Skip to content
After Dark
Agustus 5, 2026
Tren

Cari Gen Umur Panjang – Ilmuwan Teliti 3 Bersaudara Brasil dengan Total Usia 316 Tahun

Michael Miller - lenterafakta.com 2 mins read

Cari Gen Umur Panjang, Ilmuwan Teliti 3 Bersaudara Brasil dengan Total Usia 316 Tahun Cari Gen Umur Panjang - Para ilmuwan berupaya mengungkap misteri kunci

Cari Gen Umur Panjang – Ilmuwan Teliti 3 Bersaudara Brasil dengan Total Usia 316 Tahun

Cari Gen Umur Panjang, Ilmuwan Teliti 3 Bersaudara Brasil dengan Total Usia 316 Tahun

Cari Gen Umur Panjang – Para ilmuwan berupaya mengungkap misteri kunci untuk memperpanjang usia manusia, terutama mengapa sebagian orang tetap sehat secara fisik dan mental di usia lanjut. Mereka memilih tiga saudara kandung dari Brasil sebagai subjek utama penelitian, dengan total usia yang mencapai 316 tahun. Keluarga ini baru dinobatkan oleh Guinness World Records sebagai tiga bersaudara tertua di dunia yang masih hidup.

Proyek DNA Longevo: Membongkar Proses Penuaan

Studi ini bagian dari Proyek DNA Longevo, yang dipimpin oleh Mayana Zatz dari Universitas Sao Paulo. Proyek ini bertujuan menggali faktor biologis mendasar yang memengaruhi penuaan. Dengan membandingkan data kesehatan dari kelompok nonagenarian dan centenarian, para peneliti ingin mengidentifikasi sifat-sifat spesifik yang menjaga fungsi tubuh manusia hingga usia tua.

Keluarga de Deus, yang terdiri dari Levita de Deus Nunes (109 tahun), Zoraide de Deus Mota (104 tahun), dan Zulina de Deus Nunes (103 tahun), tinggal di Rio de Janeiro. Mereka dikenal karena catatan rekor luar biasa yang diverifikasi oleh LongeviQuest, organisasi global yang bekerja sama dengan Guinness World Records.

“Melalui tes DNA, kami mencari gen pelindung, dan kami tahu ada beberapa dari gen tersebut,” kata Mayana Zatz, koordinator Pusat Penelitian Genom Manusia di USP.

Zatz menambahkan, semakin banyak sampel dari keluarga yang memiliki centenarian, semakin akurat hasil penelitian. Dengan data genetik dan darah ketiga saudara ini, para ilmuwan ingin memahami bagaimana faktor genetik dapat melindungi jantung, otot, dan fungsi kognitif dari kerusakan akibat penuaan.

Lifestyle dan Faktor Lain yang Membantu Usia Panjang

Di luar genetik, ketiga saudara ini menyebut gaya hidup aktif dan pola makan sehat sebagai pengaruh penting. Zulina mengingat masa kecilnya dihabiskan bermain di alam terbuka tanpa lemari es, seperti berenang dan memancing di sungai. Sementara Zoraide menekankan pentingnya menyusui sebagai bagian dari kesehatan awal.

“Menyusui (ASI) adalah hal yang sangat penting,” tambah Zoraide.

Meskipun usia mereka luar biasa, kehidupan mereka dianggap normal. Levita pernah bekerja sebagai pengrajin dan berkarier di dunia televisi, Zoraide menjadi perawat sambil membesarkan lima anak, dan Zulina, yang berperan sebagai ibu rumah tangga, mengasuh enam orang anak.

Dalam menatap usia yang melebihi satu abad, Levita menyatakan tidak ada penyesalan. “Saya memiliki masa kecil dan remaja yang baik. Saya tidak mengeluh,” ujarnya.

“Ketika saudara kandung mencapai usia tersebut, jelas ada komponen genetik yang sangat kuat,” kata Ben Meyers, CEO LongeviQuest. “Namun karena mereka tinggal berdekatan, mereka juga memiliki jaringan pendukung, dengan keluarga yang siap membantu saat dibutuhkan. Jelas ada aspek komunitas di sana,” lanjut Meyers.

Joao Paulo Guilherme, peneliti yang ikut serta, menegaskan tujuan utama proyek ini adalah mengumpulkan sampel dari 500 centenarian agar dapat menarik kesimpulan lebih pasti mengenai rahasia umur panjang manusia.

Join the discussion