Skip to content
After Dark
Agustus 6, 2026
Tren

Latest Program: Imbas Tsunami Durian, Festival Makan Musang King Sepuasnya Digelar di Melaka

Mary Smith - lenterafakta.com 3 mins read

Festival Durian Musang King di Melaka Hadirkan Pengalaman Makan Sepuasnya Latest Program - Terbaru, Kota Melaka, Malaysia, menjadi tujuan utama bagi para

Festival Durian Musang King di Melaka Hadirkan Pengalaman Makan Sepuasnya

Latest Program – Terbaru, Kota Melaka, Malaysia, menjadi tujuan utama bagi para penggemar durian premium dengan menggelar festival makanan tahunan yang menawarkan pengalaman “latest program” dalam menikmati buah ini secara gratis. Acara berlangsung di Selandar, Distrik Jasin, pada hari Minggu (5/7/2026), sebagaimana dilaporkan oleh VN Express. Dalam acara ini, 2.000 pengunjung pertama diberi akses tanpa biaya, dengan tiket masuk hanya RM 10 atau sekitar Rp 44.200 per orang. Ini merupakan inisiatif yang menarik minat para pengunjung lokal dan mancanegara.

Strategi Pemerintah untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat

Panitia awalnya merencanakan tarif masuk untuk sajian prasmanan sebesar RM 25 (Rp 110.500) bagi penduduk setempat dan RM 50 (Rp 221.000) untuk pengunjung dari luar Melaka. Namun, dengan subsidi dari Ketua Menteri, Ab Rauf Yusoh, harga tiket turun signifikan. Pernyataan ini diumumkan oleh pihak Tourism Melaka, yang berharap bisa memberikan nilai tambah bagi kegiatan ini sebagai bagian dari latest program pemerintah untuk meningkatkan ekonomi lokal.

“Ab Rauf ingin menjamu masyarakat dengan durian premium dan merayakan musim durian ini bersama-sama dengan mereka,” kata Muhamad Akmal Saleh, Ketua Komite Pembangunan Pedesaan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan, kepada The Star, Kamis (2/7/2026).

Pengaruh Tsunami Durian Terhadap Pasar Lokal

Festival ini juga mencerminkan dampak fenomena “tsunami durian” yang sedang terjadi di Malaysia. Lonjakan produksi buah raya membuat harga durian turun tajam, terutama untuk varietas dengan kualitas rendah. Namun, durian premium seperti Musang King dan Black Thorn tetap stabil di pasaran, dengan harga berkisar RM 25 hingga RM 35 per kilogram serta hingga RM 40 per kilogram. Pemerintah Melaka berharap latest program ini dapat membantu petani dalam mengakses pasar yang lebih luas.

Analisis Pasar dan Dukungan untuk Petani

Menurut Muhamad Akmal Saleh, kebijakan subsidi ini bertujuan memberikan apresiasi kepada masyarakat selama musim panen. Ia menambahkan bahwa harga durian Musang King, varietas yang paling diminati, turun hingga 90 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara itu, durian jenis 101 dan Red Prawn (Udang Merah) sempat dijual dengan harga RM 2 (sekitar Rp 8.840) per buah, dan durian kampung harganya jatuh hingga RM 0,50 per buah.

“Meskipun saat ini terjadi kejutan pasokan durian di pasar, harga eceran untuk durian premium seperti Musang King masih berkisar antara RM 25 hingga RM 35 per kilogram, sementara Black Thorn hampir mencapai RM 40 per kilogram,” jelas Muhamad Akmal kepada Bernama, Selasa (30/6/2026).

Sebagai bagian dari latest program, festival ini juga dirancang untuk memberikan peluang kepada petani lokal agar bisa menjual produk mereka secara langsung kepada konsumen. Selain menikmati durian, pengunjung bisa mengikuti berbagai kegiatan seperti pertunjukan seni tradisional, stan makanan food truck, dan kunjungan ke kebun binatang mini. Dengan demikian, festival ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan edukasi tentang sektor pertanian dan pangan.

Untuk meningkatkan daya tarik, pihak penyelenggara juga menyediakan area khusus bagi pengunjung yang ingin mempelajari cara memilih durian berkualitas. Penjelasan tentang karakteristik buah yang baik, seperti aroma, tekstur, dan rasa, disampaikan oleh petani pengalaman. Langkah ini diharapkan menjadi bagian dari latest program yang menyelaraskan keberlanjutan pertanian dengan daya tarik pariwisata.

Join the discussion