LenteraFakta
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Tertahan Menuju HI, Wakil Ketua BEM UI Menangis Saat Adu Argumen dengan Polisi

Published Agustus 18, 2026 · Updated Agustus 18, 2026 · By Michael Miller - lenterafakta.com

Momen Emosional Fathimah Azzahra Saat Bentrok dengan Polisi di Bundaran HI

Lenterafakta.com – Keriuhan aksi mahasiswa di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026), diwarnai oleh tangisan Fathimah Azzahra. Wakil Ketua Badan Eksekutiv Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) itu tampak berlinang air mata ketika berdebat langsung dengan aparat kepolisian di lokasi demonstrasi.

Awal Kericuhan: Mobil Komando Dihadang

Bentrokan bermula ketika rombongan mahasiswa mencoba melanjutkan rute perjalanan dari Dukuh Atas ke Bundaran HI menggunakan mobil komando (mokom). Petugas kepolisian menghadang kendaraan tersebut dan menginstruksikan sopir untuk berbalik arah. Fathimah kemudian turun dan terlibat perdebatan sengit dengan petugas yang menghalangi laju massa.

Sementara negosiasi berlangsung di depan barikade, gelombang mahasiswa lain terus berdatangan dari belakang dengan berjalan kaki. Mereka meneriakkan yel-yel "Hidup Mahasiswa!" sambil membentangkan sejumlah spanduk. Jumlah peserta aksi terus membengkak meskipun pagar penghalang polisi masih terpasang di hadapan mereka.

Negosiasi dengan Kapolres Jakarta Pusat

Perwakilan BEM UI kemudian berhadapan langsung dengan Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Reynold Hutagalung, di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman. Fathimah dan rekan-rekannya meminta agar massa diizinkan melanjutkan perjalanan menuju titik aksi di Bundaran HI.

Reynold menegaskan bahwa kepolisian tidak melarang mahasiswa menyampaikan aspirasi. Namun, ia menekankan agar kegiatan tersebut tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun pekerja perkantoran di sekitar kawasan.

"Boleh menyampaikan aspirasi tanpa menganggu aktivitas warga," ujar Reynold.

Fathimah Azzahra langsung menanggapi pernyataan itu dengan nada tajam.

"Bapak mengatasnamakan warga, tapi kalau tidak sesuai apa yang diomongkan bapak harus bertanggung jawab," kata Fathimah.

Argumen Berlanjut: Siapa yang Terganggu?

Reynold kembali menegaskan bahwa aksi di Bundaran HI berpotensi mengganggu lalu lintas dan kegiatan perkantoran. Ia menyebut sejumlah warga setempat berharap massa tidak masuk ke kawasan tersebut.

"Iya silakan, kami sudah berjalan tadi meski tidak warga seluruhnya. Semua warga di sini berharap tidak masuk Bundaran HI," ujarnya.

Seorang mahasiswa langsung membalas dengan mempertanyakan siapa sebenarnya pihak yang merasa terganggu.

"Siapa yang terganggu siapa? Yang mana?" tanya salah seorang mahasiswa.

Reynold menjelaskan bahwa kepolisian akan mengatur penggunaan jalur dan sejumlah lajur di kawasan Bundaran HI.

"Kami atur satu jalur, berapa lajur di Bundaran HI," kata Reynold.

Mahasiswa kembali mempertanyakan dasar pelarangan tersebut.

"Pertanyaannya, siapa yang terganggu aksi kami. Kalau mereka dikasih kesempatan mereka akan aksi bersama kami, tapi dihalang-halangi sama bapak," ujar mahasiswa UI.

Reynold menutup percakapan dengan permohonan maaf sekaligus permintaan agar massa tidak melanjutkan rute ke Bundaran HI.

"Kami mohon maaf betul ini tanggung jawab saya, saya mohon rekan-rekan silakan, kita pernah bertemu tapi jangan cederai aspirasi dan berdampak pada masyarakat," kata Reynold.

Delapan Tuntutan BEM UI

Dalam aksi tersebut, BEM UI membawa delapan tuntutan yang menyentuh berbagai isu: persoalan ekonomi, pemberantasan korupsi, reforma agraria, kebijakan pemerintah, hingga keterlibatan aparat dalam ruang sipil.

Salah satu poin tuntutan menyuarakan solidaritas terhadap warga Nusa Tenggara Tenggara Timur yang tengah dilanda duka akibat gempa berkekuatan M 7,7. Massa menyerukan agar bantuan segera diulurkan untuk meringankan beban korban di daerah tersebut.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Tertahan Menuju HI Wakil Ketua BEM UI?

Tertahan Menuju HI Wakil Ketua BEM UI is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Tertahan Menuju HI Wakil Ketua BEM UI matter?

Tertahan Menuju HI Wakil Ketua BEM UI matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.