BMKG Peringatan Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok 2 Agustus 2026, Ini Wilayahnya
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini mengenai potensi cuaca ekstrem yang akan melanda beberapa kawasan di
BMKG Mengumumkan Waspada Hujan Deras dan Angin Kencang untuk 2 Agustus 2026
Lenterafakta.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini mengenai potensi cuaca ekstrem yang akan melanda beberapa kawasan di Indonesia. Peringatan ini mencakup hujan lebat disertai tiupan angin kencang yang diprediksi terjadi pada hari Minggu, tanggal 2 Agustus 2026. Meskipun sebagian besar Nusantara telah memasuki fase musim kemarau, kondisi tersebut tidak menutup kemungkinan adanya curah hujan signifikan.
Menurut analisis BMKG, pola iklim global saat ini masih mendukung kelangsungan cuaca kering. Indikator penting yang menunjukkan hal ini adalah nilai indeks Nino 3.4 dasarian yang mencapai +2.26, sementara Southern Oscillation Index (SOI) tercatat sebesar -28.2. Kedua angka tersebut mengindikasikan terjadinya fenomena El Nino yang kuat, yang diperkirakan akan terus mengalami penguatan. Fenomena El Nino ini memiliki kecenderungan untuk menekan pembentukan awan hujan serta mengurangi total curah hujan di berbagai daerah.
Hal ini tercermin dalam prakiraan Dasarian I Agustus 2026, di mana BMKG memetakan distribusi curah hujan sebagai berikut:
“Kondisi ini tercermin dalam prakiraan Dasarian I Agustus 2026, di mana curah hujan kategori rendah diprediksi mendominasi sekitar 91,43 persen wilayah Indonesia, sementara 8,57 persen lainnya berada pada kategori menengah, tanpa adanya wilayah yang diprakirakan mengalami curah hujan kategori tinggi maupun sangat tinggi,” tulis BMKG dalam keterangannya.
Meskipun dominasi cuaca kering, peluang hujan tetap terbuka di sejumlah lokasi tertentu. Aktivitas gelombang atmosfer, khususnya Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin yang bergerak melewati Sumatera dan Kalimantan, diyakini mendukung pertumbuhan awan hujan. Selain itu, osilasi Madden-Julian (MJO) juga diprediksi memberikan pengaruh spasial terhadap kawasan Indonesia bagian timur.
Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah kehadiran Bibit Siklon Tropis 94W di Samudra Pasifik, tepat di sebelah utara Papua Barat. Keberadaan sistem ini berpotensi menciptakan pola konvergensi dan konfluensi di sekitar Laut Filipina serta wilayah-wilayah di dekat sirkulasinya. Pertemuan dan penumpukan massa udara akibat kondisi tersebut meningkatkan kemungkinan terjadinya hujan lokal dengan intensitas ringan hingga lebat.
Selain potensi hujan, BMKG juga mencatat peningkatan kecepatan angin permukaan yang akan berlangsung di sejumlah perairan selama beberapa hari mendatang. Kawasan perairan yang terdampak meliputi sebagian Laut Andaman, Laut China Selatan, Selat Karimata, Laut Jawa, Samudra Hindia selatan Jawa hingga selatan Nusa Tenggara Timur, serta Laut Flores, Laut Banda, Laut Seram, dan Laut Arafura.
“Keberadaan Bibit Siklon Tropis 94W turut berpotensi meningkatkan kecepatan angin dan tinggi gelombang di perairan utara Indonesia,” papar BMKG.
Daerah yang Berpotensi Terdampak
Berdasarkan prakiraan cuaca resmi BMKG, berikut adalah wilayah-wilayah yang berisiko mengalami hujan lebat dan angin kencang pada Minggu, 2 Agustus 2026:
Untuk Minggu, 2 Agustus 2026:
– Aceh
– Sumatera Utara
– Sumatera Barat
– Riau
– Jambi
– Sumatera Selatan
– Bengkulu
– Lampung
– Banten
– DKI Jakarta
– Jawa Barat
– Jawa Tengah
– Jawa Timur
– Kalimantan Barat
– Kalimantan Tengah
– Kalimantan Selatan
– Kalimantan Timur
– Kalimantan Utara
– Sulawesi Utara
– Sulawesi Tengah
– Sulawesi Selatan
– Sulawesi Tenggara
– Gorontalo
– Maluku
– Maluku Utara
– Papua Barat
– Papua
Untuk Senin, 3 Agustus 2026:
BMKG juga memprakirakan potensi hujan lebat dan angin kencang masih akan terjadi pada Senin (3/8/2026), ini rinciannya:
– Aceh
– Sumatera Utara
– Sumatera Barat
– Riau
– Jambi
– Sumatera Selatan
– Bengkulu
– Lampung
– Banten
– DKI Jakarta
– Jawa Barat
– Jawa Tengah
– Jawa Timur
– Kalimantan Barat
– Kalimantan Tengah
– Kalimantan Selatan
– Kalimantan Timur
– Kalimantan Utara
– Sulawesi Utara
– Sulawesi Tengah
– Sulawesi Selatan
– Sulawesi Tenggara
– Gorontalo
– Maluku
– Maluku Utara
– Papua Barat
– Papua
Demikian daftar wilayah yang diprakirakan berpotensi mengalami hujan lebat dan angin kencang berdasarkan prakiraan BMKG untuk 31 Juli hingga 1 Agustus 2026.
Imbauan untuk Masyarakat
BMKG mengimbau masyarakat yang berada di wilayah berpotensi terdampak untuk tetap waspada terhadap kemungkinan hujan lebat, angin kencang, banjir, genangan, pohon tumbang, maupun gangguan aktivitas akibat cuaca ekstrem. Masyarakat juga disarankan terus memantau informasi prakiraan cuaca terbaru yang dikeluarkan BMKG.
