Skip to content
After Dark
Agustus 5, 2026
Tren

Facing Challenges: Cara Mengubah Setelan Google Maps agar Memilih Rute Tercepat, Bukan Rute Hemat BBM

Barbara Rodriguez - lenterafakta.com 2 mins read

Facing Challenges: Cara Mengubah Setelan Google Maps agar Rute Tercepat Jadi Prioritas Facing Challenges adalah masalah umum yang sering dialami oleh pengguna

Facing Challenges: Cara Mengubah Setelan Google Maps agar Memilih Rute Tercepat, Bukan Rute Hemat BBM

Facing Challenges: Cara Mengubah Setelan Google Maps agar Rute Tercepat Jadi Prioritas

Facing Challenges adalah masalah umum yang sering dialami oleh pengguna Google Maps, terutama ketika aplikasi ini tidak lagi mengoptimalkan rute sesuai dengan kebutuhan pengemudi. Sejak fitur “fuel-efficient routes” atau rute hemat bahan bakar diperkenalkan pada tahun 2022, banyak pengguna merasa kecewa karena algoritma Google Maps kini lebih menekankan efisiensi bahan bakar daripada kecepatan. Meskipun efisiensi bahan bakar sangat penting, terkadang pengguna ingin mengutamakan waktu tempuh, terutama saat terjadi kemacetan atau kondisi jalan yang tidak terduga.

Bagaimana Google Maps Menentukan Rute yang Optimal

Google Maps menggunakan berbagai parameter untuk menentukan rute terbaik, termasuk jenis kendaraan, kondisi lalu lintas, dan lokasi pengguna. Pada versi sebelumnya, aplikasi ini default memilih jalur tercepat sebagai prioritas utama, tetapi sejak diperkenalkannya opsi rute hemat bahan bakar, sistem mulai mengoptimalkan berdasarkan konsumsi BBM. Faktor seperti kemiringan jalan, jumlah belokan, dan durasi penundaan lalu lintas semuanya dihitung dalam algoritma, sehingga rute yang dihasilkan bisa berbeda tergantung pada jenis kendaraan yang digunakan.

Menurut data dari Google, penggunaan bahan bakar dipengaruhi oleh pola perjalanan, kecepatan rata-rata, dan jenis kendaraan. Misalnya, mobil bensin konvensional biasanya lebih efisien saat berjalan di jalur lurus, sementara mobil listrik mungkin lebih baik di jalur yang memiliki hambatan minimal. Faktor ini membuat fitur hemat bahan bakar tidak selalu cocok untuk semua jenis pengguna, terutama yang mengutamakan kecepatan.

Dikutip dari laman How to Geek, Sabtu (4/7/2026), efisiensi bahan bakar tidak selalu sejalan dengan jalur terpendek atau tercepat. Faktor mesin kendaraan dan kondisi medan jalan memegang peranan penting dalam menentukan optimalitas rute. Dengan demikian, Facing Challenges dalam menyesuaikan preferensi rute menjadi lebih mudah dengan mengetahui cara mengubah setelan Google Maps.

Cara Menonaktifkan Rute Hemat BBM

Untuk mengatasi Facing Challenges yang muncul akibat preferensi rute default, pengguna dapat mengubah pengaturan kendaraan di Google Maps. Langkah-langkahnya meliputi: buka aplikasi Google Maps, pilih opsi ‘Setelan’ atau ‘Pengaturan’, lalu cari bagian ‘Mode Perjalanan’ atau ‘Rute’. Di sana, ubah preferensi dari ‘Hemat Bahan Bakar’ menjadi ‘Tercepat’. Perubahan ini akan memastikan aplikasi menghasilkan rekomendasi berdasarkan waktu tempuh, bukan konsumsi bahan bakar.

Proses pengaturan ini sangat sederhana, tetapi penting untuk diingat bahwa setelan default bisa berbeda antara wilayah satu dengan lainnya. Misalnya, di kota besar dengan kemacetan parah, rute tercepat mungkin terkadang lebih panjang, tetapi jauh lebih efektif dibandingkan rute hemat BBM. Dengan memahami cara mengubah setelan, pengguna bisa menghindari Facing Challenges dalam memilih rute yang sesuai dengan kebutuhan transportasi.

Setelah mengubah preferensi, Google Maps akan menyesuaikan rekomendasi berdasarkan kondisi jalan terkini, seperti kepadatan lalu lintas atau kecepatan rata-rata. Faktor ini memastikan bahwa pengguna tidak hanya mendapatkan rute tercepat, tetapi juga kemungkinan penghematan waktu yang signifikan. Dengan demikian, Facing Challenges dalam mencari rute optimal bisa diatasi secara efektif.

Join the discussion