8 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula dalam Sehari – Mudah Lapar hingga Susah Tidur
lebihan, Mulai dari Rasa Lapar hingga Gangguan Tidur 8 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula dalam Sehari—hal ini bisa terlewat oleh banyak orang, meski
8 Tanda Tubuh Mengonsumsi Gula Berlebihan, Mulai dari Rasa Lapar hingga Gangguan Tidur
8 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula dalam Sehari—hal ini bisa terlewat oleh banyak orang, meski memiliki dampak signifikan pada kesehatan. Kebiasaan mengonsumsi gula secara berlebihan sering kali terjadi secara tidak sadar, mulai dari minuman manis hingga camilan ringan. Menurut WebMD (9/1/2024), gula tambahan yang terlalu banyak masuk ke tubuh bisa mengganggu metabolisme, memicu peningkatan berat badan, dan memengaruhi mood. Jika Anda merasa terus-menerus lapar, lelah, atau gugup, mungkin tubuh sedang mengalami kelebihan gula. Pemahaman tentang 8 tanda tubuh mengonsumsi gula berlebihan menjadi kunci untuk mengendalikan pola makan.
Batasan Konsumsi Gula Menurut Organisasi Kesehatan
Menurut Kementerian Kesehatan Indonesia, batas konsumsi gula harian ideal adalah 50 gram, setara empat sendok makan. Sementara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan batas lebih ketat, yaitu 25 gram atau sekitar enam sendok teh per hari. Dalam sebuah studi oleh Everyday Health (14/8/2026), ahli gizi Jessica Cording menjelaskan bahwa gula tambahan memengaruhi energi, suasana hati, dan risiko penyakit kronis.
“Gula adalah sumber energi yang sangat cepat, tetapi efeknya tidak bertahan lama. Dalam 30 menit, Anda akan kembali lapar atau butuh energi tambahan,”
kata Cording.
Kelebihan konsumsi gula juga berdampak pada metabolisme tubuh. Fluktuasi kadar gula darah yang ekstrem dapat menyebabkan perasaan lelah atau cemas, serta merusak keseimbangan hormon. Menurut penelitian terkini, konsumsi gula berlebihan meningkatkan risiko penyakit seperti obesitas, diabetes tipe 2, dan gangguan jantung. Oleh karena itu, mengenali 8 tanda tubuh mengonsumsi gula berlebihan adalah langkah awal untuk memperbaiki pola hidup sehat.
Gejala Fisik yang Mengindikasikan Konsumsi Gula Berlebihan
Satu dari 8 tanda tubuh mengonsumsi gula berlebihan adalah rasa lapar yang tak kunjung reda, bahkan setelah makan. Ahli gizi Keri Stoner-Davis dari Lemond Nutrition di Texas mengatakan bahwa gula memuaskan indra perasa tetapi tidak memberikan rasa kenyang yang tahan lama.
“Gula memuaskan indra perasa, tetapi sebenarnya tidak memuaskan atau mengenyangkan perut kita,”
ujarnya.
Fluktuasi kadar gula darah juga bisa membuat seseorang mudah lelah. Kebiasaan konsumsi gula tinggi menyebabkan lonjakan energi cepat, tetapi tubuh cepat kehilangan daya tahan. Stoner-Davis menambahkan bahwa ini sering membuat individu merasa gelisah atau butuh camilan tambahan.
“Ketika kadar gula darah turun drastis, tubuh merasa tidak terpenuhi, sehingga memicu keinginan makan lebih banyak,”
jelasnya.
Perubahan Suasana Hatipun Jadi Tanda Kebanyakan Gula
Mudah tersinggung, gelisah, atau perubahan mood yang drastis bisa menjadi tanda kebanyakan gula dalam sehari. Ahli gizi Jessica Cording menyebutkan bahwa fluktuasi kadar gula darah mengganggu fungsi otak, yang berdampak pada emosi.
“Otak kita sangat bergantung pada kadar gula darah normal untuk menunjang fungsinya,”
lanjut Cording.
Kelebihan gula juga memengaruhi hormon leptin, zat yang mengendalikan rasa lapar. Menurut Li, penulis buku Eat to Beat Disease, konsumsi gula tinggi merusak ekosistem bakteri baik di usus.
“Ketika mikrobioma usus tidak seimbang, tubuh mengalami kekacauan dalam mengatur rasa lapar dan energi,”
kata Li. Ini bisa membuat seseorang mudah tergoda untuk mengonsumsi makanan manis secara berlebihan.
Pola Makan dan Kebiasaan Harian yang Memicu Kebanyakan Gula
8 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula dalam Sehari juga terkait dengan pola makan dan kebiasaan harian. Misalnya, mengonsumsi camilan manis di antara makanan utama bisa memicu peningkatan asupan gula. Selain itu, makanan olahan seperti roti, sereal, dan protein bar sering kali mengandung gula tambahan yang tidak terlihat.
“Makanan yang terasa gurih atau manis tidak selalu mengandung gula sedikit. Justru sebaliknya, beberapa produk makanan mengandung gula dalam jumlah tinggi,”
tambah Cording.
Kebiasaan seperti minum kopi susu atau soda secara rutin bisa menyumbang sebagian besar kebutuhan gula harian. Jika seseorang tidak memantau konsumsi gula, hal ini bisa berujung pada gejala seperti kelelahan, perubahan suasana hati, dan peningkatan risiko penyakit jangka panjang. Menurut WebMD, tubuh yang terus-menerus kelebihan gula mengalami perubahan metabolisme yang bisa berdampak pada kesehatan jangka panjang.
Bagaimana Cara Mengatasi Kebanyakan Gula dalam Sehari?
Untuk mengatasi 8 tanda tubuh mengonsumsi gula berlebihan, seseorang perlu membatasi asupan gula tambahan. Cara sederhana seperti mengganti minuman manis dengan air putih atau teh herbal bisa membantu mengurangi konsumsi gula. Selain itu, mengurangi camilan manis dan memilih makanan rendah gula, seperti buah segar atau sayur, bisa menjadi solusi.
“Jika Anda menyadari perubahan emosi sering terjadi setelah makan camilan manis, ini bisa menjadi tanda konsumsi gula berlebihan,”
tambah Li.
Penelitian terbaru juga menyarankan untuk menghindari gula tambahan setidaknya satu jam sebelum tidur. Ini karena gula memengaruhi kadar gula darah dan bisa memicu insomnia atau susah tidur. Dengan memahami 8 tanda tubuh mengonsumsi gula berlebihan, seseorang bisa mengambil langkah-langkah yang tepat untuk memperbaiki kesehatan secara keseluruhan. Konsistensi dalam mengontrol konsumsi gula adalah kunci untuk mencegah efek negatif jangka panjang.
