Skip to content
After Dark
Agustus 5, 2026
Tren

Drake Rugi Rp 26,8 Miliar Usai Final Piala Dunia 2026 – “Kutukan Drake” Jadi Sorotan

Mary Smith - lenterafakta.com 2 mins read

Drake Rugi Rp 26,8 Miliar Pasca Final Piala Dunia 2026 Drake Rugi Rp 26 8 Miliar - Drake Rugi Rp 26,8 Miliar - Penampilan Drake di dunia taruhan olahraga

Drake Rugi Rp 26,8 Miliar Usai Final Piala Dunia 2026 – “Kutukan Drake” Jadi Sorotan

Drake Rugi Rp 26,8 Miliar Pasca Final Piala Dunia 2026

Drake Rugi Rp 26 8 Miliar – Drake Rugi Rp 26,8 Miliar – Penampilan Drake di dunia taruhan olahraga kembali menuai sorotan setelah final Piala Dunia FIFA 2026 berakhir dengan kekalahan Argentina yang mengejutkan. Rapper Kanada tersebut memasang taruhan sebesar 1,5 juta dollar AS, setara Rp 26,8 miliar, pada kemenangan Tim Tango melawan Spanyol. Prediksi Drake justru terbukti salah, menyebabkan kerugian besar yang memicu ulasan mengenai “kutukan Drake” dalam media.

Kutukan Drake: Mitos yang Terus Berbunyi

Mitos “kutukan Drake” semakin populer setelah kekalahan Argentina di final Piala Dunia 2026. Fenomena ini muncul dari pola konsisten kegagalan tim atau atlet yang didukungnya, baik melalui media sosial, foto bersama, maupun kupon taruhan. Kekalahan Argentina membuat Drake kehilangan potensi hadiah Rp 91,29 miliar, menurut laporan

Times of India

yang diterbitkan Senin (20/7/2026).

Sebelumnya, Drake juga dikenal sebagai tokoh yang sering mengalami kegagalan taruhan besar. Contoh nyata adalah prediksi kemenangan Argentina melawan Perancis di final Piala Dunia 2022, padahal tim itu justru menang lewat adu penalti. Tak hanya di sepak bola, kecurigaan tentang “kutukan Drake” juga muncul di NBA, saat Golden State Warriors kehilangan Final 2016 setelah unggul 3-1. Selain itu, kegagalan Anthony Joshua di laga melawan Andy Ruiz Jr. tahun 2018, setelah ia berfoto bersama Drake, memperkuat mitos ini.

Sejarah Taruhan Drake dan Dampaknya

Drake sudah lama dikenal sebagai pelaku taruhan olahraga yang agresif. Selain taruhan pada Piala Dunia 2026, ia juga pernah memasang taruhan pada pertandingan MMA antara Conor McGregor dan Logan Paul, yang akhirnya berujung pada kehilangan 1 juta dollar AS. Meski begitu, kariernya di industri musik tetap stabil, dengan album seperti Iceman, Maid of Honour, dan Habibti yang menduduki tangga musik internasional.

Dampak kegagalan taruhan ini tidak hanya terasa di dunia olahraga, tetapi juga memengaruhi citra Drake sebagai figuran populer. Publik mulai menyoroti hubungan antara dukungan musik dan keberhasilan olahraga, terutama setelah kekalahan Argentina dianggap seolah terbawa oleh pengaruhnya. Meski tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan keterkaitan langsung, mitos ini terus berkembang di media sosial dan komunitas penggemar.

Pembicaraan mengenai “kutukan Drake” juga mencerminkan ketertarikan publik terhadap pengaruh individu dalam dunia olahraga. Tren ini terutama meningkat setelah kegagalan Argentina memicu ulasan yang menghubungkan keterlibatannya dengan hasil pertandingan. Drake, yang dikenal sebagai bintang musik global, kini ditempatkan dalam posisi unik sebagai tokoh yang memengaruhi segi taruhan dan media sosial.

Sebagai tambahan, kegagalan Drake di Piala Dunia 2026 menjadi momentum untuk mengevaluasi taruhan olahraga yang dilakukannya. Ia pernah memasang taruhan pada beberapa acara besar, termasuk pertandingan NBA dan liga sepak bola Eropa. Namun, hasil yang tidak sesuai dengan prediksi membuat fans mulai mempertanyakan keakuratan analisisnya. Meski demikian, Drake tetap menjadi pelaku taruhan olahraga yang menarik perhatian karena pengaruhnya yang luas.

Join the discussion