LenteraFakta
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Rudal Rusia Bombardir Kyiv, 8 Orang Tewas dan 33 Terluka

Published Agustus 20, 2026 · Updated Agustus 20, 2026 · By Susan Jones - lenterafakta.com

Lenterafakta.com – Serangkaian serangan rudal Rusia menghantam Kyiv, Ukraina dan wilayah sekitarnya sepanjang malam hingga Kamis (20/8/2026), menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai 33 lainnya. Layanan Darurat Negara Ukraina (DSNS) menyebut serangan besar-besaran tersebut merusak sejumlah bangunan, termasuk blok apartemen, gudang, rumah sakit anak, dan sekolah. Tim penyelamat terus menyisir reruntuhan bangunan untuk mencari warga yang masih terjebak setelah serangan tersebut.

Petugas sejauh ini berhasil mengevakuasi dua orang dalam kondisi selamat dari bawah puing-puing bangunan. Wali Kota Kyiv Vitaly Klitschko mengatakan, sebuah rumah sakit anak mengalami kerusakan akibat serangan pada malam tersebut. Ledakan memecahkan sejumlah jendela rumah sakit dan membuat beberapa mobil di sekitar lokasi terbakar.

Klitschko juga melaporkan kerusakan pada sebuah institusi pendidikan akibat serangan Rusia. Kawasan industri di distrik Solomyanskyi, barat daya Kyiv, turut menjadi sasaran serangan rudal. Serangan juga terjadi di distrik Brovary yang termasuk wilayah Kyiv dan menewaskan seorang pria serta melukai satu orang lainnya, menurut Gubernur Kyiv Tymur Tkachenko.

Pemerintah daerah sebelumnya mengeluarkan peringatan kepada warga pada malam hari dan meminta mereka segera mencari tempat berlindung. Peringatan tersebut menyebut operasi pertahanan udara kemungkinan dilakukan di wilayah Kyiv. Pihak berwenang kemudian berulang kali mengeluarkan peringatan rudal sepanjang malam setelah Angkatan Udara Ukraina mendeteksi rudal bergerak menuju ibu kota.

Serangan udara Rusia juga menyebabkan pemadaman listrik di ribuan bangunan dan membuat sejumlah kawasan Kyiv gelap sepanjang malam. Teknisi berupaya memperbaiki jaringan energi yang rusak setelah serangan tersebut. Media pemerintah Rusia melaporkan bahwa Kementerian Pertahanan Rusia mengeklaim telah menyerang fasilitas produksi komponen drone dan gudang amunisi di Kyiv.

Klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen oleh BBC. Serangan terhadap Kyiv terjadi di tengah meningkatnya intensitas serangan Rusia yang hampir setiap malam menghantam ibu kota Ukraina dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah serangan sebelumnya menyebabkan puluhan orang tewas dan mengalami luka serius.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, lebih dari selusin wilayah di negaranya menjadi sasaran serangan Rusia selama sepekan terakhir. Menurut Zelensky, Rusia meluncurkan lebih dari 1.550 drone penyerang, 1.560 bom udara berpemandu, dan 62 rudal ke Ukraina dalam periode tersebut. Dampak serangan juga dirasakan negara-negara yang berbatasan dengan Ukraina setelah sebuah drone dilaporkan memasuki wilayah udara Rumania.

Kementerian Pertahanan Rumania mengatakan, drone tersebut memasuki wilayah udara nasional pada Kamis dini hari sekitar 13 kilometer di sebelah timur Kota Galați. Masuknya drone tersebut memicu sirene peringatan udara di kawasan perbatasan utara Rumania dengan Ukraina. Drone kemudian jatuh di kawasan tidak berpenghuni dan memicu kebakaran kecil yang berhasil dipadamkan.

Kementerian Pertahanan Rumania memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan material akibat insiden tersebut. Pemerintah Rumania kemudian mencabut peringatan yang sebelumnya diberlakukan. Militer Polandia pada saat bersamaan mengumumkan dimulainya operasi pertahanan udara untuk melindungi wilayah negaranya.

Polandia berbagi sebagian wilayah perbatasan tenggara dengan Ukraina. Ukraina dalam beberapa pekan terakhir juga meningkatkan serangan jarak jauh ke wilayah Rusia. Salah satu serangan terbaru melibatkan sekitar 600 drone yang menyasar Moskwa.

Dua serangan terpisah di Rusia pada pekan ini dilaporkan menewaskan sedikitnya 16 orang, termasuk seorang anak. Ukraina sejak Juli juga berulang kali menyerang gudang milik pengecer daring Wildberries yang kerap disebut sebagai Amazon versi Rusia. Kementerian Pertahanan Ukraina mengklaim serangan terbaru membuat tujuh dari sepuluh pusat logistik terbesar Wildberries tidak dapat beroperasi.

Serangan Ukraina ke wilayah Rusia sebagian ditujukan untuk meningkatkan tekanan terhadap Moskwa agar bersedia melakukan perundingan damai guna mengakhiri perang yang telah berlangsung sekitar empat setengah tahun. Upaya diplomatik untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata sejauh ini belum menunjukkan kemajuan berarti. Rusia dan Ukraina juga terus saling menuduh melakukan serangan terhadap warga sipil.

Rusia memulai invasi skala penuh ke Ukraina pada Februari 2022 dan kini menguasai sekitar seperlima wilayah negara tersebut, terutama di kawasan perbatasan timur. Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi.

Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Rudal Rusia Bombardir Kyiv 8 Orang?

Rudal Rusia Bombardir Kyiv 8 Orang is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Rudal Rusia Bombardir Kyiv 8 Orang matter?

Rudal Rusia Bombardir Kyiv 8 Orang matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.