Tren

Apa Itu Siklon Tropis Saudel yang Memicu Cuaca Ekstrem di Indonesia?

Lenterafakta.com – Masyarakat diingatkan akan adanya cuaca ekstrem di berbagai daerah akibat Siklon Tropis Saudel. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) menyebut, siklon yang terpusat di Filipina ini tetap akan memengaruhi cuaca di Indonesia. Siklon Tropis Saudel saat ini berada di Samudra Pasifik timur laut Papua.

Prakirawan BMKG Henokvita menjelaskan bahwa Siklon Tropis Saudel terpantau memiliki tekanan udara 990 hektopascal (hPa) dengan kecepatan angin maksimum 55 knot yang bergerak ke arah barat laut. "Keberadaan siklon tropis ini menginduksi low-level jet serta daerah konvergensi dan konfluensi di Samudra Pasifik utara Papua," kata dia, dilansir dari Antara pada Jumat (21/8/2026). Selain Siklon Tropis Saudel, BMKG juga memantau daerah tekanan rendah di Samudra Pasifik utara Papua yang berdampak hingga ke Maluku Utara, serta sirkulasi siklonik di Selat Makassar yang memicu konvergensi di Sulawesi Barat dan Kalimantan Timur.

Adapun kombinasi fenomena tersebut dilaporkan dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan secara signifikan di berbagai wilayah Indonesia. Untuk wilayah barat Indonesia, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Sumatra Utara dan Sumatra Barat, khususnya Kota Padang. Sementara itu, hujan ringan diprakirakan mengguyur Medan, Pekanbaru, Bandar Lampung, dan Tanjung Selor.

Siklon Tropis Saudel adalah nama sistem badai tropis bertekanan udara sangat rendah yang terbentuk di atas perairan hangat Samudra Pasifik Barat (sebelah timur Filipina). Dilansir dari Hong Kong Observatory pada Jumat (21/8/2026), nama Saudel adalah nama baru dari siklon tropis di Pasifik Utara bagian barat dan Laut Cina Selatan. Dulunya siklon ini bernama Soudelor, merujuk pada pengawal atau prajurit kepercayaan Kepala Suku Pohnpei legendaris, Soudelor, di Mikronesia.

Nama siklon ini disetujui oleh Komisi Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Asia dan Pasifik, serta Komite Topan Organisasi Meteorologi Dunia pada Sesi ke-49 di Yokohama, Jepang, pada Februari 2017. Siklon Tropis Saudel tercatat mulai terbentuk sebagai bibit tropis di Pasifik Utara bagian barat sekitar 920 km di sebelah timur Manila pada pagi hari tanggal 19 Oktober 2020. Saudel umumnya bergerak ke arah barat laut dan menguat secara bertahap.

Badai ini melintasi Luzon pada malam tanggal 20 Oktober dan memasuki bagian tengah Laut Cina Selatan pada pagi harinya. Saudel berbelok untuk bergerak ke arah barat laut sepanjang hari. Saat melintasi Laut Cina Selatan menuju Vietnam, Saudel berinteraksi dengan massa udara dingin ( northeast monsoon ).

Interaksi ini menyebabkan kecepatannya berada di Kategori 1 (sekitar 130 km/jam) sebelum akhirnya melemah dengan cepat saat mendekati daratan Vietnam pada tahun 2020 lalu. Saudel kemudian berbelok ke arah barat dan melemah secara bertahap. Oleh karena itu, siklon ini bisa berdampak ke Jepang, Korea Selatan, Tiongkok dan sekitarnya, serta Vietnam dan beberapa negara lainnya.

Namun, daerah yang paling terimbas siklon ini adalah Filipina. Hingga saat ini, Siklon Tropis Saudel tercatat terjadi hanya pada tahun 2020 saja. Sementara pada tahun ini, siklon tersebut juga mulai bergerak ke arah barat laut.

Maka dari itu, sebagian wilayah Jepang, Korea Selatan, dan Vietnam mengimbau para warganya untuk berhati-hati selama beraktivitas karena dampaknya dapat memicu hujan berdurasi panjang di beberapa daerah. Meski Siklon Tropis Saudel memengaruhi beberapa wilayah di Indonesia, ada juga beberapa daerah yang masih berada dalam kondisi cerah berawan hingga berawan tebal. BMKG memprediksi wilayah cerah berawan menaungi Banda Aceh, Tanjung Pinang, Jambi, Palembang, Pangkal Pinang, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya.

BMKG turut mendeteksi potensi udara kabur di Bengkulu, Yogyakarta, Pontianak, Palangka Raya, dan Samarinda, serta fenomena asap atau kabut di Banjarmasin. Untuk wilayah timur Indonesia, hujan ringan diproyeksikan terjadi di Mamuju, Ambon, dan Jayapura, sedangkan udara kabur berpotensi melingkupi Mataram dan Palu. Kemudian, kota-kota besar lainnya seperti Denpasar, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayawijaya, hingga Merauke diperkirakan mengalami kondisi cerah berawan hingga berawan tebal.

Terkait hal tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk aktif dan terus memperbarui data perkembangan cuaca resmi harian melalui berbagai kanal informasi digital mereka. Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi.

Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

Frequently Asked Questions

What is Apa Itu Siklon Tropis Saudel?

Apa Itu Siklon Tropis Saudel is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Apa Itu Siklon Tropis Saudel matter?

Apa Itu Siklon Tropis Saudel matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *