Sama-sama Berusia 109 Tahun, Dua Sahabat Ini Ungkap Rahasia Panjang Umur
Dua Perempuan Berusia 109 Tahun dan Persahabatan yang Bertahan Sejak 1940-an
Lenterafakta.com – Velma Long dan Dorothy Boggess, dua warga Amerika Serikat yang kini sama-sama menginjak usia 109 tahun, baru-baru ini berbagi pengalaman mereka tentang kunci panjang umur. Namun yang membuat kisah mereka jauh lebih luar biasa dari sekadar angka usia adalah ikatan persahabatan yang telah mereka rawat selama lebih dari delapan dekade, dimulai sejak era 1940-an. Dalam konteks statistik nasional, hanya sekitar 0,03 persen penduduk Amerika Serikat yang berhasil melewati ambang usia 100 tahun, sehingga keberadaan dua perempuan sepuh yang masih aktif dan saling terhubung sungguh menjadi fenomena langka.
Akar Persahabatan di Tengah Bayang Perang Dunia II
Menurut laporan Washington Post pada Sabtu (22/8/2026), benih persahabatan keduanya tertanam pada masa Perang Dunia II. Ketika itu, Boggess yang sedang menempuh studi kesejahteraan sosial di Atlanta memilih berpindah ke Washington DC untuk turut serta dalam upaya perang nasional. Keduanya kemudian menjadi bagian dari kelompok yang dikenal sebagai "Rosie the Riveters" — sebutan bagi perempuan-perempuan yang mengisi kekosongan tenaga kerja di pabrik, galangan kapal, dan kantor pemerintahan setelah kaum pria diterjunkan ke medan tempur.
Long mengabdikan waktunya sebagai juru ketik di Departemen Angkatan Laut AS, sementara Boggess bertugas di Departemen Perang dengan gaji awal sekitar 1.440 dolar AS per tahun. Mengenang masa-masa awalnya di ibu kota, Boggess mengungkapkan:
"Itu sangat menyenangkan. Saya sama sekali tidak mengenal siapa pun di Washington DC."
Tak lama setelah keduanya mulai bekerja di ibu kota, Long dan Boggess saling mengenal dan dengan cepat membentuk ikatan persahabatan yang sangat dekat. Ikatan itu semakin diperkuat oleh fakta bahwa suami mereka berdua merupakan saudara sepupu yang sangat akrab. Hampir seluruh momen kencan yang mereka jalani dilakukan secara bersama-sama.
"Suami saya sangat menyayangi suaminya. Kami menghabiskan banyak waktu bersama dan bepergian ke mana-mana,"
Keterlibatan dalam Gerakan Hak Sipil
Di luar aktivitas kerja, Boggess dan suaminya turut aktif dalam gerakan hak-hak sipil. Pada akhir dekade 1990-an, Boggess mengirimkan surat protes ke redaksi harian The Washington Post setelah media tersebut memuat artikel bertajuk "The War Girls" yang hanya menyoroti pekerja perempuan berkulit putih. Surat koreksi dari Boggess itu kemudian dimuat oleh media terkait pada bulan berikutnya.
Menjaga Kebugaran di Usia Senja
Walaupun tubuh tak lagi selincah masa muda, keduanya tetap berkomitmen menjaga kebugaran. Setiap pagi, Boggess memulai harinya dengan berolahraga di dapur rumah, diiringi lagu "Cha Cha Slide" yang diputar dari sebuah pemutar musik tua (boom box). Pencapaian yang paling ia banggakan adalah belajar berenang pada usia 69 tahun.
Sementara itu, putri Long, Phyllis Valentine (78), mengenang bahwa ibunya masih mampu menari menggunakan sepatu hak tinggi saat merayakan ulang tahun ke-100.
Petualangan di Masa Pensiun
Setelah Long pensiun dari karier di bidang kesejahteraan sosial pada dekade 1970-an, keduanya menyalurkan energi mereka ke hobi menjelajah berbagai negara. Boggess mencatat daftar negara yang pernah dikunjunginya secara alfabetis, mulai dari Argentina hingga Turkiye. Adapun Long memiliki kecenderungan khusus terhadap perjalanan ke Bermuda, Montreal, dan Hawaii.
Rahasia yang Mereka Sepakati
Ketika ditanya tentang kunci utama bertahan hingga usia 109 tahun, keduanya sepakat bahwa menjaga hubungan sosial dan persahabatan merupakan fondasinya.
"Kami berdua telah kehilangan begitu banyak teman dekat. Sangat luar biasa bahwa kami berdua masih bisa berfungsi dengan baik,"
Meskipun kini semakin sulit bagi mereka untuk sering bertemu secara langsung, Long dan Boggess memastikan bahwa sambungan telepon hampir setiap hari tetap menjadi ritual yang tak pernah terputus.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Sama sama Berusia 109 Tahun Dua Sahabat?Sama sama Berusia 109 Tahun Dua Sahabat is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Sama sama Berusia 109 Tahun Dua Sahabat matter?Sama sama Berusia 109 Tahun Dua Sahabat matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.