Skip to content
After Dark
Agustus 5, 2026
Tren

Apakah Gempa Besar yang Melanda California – Venezuela, dan Jepang Saling Berkaitan? Ini Penjelasannya

Mary Taylor - lenterafakta.com 3 mins read

Apakah Gempa Besar yang Melanda California, Venezuela, dan Jepang Saling Berkaitan?

Apakah Gempa Besar yang Melanda California – Venezuela, dan Jepang Saling Berkaitan? Ini Penjelasannya

Apakah Gempa Besar yang Melanda California, Venezuela, dan Jepang Saling Berkaitan? Ini Penjelasannya

Apakah Gempa Besar yang Melanda California – Beberapa hari terakhir, gempa besar yang melanda California, Venezuela, dan Jepang menjadi perbincangan hangat di media sosial. Ketiga peristiwa ini terjadi dalam jangka waktu yang berdekatan, memicu pertanyaan apakah gempa besar yang melanda ketiga wilayah tersebut saling terkait. Menurut Daryono, anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), gempa-gempa tersebut tidak memiliki hubungan langsung. “Setiap gempa memiliki sumber dan mekanisme berbeda, sehingga tidak bisa dikaitkan secara langsung,” jelas Daryono dalam wawancara dengan Kompas.com, Kamis (25/6/2026).

Perbedaan Sumber dan Mekanisme Gempa

Gempa yang melanda California terjadi akibat aktivitas sesar aktif di wilayah utara Negara Bagi tersebut. Berbeda dengan gempa di Venezuela yang juga diakibatkan oleh sesar aktif, tetapi lokasinya berbeda. Sementara itu, gempa di Jepang dipicu oleh mekanisme zona subduksi atau megathrust, yang merupakan proses lempeng bumi bertumbukan. “California dan Venezuela memiliki sumber gempa yang berbeda, sedangkan Jepang diakibatkan oleh zona subduksi yang berbeda pula,” tambah Daryono.

Ketiga gempa tersebut terjadi di wilayah geologis yang berbeda. Gempa di California Utara, yang terjadi Rabu (24/6/2026) pukul 22.10 WIB, memiliki pusat gempa di daratan sekitar 11 kilometer utara Redwood Valley dengan kedalaman 8,9 kilometer. Gempa Venezuela, Kamis (25/6/2026) pukul 05.05 WIB, berpusat di sekitar 23 kilometer tenggara Yumare dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa Jepang, yang juga terjadi pada hari yang sama, berpusat di laut 35 kilometer timur-timur laut Kota Kuji dengan kedalaman 51,7 kilometer. Berdasarkan data tersebut, dapat dilihat bahwa intensitas dan karakteristik gempa yang melanda masing-masing wilayah berbeda.

Karakteristik Gempa di Wilayah Berbeda

Gempa yang melanda California Utara mengguncang wilayah daratan dan mencapai intensitas VI-VII MMI. Menurut Daryono, guncangan ini cukup kuat untuk menyebabkan kerusakan ringan hingga sedang pada bangunan yang tidak dirancang tahan gempa. “Sumber gempa di California mengakibatkan getaran yang terasa jelas di permukiman sekitarnya,” ujarnya.

“Gempa yang melanda Venezuela berkekuatan 7,5 dan mengguncang pantai utara daerah tersebut, dengan intensitas VI hingga IX MMI. Gempa ini juga didahului oleh gempa pendahuluan berkekuatan 7,2 hanya dalam waktu selisih 40 detik,” kata Daryono.

Gempa yang melanda Jepang, berkekuatan 6,9, memiliki pusat gempa di laut dan intensitas VI MMI. Daryono menjelaskan bahwa kedalaman gempa Jepang (51,7 kilometer) mengurangi potensi tsunami. “Meski guncangan cukup kuat, kedalaman yang dalam membuat dampaknya terbatas pada wilayah daratan,” tambahnya.

Kedekatan Waktu Hanya Kebetulan

Daryono menegaskan bahwa ketiga gempa yang melanda terjadi dalam waktu singkat, tetapi ini hanyalah kebetulan. “Apakah gempa besar yang melanda California, Venezuela, dan Jepang terjadi secara bersamaan? Tidak, itu hanya kebetulan karena jumlah sumber gempa di permukaan bumi sangat banyak,” jelasnya. Daryono menekankan bahwa kejadian gempa tidak selalu terkait satu sama lain, terutama jika terjadi di wilayah geologis yang berbeda.

Berdasarkan sejarah, gempa yang melanda wilayah California, Venezuela, dan Jepang adalah hal yang wajar. California terletak di daerah sesar San Andreas yang aktif, sementara Venezuela memiliki aktivitas sesar di wilayah Pantai Utara. Jepang, di sisi lain, sering mengalami gempa akibat letaknya di zona subduksi Pasifik. “Apakah gempa besar yang melanda ketiga negara ini bisa diprediksi? Tidak, karena faktor-faktor geologis bisa berubah dalam waktu singkat,” tambah Daryono.

Pengaruh dan Penjelasan Singkat

Ketiga gempa yang melanda California, Venezuela, dan Jepang memiliki dampak berbeda terhadap masyarakat. Di California, guncangan menyebabkan kerusakan pada infrastruktur dan mengganggu kehidupan sehari-hari. Di Venezuela, intensitas gempa yang lebih tinggi hampir mengakibatkan kerusakan signifikan di Caracas. Sementara itu, gempa Jepang memicu perasaan takut dan kesulitan berdiri tegak, tetapi tidak menyebabkan ancaman tsunami. “Apakah gempa besar yang melanda ketiga negara ini bisa dianggap sebagai kejadian bersamaan? Tidak, karena setiap wilayah memiliki siklus aktivitas geologis yang berbeda,” pungkas Daryono.

Join the discussion