Liga Italia

Rasa Sesal Cesc Fabregas Usai Como Ditahan 10 Pemain AS Roma

codex-bf53b026956e4882acead681f29ff3a0

Rasa Sesal Cesc Fabregas Usai Como Gagal Menang

Lenterafakta.com – Rasa Sesal Cesc Fabregas Usai Como ditahan AS Roma terasa jelas setelah duel Liga Italia 2026-2027 di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Minggu (11/10/2026), berakhir tanpa gol. Como sebenarnya memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan karena Roma harus bermain dengan 10 pemain sejak babak kedua. Namun, laga pekan keenam itu tetap selesai dengan skor 0-0.

Fabregas menilai pertandingan tersebut berjalan menarik karena kedua tim sama-sama berusaha tampil positif dan menyerang. Menurut pelatih asal Spanyol itu, hasil imbang tanpa gol terasa tidak biasa mengingat Como dan Roma mampu menciptakan sejumlah situasi berbahaya sepanjang pertandingan.

“Terkadang, sepak bola memang benar-benar tidak bisa dijelaskan. Tidak biasa melihat dua tim yang sama-sama positif dan menyerang seperti ini bermain imbang 0-0,” ujar Fabregas.

Como tampil berani saat menghadapi tim besutan Gian Piero Gasperini. Fabregas menekankan bahwa keberanian memainkan bola menjadi unsur penting ketika berhadapan dengan Roma. Ia merasa pendekatan yang terlalu berhati-hati dan hanya berfokus pada taktik tidak akan cukup untuk mendapatkan hasil positif.

Como Dominan, Tetapi Tidak Menuntaskan Peluang

Data pertandingan menunjukkan Como lebih aktif dalam menyerang. Tim tuan rumah melepaskan 17 tembakan, dengan tiga di antaranya mengarah ke gawang. Roma menghasilkan sembilan percobaan dan dua tembakan tepat sasaran. Meski unggul dalam jumlah peluang, Como belum mampu menemukan gol penentu.

Rasa Sesal Cesc Fabregas Usai pertandingan juga berkaitan dengan penilaian terhadap permainan timnya saat kedua kesebelasan masih memiliki 11 pemain. Ia menyebut performa Como pada fase tersebut sebagai salah satu penampilan terbaiknya ketika menghadapi Roma.

“Ketika pertandingan masih berlangsung dengan 11 pemain melawan 11 pemain, menurut saya, itu merupakan salah satu penampilan terbaik dalam karier saya saat menghadapi Roma. Ada penyesalan atas hasil akhirnya, tetapi kami bermain bagus,” kata Fabregas.

Situasi laga berubah pada menit ke-53 ketika Donyell Malen mendapat kartu merah. Penyerang Roma itu diusir wasit setelah menerjang bagian pergelangan kaki Bruno Kaiki. Keunggulan jumlah pemain memberi Como kesempatan untuk meningkatkan tekanan kepada lini pertahanan tim tamu.

Evaluasi Fabregas Setelah Keunggulan Jumlah Pemain

Alih-alih mampu memanfaatkan momentum, Como tetap kesulitan membongkar pertahanan Roma. Fabregas menilai timnya seharusnya dapat lebih tenang dalam menguasai bola serta lebih cepat mengalirkan permainan. Dua aspek tersebut dinilai penting agar keunggulan pemain dapat benar-benar menghasilkan peluang matang.

Meski kecewa karena gagal menang, Fabregas tetap melihat sisi baik dari performa Como. Ia menyoroti kemampuan skuad mudanya untuk menghindari ancaman serangan balik Roma. Dalam laga menghadapi lawan yang memiliki karakter kuat, kemampuan menjaga keseimbangan permainan menjadi catatan positif bagi Como.

Rasa Sesal Cesc Fabregas Usai Como gagal mengonversi dominasi menjadi kemenangan tidak menutup apresiasinya terhadap kerja keras para pemain. Como setidaknya memperlihatkan keberanian untuk menguasai permainan dan menekan Roma, meskipun hasil akhir belum sesuai harapan.

Como dan Roma Sama-sama Belum Kembali Menang

Hasil imbang ini membuat Como belum kembali ke jalur kemenangan setelah pada pekan sebelumnya kalah dari Frosinone. Bagi Roma, satu poin di kandang Como menjadi hasil imbang kedua secara beruntun. Sebelumnya, Roma bermain 2-2 melawan Inter Milan setelah sempat unggul 2-0.

Fabregas juga mengungkap bahwa ia mempelajari cara Inter Milan menyulitkan Roma. Menurutnya, laga tersebut memberikan beberapa ide mengenai pendekatan yang dapat diterapkan untuk menghadapi tim asuhan Gasperini.

“Menurut saya, tim yang paling menyulitkan Gasperini adalah Inter asuhan Simone Inzaghi. Dari situlah saya mulai mempelajari beberapa aspek dan mendapatkan sejumlah ide,” tutur Fabregas.

FAQ Como vs AS Roma

Berapa skor Como vs AS Roma?

Como dan AS Roma bermain imbang 0-0 pada pekan keenam Liga Italia 2026-2027.

Siapa pemain Roma yang mendapat kartu merah?

Donyell Malen mendapat kartu merah pada menit ke-53 setelah melakukan pelanggaran terhadap Bruno Kaiki.

Mengapa Fabregas menyesali hasil pertandingan?

Fabregas menilai Como tampil baik dan memiliki keunggulan jumlah pemain, tetapi tidak mampu memaksimalkan peluang untuk meraih kemenangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *