Skip to content
After Dark
Agustus 5, 2026
Tren

Apa yang Terjadi pada Tubuh jika Minum Teh Hijau Setiap Hari? Ini 6 Efeknya

Michael Miller - lenterafakta.com 2 mins read

Manfaat Teh Hijau bagi Kesehatan Tubuh Apa yang Terjadi pada Tubuh jika - Teh hijau diproses dari daun tanaman Camellia sinensis dengan cara minimal, sehingga

Apa yang Terjadi pada Tubuh jika Minum Teh Hijau Setiap Hari? Ini 6 Efeknya

Manfaat Teh Hijau bagi Kesehatan Tubuh

Apa yang Terjadi pada Tubuh jika – Teh hijau diproses dari daun tanaman Camellia sinensis dengan cara minimal, sehingga senyawa alaminya tetap terjaga. Minuman ini telah lama dikenal sebagai bahan yang bisa memberikan banyak keuntungan bagi kesehatan. Salah satu keistimewaan utama dari teh hijau adalah kandungan antioksidannya yang tinggi, khususnya polifenol seperti katekin. Senyawa ini berperan dalam melawan radikal bebas, mengurangi peradangan, melindungi sel tubuh dari stres oksidatif, serta mencegah kerusakan sel yang bisa memicu penyakit kronis.

Kesehatan Liver

Dikutip dari Eating Well pada Rabu 15 Juli 2026, konsumsi teh hijau secara teratur mungkin membantu menjaga fungsi hati. Senyawa aktif di dalamnya diketahui mengurangi peradangan dan melindungi sel-sel liver dari kerusakan. Manfaat ini didominasi oleh katekin, terutama epigallocatechin gallate (EGCG), yang merupakan komponen utama dalam teh hijau.

“Teh hijau memiliki katekin, termasuk EGCG, yang dapat mendukung pertahanan antioksidan, mengatur peradangan, dan memengaruhi metabolisme lemak di hati,” kata ahli gizi Johannah Katz, MA, RDN.

Manfaat Jangka Panjang

Menurut Malina Malkani, MS, RDN, CDN, LDN, BLW, efek positif ini bisa terasa jika teh hijau diminum secara rutin dalam waktu lama. “Individu yang menjadikan minum teh hijau sebagai bagian dari rutinitas selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun cenderung mengalami risiko lebih rendah terkena penyakit hati berlemak dan kanker hati,” ujar Malkani.

Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah

Mengonsumsi teh hijau secara berkala juga berpotensi menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Beberapa penelitian menunjukkan hubungan antara minum teh hijau dengan penurunan kadar kolesterol total dan LDL, yang disebut kolesterol jahat. Senyawa antiinflamasi seperti EGCG mungkin juga berperan dalam merelaksasi pembuluh darah serta mengurangi peradangan.

“Konsumsi teh hijau berkaitan dengan penurunan risiko gangguan kardiovaskular,” jelas Verywell Health (25 Maret 2026).

Kesehatan Otak

Teh hijau dipercaya memberikan manfaat untuk fungsi kognitif. Kombinasi kafein dan L-theanine dalam minuman ini diketahui meningkatkan suasana hati, energi, respons motorik, fokus, serta daya ingat. Selain itu, L-theanine membantu mengurangi stres dengan meningkatkan produksi dopamin dan serotonin, dua zat kimia otak yang berperan dalam kesehatan mental.

Pencegahan Penyakit Neurodegeneratif

Katekin, terutama EGCG, juga diduga melindungi sel otak dari kerusakan akibat radikal bebas. Senyawa ini mungkin turut berkontribusi dalam menurunkan risiko penyakit seperti penurunan fungsi kognitif akibat penuaan, demensia, Alzheimer, dan Parkinson. Dalam satu studi, konsumsi teh hijau dikaitkan dengan penurunan risiko gangguan kognitif terkait usia hingga 64 persen, meski sudah mempertimbangkan faktor usia, gaya hidup, dan kondisi kesehatan lainnya.

Pengaruh pada Metabolisme

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kafein dan katekin dalam teh hijau bisa meningkatkan metabolisme tubuh. Sebuah studi menemukan bahwa mengonsumsi ekstrak teh hijau (GTE) sekitar 857 miligram per hari selama 12 minggu terkait dengan penurunan berat badan serta indeks massa tubuh (BMI) yang lebih rendah.

Join the discussion