Tren

270 Hari di Laut, Awak Kapal USS Abraham Lincoln Disebut Krisis Makanan dan Depresi Berat

270 Hari di Laut Awak: Krisis di USS Lincoln

Lenterafakta.com – 270 Hari di Laut Awak Kapal Induk USS Abraham Lincoln telah menjadi sorotan publik setelah 5.000 personel menghabiskan lebih dari delapan bulan berlayar tanpa pulang. Hingga Selasa (19/8/2026), durasi deployment tersebut melampaui standar enam bulan yang lazim diterapkan untuk carrier strike group Angkatan Laut Amerika Serikat. Kondisi ini memicu pertanyaan serius soal kesiapan armada, kesejahteraan personel, serta transparansi informasi yang disampaikan kepada keluarga prajurit di daratan.

Penolakan Gedung Putih

Presiden Donald Trump, dalam pernyataan di Ruang Oval Gedung Putih pada Senin (17/8/2026) malam waktu setempat, menyebut laporan pertama yang dimuat CNN sebagai kebohongan pers. Ia menegaskan bahwa kapal induk bertenaga nuklir itu “terawat dalam kondisi sangat baik” dan menolak mengakui adanya persoalan sanitasi maupun fasilitas di atas kapal.

“Itu adalah laporan berita bohong dari CNN,” tegas Trump.

Trump mengakui durasi penugasan sudah cukup panjang, namun menolak menyebutnya mengkhawatirkan dan menambahkan bahwa masa tugas belum sampai titik kritis.

“Penugasannya belum cukup lama,” ujar Trump.

Testimoni dari Daratan

270 Hari di Laut Awak membawa dampak nyata bagi keluarga prajurit yang menunggu di daratan. Testimoni yang beredar menggambarkan jatah makanan sangat terbatas, listrik yang kerap padam, shower ditumbuhi jamur, serta tekanan psikologis yang mencapai titik kritis hingga muncul ancaman dan percobaan bunuh diri di antara personel.

Anggota DPR Mike Levin (Demokrat, California) merinci gambaran kehidupan harian di atas kapal induk tersebut berdasarkan informasi dari keluarga prajurit dan perwakilan militer.

“Kamar mandi berjamur, toilet rusak, layanan binatu mati selama berminggu-minggu, periode panjang tanpa air panas, serta makanan yang hanya berupa setengah cangkir nasi dan dua lembar tortilla,” ungkap Levin.

“Tidak ada sabun, deodoran, maupun pasta gigi,” lanjutnya.

Jason Crow, sesama anggota DPR Demokrat asal Colorado, mengingatkan bahwa ketidakpastian jadwal kepulangan menciptakan beban mental yang terus menumpuk bagi personel dan keluarga mereka di rumah.

“Tekanan mental pada anggota militer kita dan keluarga mereka semakin menumpuk dari minggu ke minggu,” peringat Crow.

Media independen Navy Times dan Stars and Stripes mencatat sejumlah insiden di mana prajurit berupaya melompat dari geladak kapal induk untuk mengakhiri hidup. Seorang istri prajurit meneruskan pesan singkat suaminya yang menulis “berharap tidak bangun lagi besok pagi.” Seorang orang tua prajurit melaporkan bahwa anaknya dan rekan-rekannya “terus-menerus berpikir untuk melompat dari kapal sekadar untuk mendapatkan relief (rasa lega).”

Reaksi Pejabat Militer dan Politik

Pat Fallon, anggota DPR dari Fraksi Republik asal Texas, sebelumnya juga menepis laporan itu dengan alasan belum menerima informasi secara langsung dari sumber militer.

“Saya belum mendengar apa pun secara pribadi. Saya percaya pada Angkatan Laut,” kata Fallon pada Senin.

Laksamana Brad Cooper, Komandan US Central Command, yang meninjau USS Abraham Lincoln pada Sabtu (16/8/2026), menyatakan angka kasus kesehatan mental di kapal itu relatif rendah dibanding kapal induk lain. Sekretaris Pertahanan Pete Hegseth turut menolak laporan tersebut dan menilai pemberitaan telah menyimpangkan kondisi sebenarnya secara total. Hingga saat ini, US Navy belum mengeluarkan tanggapan resmi atas permintaan konfirmasi dari media.

Perbandingan dan Rencana Pergantian

Masa penugasan standar carrier strike group Angkatan Laut AS adalah enam bulan. Namun, keterbatasan armada yang siap operasi ditambah meningkatnya titik konflik global mendorong durasi deployment memanjang secara signifikan. Wall Street Journal melaporkan bahwa kapal induk USS George Washington, yang berbasis di Jepang, direncanakan menggantikan USS Abraham Lincoln. Waktu pergantian tersebut belum dipastikan secara resmi.

FAQ

Berapa lama standar deployment carrier strike group Angkatan Laut AS? Standar yang berlaku adalah enam bulan. Deployment USS Abraham Lincoln telah melampaui angka tersebut secara signifikan dan kini memasuki bulan kesembilan.

Apakah US Navy telah mengonfirmasi laporan krisis pangan dan kesehatan mental? Hingga saat ini, US Navy belum mengeluarkan tanggapan resmi. Pejabat Gedung Putih dan Kementerian Pertahanan justru menepis laporan tersebut dan menyebutnya tidak akurat.

Kapan USS Abraham Lincoln dijadwalkan kembali ke pangkalan? Waktu pergantian dengan USS George Washington belum dipastikan. Wall Street Journal melaporkan rencana pergantian, namun jadwal spesifik belum diumumkan oleh pihak Angkatan Laut.

Apa yang bisa dilakukan keluarga prajurit selama masa tunggu? Keluja dapat menghubungi komando unit untuk menanyakan status deployment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *