8 Gempa Terbesar yang Guncang Jepang Selama 15 Tahun Terakhir
Negara kepulauan yang terletak di jalur Cincin Api Pasifik ini kembali membuktikan kerentanannya terhadap bencana tektonik. Pada hari Selasa, tanggal 28 Juli
Jepang Kembali Diguncang Gempa Besar: Tinjauan 8 Gempa Utama dalam Setengah Dekade
Lenterafakta.com – Negara kepulauan yang terletak di jalur Cincin Api Pasifik ini kembali membuktikan kerentanannya terhadap bencana tektonik. Pada hari Selasa, tanggal 28 Juli 2026, wilayah selatan Jepang dilanda guncangan kuat berkekuatan magnitudo 7,1. Prefektur Kumamoto menjadi episentrum yang merasakan dampak paling signifikan, menyebabkan kerusakan infrastruktur, jatuhnya korban, serta pengungsian massal. Peristiwa ini menjadi bagian dari catatan penting mengenai 8 Gempa Terbesar yang Guncang Jepang dalam periode terkini.
Hingga Rabu, 29 Juli 2026, jumlah korban tewas tercatat mencapai 13 orang. Sekitar 300.000 penduduk terpaksa meninggalkan rumah mereka menuju pusat-pusat evakuasi. Pemadaman listrik meluas ke ribuan rumah tangga, sehingga sejumlah pabrik terpaksa menghentikan kegiatan produksinya. Respons darurat segera diaktifkan untuk memastikan keselamatan warga dan pemulihan infrastruktur kritis.
Posisi Geografis yang Rentan
Kedudukan Jepang di kawasan Ring of Fire menjadikan negara ini sebagai salah satu wilayah paling aktif secara seismik di dunia. Palung laut dan gunung berapi yang mengelilingi Samudra Pasifik menjadi penyebab utama tingginya frekuensi gempa. Data menunjukkan Jepang menyumbang sekitar 20 persen dari total gempa bumi bermagnitudo 6 atau lebih yang terjadi global. Setiap tahunnya, warga Jepang merasakan kurang lebih 2.000 guncangan.
Pemerintah Jepang melalui pernyataan resmi pada Rabu, 29 Juli 2026, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Wilayah ini memiliki sejarah kuat dalam hal gempa beruntun, sebagaimana yang terjadi pada bencana tahun 2016. Warga diminta berhati-hati terhadap kemungkinan gempa susulan hingga magnitudo 7, khususnya dalam dua hingga tiga hari ke depan.
Menurut analisis ahli, gempa terbaru dipicu oleh pergeseran horizontal dua lempeng patahan yang bergerak berlawanan arah. Pusat gempa berada di darat dengan kedalaman dangkal, menandakan aktivitas seismik yang sangat intens. Jarak episenter sekitar 20 kilometer dari zona patahan Hinagu juga menjadi indikator penting, mengingat lokasi tersebut pernah memicu gempa besar delapan tahun silam.
Sebelum peringatan resmi dicabut pada pukul 18.10 waktu setempat, sempat dikeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah pesisir Laut Ariake dan Yatsushiro. Pemerintah menilai masih terlalu dini untuk memastikan keterkaitan langsung antara gempa terbaru ini dengan peristiwa Kumamoto tahun 2016.
Daftar Gempa-Gempa Besar dalam 15 Tahun Terakhir
Berikut rangkuman delapan guncangan signifikan yang pernah melanda Jepang dalam kurun waktu satu setengah dekade terakhir. Catatan ini mencakup 8 Gempa Terbesar yang Guncang Jepang dan memberikan gambaran komprehensif tentang ancaman seismik yang dihadapi negara tersebut.
Gempa Magnitudo 9,0 – Bencana dahsyat ini menghantam wilayah timur laut Jepang, disertai gelombang tsunami yang mematikan. Hampir 20.000 jiwa melayang, dan krisis nuklir di PLTN Fukushima menjadi yang terparah sejak Chernobyl.
Gempa Magnitudo 7,3 di Kumamoto – Guncangan ini menewaskan lebih dari 270 orang, sebagian besar tertimbun longsor atau akibat dampak cuaca buruk pasca-gempa.
Gempa Magnitudo 6,1 di Osaka – Kota metropolitan ini mengalami empat korban jiwa dan ratusan luka-luka. Aktivitas industri di kawasan tersebut sempat terhenti total.
Gempa Magnitudo 6,7 di Hokkaido – Pulau terbesar di Jepang utara ini lumpuh total. Lebih dari 40 orang meninggal dunia, longsor terjadi di berbagai titik, dan 5,3 juta penduduk terdampak pemadaman listrik.
Gempa Magnitudo 7,3 Lepas Pantai Fukushima – Puluhan orang mengalami cedera, sementara aliran listrik padam hingga mencapai wilayah Tokyo Raya.
Gempa Magnitudo 7,4 di Fukushima – Guncangan berikutnya ini memakan tiga nyawa dan melukai lebih dari 200 orang.
Gempa Magnitudo 7,6 di Semenanjung Noto – Terjadi tepat pada Hari Tahun Baru, bencana ini mencatatkan lebih dari 300 korban tewas.
Gempa Magnitudo 7,1 di Lepas Pantai Miyazaki – Peristiwa ini menandai pertama kalinya Jepang mengeluarkan peringatan risiko megagempa dalam sejarah, yang kemudian dicabut setelah satu minggu berlalu. Guncangan ini juga tercatat sebagai kali pertama magnitudo 7,1 melanda Jepang sejak Januari 2024 di Semenanjung Noto.
