LenteraFakta
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Gelombang Panas Landa Eropa, Burung Blekok Langka Terbang Makin ke Utara

Published Agustus 20, 2026 · Updated Agustus 20, 2026 · By Joseph Anderson - lenterafakta.com

Blekok Kelam Berpindah ke Utara: Dampak Gelombang Panas Eropa Terlihat di Langit Inggris

Lenterafakta.com – Perubahan iklim kini meninggalkan jejak yang tak bisa diabaikan pada perilaku satwa liar. Salah satu bukti nyatanya muncul di North Yorkshire, Inggris, ketika kawanan burung blekok kelam (black-crowned night heron) tercatat bermigrasi jauh ke utara—sebuah pergerakan yang sebelumnya sangat jarang terjadi di wilayah tersebut.

Cagar Alam Bolton-on-Swale Jadi Titik Baru

Cagar Alam Bolton-on-Swale saat ini menampung salah satu kelompok blekok kelam terbesar yang pernah didokumentasikan di Inggris. Kawanan yang terdiri dari enam ekor burung itu tiba di kawasan tersebut akibat suhu ekstrem dan mengeringnya lahan basah di daratan Eropa, yang memaksa mereka mencari habitat alternatif di utara. Sebelumnya, seekor individu serupa juga terpantau selama tiga tahun berturut-turut di Cagar Alam North Cave Wetlands, dekat kota Hull, sebagaimana dilaporkan BBC pada Selasa (18/8/2026).

Sinyal Bahaya bagi Ekosistem

Jonathan Leadley dari Yorkshire Wildlife Trust menegaskan bahwa tren pergerakan ke utara ini bukan sekadar fenomena musiman. Menurutnya, kawasan cagar alam setempat memang mampu menyediakan habitat pengganti, namun pola migrasi semacam ini merupakan peringatan serius tentang betapa besar dampak perubahan iklim terhadap kehidupan satwa liar.

"Banyak lahan basah tradisional di selatan Eropa, seperti Spanyol selatan dan Italia utara, yang menjadi tempat asal dan habitat umum burung blekok kelam, mulai kehilangan fungsinya," kata Jonathan Leadley.

"Jika mereka kehilangan habitatnya, mereka tidak dapat mencari makan, yang berarti proses pembiangan mereka tidak akan berhasil," lanjut Jonathan Leadley.

Profil Spesies dan Siklus Musiman

Blekok kelam berukuran lebih kecil daripada burung cangak abu (grey heron) yang jauh lebih umum dijumpai di perairan Inggris. Spesies ini bersifat nokturnal: sepanjang siang mereka bersarang atau beristirahat, lalu bangkit sekitar waktu senja untuk berburu. Secara musiman, burung ini utamanya berkembang biak di daratan Eropa. Pada musim gugur, mereka biasanya terbang ke selatan wilayah Sahara dan menghabiskan musim dingin di kawasan Sub-Sahara serta Afrika Barat.

Potensi Koloni Baru dan Antusiasme Pengamat

Dengan jumlah kedatangan yang terus bertambah setiap tahun, Leadley menilai kawanan tersebut berpotensi membentuk koloni menetap baru di Inggris. Kehadiran burung langka ini pun disambut gembira oleh komunitas pengamat burung setempat. Warga dari berbagai daerah rela menempuh perjalanan jauh sekadar untuk menyaksikan keberadaan mereka secara langsung.

"Waktu terbaik untuk melihat mereka adalah pada awal dan akhir hari," ujar Jonathan Leadley.

"Tetapi ada kesempatan sepanjang sisa hari jika Anda melihat dengan cermat di pohon-pohon dedalu (willow)," lanjut Jonathan Leadley.

Donasi untuk Warga NTT

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka akibat gempa berkekuatan M 7,7. Mari mengulurkan tangan untuk meringankan beban yang mereka hadapi. Kirim bantuan melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Gelombang Panas Landa Eropa Burung Blekok?

Gelombang Panas Landa Eropa Burung Blekok is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Gelombang Panas Landa Eropa Burung Blekok matter?

Gelombang Panas Landa Eropa Burung Blekok matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.