meski demikian, sebagian masyarakat tetap harus bepergian untuk bekerja dan menjalankan kebutuhan keluarga.

Kondisi pada Kamis pagi memperlihatkan bahwa kualitas udara di Pekanbaru dapat berubah dalam waktu singkat. Setelah sempat menikmati udara yang lebih bersih, warga kembali harus menyesuaikan aktivitas dengan kabut asap yang muncul lagi.

FAQ Kabut Asap di Riau

Bagaimana kondisi kabut asap di Pekanbaru pada Kamis pagi?

Pada sekitar pukul 09.00 WIB, kabut asap terlihat cukup pekat di Pekanbaru. Jarak pandang mendatar diperkirakan sekitar 1,5 kilometer.

Wilayah Riau mana yang berpotensi mengalami hujan?

BMKG Pekanbaru memperkirakan hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Kepulauan Meranti, dan Indragiri Hilir pada siang sampai sore hari.

Apa yang dilakukan warga saat asap kembali pekat?

Warga memakai masker saat harus keluar rumah, membatasi kegiatan di luar ruangan, dan memperhatikan kondisi kesehatan, khususnya jika mengalami sesak, batuk, pilek, atau sakit tenggorokan.

Related Reading