LenteraFakta
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Persib Dibekuk Persija, Bobotoh Berharap Maung Bangkit di Seoul

Published September 13, 2026 · Updated September 13, 2026 · By Barbara Rodriguez - lenterafakta.com

Foto : Barbara Rodriguez - lenterafakta.com

Persib Kalah Dramatis dari Persija, Bobotoh Minta Maung Bandung Segera Berbenah

Lenterafakta.com – Persib Bandung belum mampu membawa pulang poin dari lawatannya ke Jakarta pada pekan kedua Super League 2026-2027. Maung Bandung menyerah 1-2 kepada Persija Jakarta dalam laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Sabtu (12/9/2026).

Kekalahan tersebut terasa semakin berat karena gol penentu kemenangan Persija tercipta ketika pertandingan hampir berakhir. Persib sebenarnya sempat membangkitkan harapan pada paruh kedua, tetapi tekanan pada menit akhir membuat mereka gagal mempertahankan hasil imbang.

Babak Pertama Belum Berjalan Sesuai Harapan

Sejak awal laga, Persib menghadapi pertandingan dengan intensitas tinggi. Tim asuhan Igor Tolic belum menemukan permainan terbaiknya sepanjang babak pertama. Aliran bola dan pengembangan serangan Persib dinilai belum memperlihatkan karakter yang biasa diharapkan pendukungnya.

Situasi itu dimanfaatkan Persija untuk mengambil keunggulan. Alexander Jeremejeff membawa tuan rumah unggul pada menit ke-41. Gol tersebut membuat Persib menutup babak pertama dalam kondisi tertinggal 0-1.

Catatan kebobolan sebelum jeda kembali menjadi perhatian. Dalam dua pertandingan awal musim ini, Persib selalu kemasukan gol pada babak pertama. Pola tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi apabila Maung Bandung ingin tampil lebih konsisten pada rangkaian pertandingan berikutnya.

Respons Tolic Membuka Jalan Kebangkitan

Persib menunjukkan wajah berbeda setelah turun minum. Igor Tolic merespons keadaan dengan melakukan sejumlah pergantian pemain dan penyesuaian di lapangan. Perubahan itu memberi dampak pada ritme permainan, terutama ketika Persib mulai memiliki keberanian lebih besar untuk menyerang.

Luka Menalo, yang masuk pada babak kedua, ikut memberikan warna baru bagi permainan tim. Kehadirannya membantu Persib mengembangkan serangan hingga akhirnya gol penyama kedudukan tercipta pada menit ke-82.

Balsa Sekulic menjadi pencetak gol Persib setelah memanfaatkan umpan dari Menalo. Gol itu mengubah skor menjadi 1-1 dan sempat memberi keyakinan bahwa Persib dapat mengakhiri pertandingan dengan hasil positif.

Namun, momentum tersebut tidak bertahan sampai peluit akhir. Persib justru kembali mendapat pukulan pada masa tambahan waktu. Ivan Mamut memenangkan duel menghadapi lini belakang Persib dan mencetak gol pada menit ke-90+5 untuk memastikan Persija menang 2-1.

Gol Akhir yang Menyakitkan

Kebobolan pada detik-detik akhir membuat hasil pertandingan ini terasa lebih menyakitkan bagi Persib dan Bobotoh. Setelah bekerja keras mengejar ketertinggalan, Maung Bandung harus melihat peluang meraih satu poin menghilang tepat menjelang pertandingan selesai.

Meski kecewa, Bobotoh di Bandung masih memandang perjalanan musim ini sangat panjang. Tobias Ginanjar, perwakilan Bobotoh yang juga menjabat Ketua Umum Viking Persib Club, menilai kekalahan ini seharusnya menjadi bahan evaluasi bagi pelatih maupun para pemain.

“Menit akhir (kebobolan) menyakitkan ya. Cuman ya ini masih game kedua, mudah-mudahan Persib berbenah,” kata Tobias Ginanjar.

Persib masih memiliki 32 pertandingan tersisa dalam kompetisi. Karena itu, hasil di Jakarta belum menentukan arah keseluruhan musim, tetapi memberikan gambaran jelas mengenai hal-hal yang perlu diperbaiki. Ketahanan lini belakang, kesiapan sejak awal pertandingan, serta kemampuan menjaga konsentrasi hingga akhir menjadi beberapa aspek yang terlihat penting dari laga ini.

“Masih ada 32 pertandingan lagi. Jadikan ini pelajaran, balas di Bandung nanti dan pertandingan berikutnya jangan kecolongan lagi,” papar Tobias.

Menalo Dinilai Memberi Pengaruh

Dari sudut pandang pendukung, perbedaan penampilan Persib antara babak pertama dan kedua cukup terlihat. Persib dianggap belum berkembang pada awal laga, lalu tampil lebih hidup setelah pergantian pemain dilakukan.

“Babak pertama kayak kurang berkembang ya permainan, kayak kurang bisa seperti biasanya. Tapi tadi dengan masuknya (Luka) Menalo cukup mengubah gaya permainan.”

Masuknya Menalo dan gol Sekulic memperlihatkan bahwa Persib memiliki opsi untuk mengubah jalannya pertandingan. Akan tetapi, perubahan positif tersebut perlu diiringi kestabilan permainan sejak menit awal serta disiplin menjaga pertahanan ketika pertandingan memasuki fase krusial.

Kekalahan dari Persija tentu menjadi hasil yang tidak diinginkan, khususnya karena duel kedua tim selalu membawa tensi besar. Namun, bagi Persib, pertandingan ini juga dapat menjadi titik evaluasi awal musim. Tolic dan skuadnya kini dituntut mencari solusi agar tidak kembali tertinggal pada babak pertama dan mampu mengelola keunggulan maupun hasil imbang sampai laga benar-benar berakhir.

Harapan Bobotoh tetap tertuju pada respons Persib setelah kekalahan ini. Maung Bandung perlu bangkit, memperbaiki kekurangan, dan menunjukkan perkembangan pada pertandingan selanjutnya, termasuk ketika menghadapi agenda di Seoul.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Persib Dibekuk Persija Bobotoh Berharap Maung?

Persib Dibekuk Persija Bobotoh Berharap Maung is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Persib Dibekuk Persija Bobotoh Berharap Maung matter?

Persib Dibekuk Persija Bobotoh Berharap Maung matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.