Skip to content
After Dark
Agustus 5, 2026
Tren

FIFA Mulai Jual Hak Siar Piala Dunia 2030-2034, Nilainya Diprediksi Tembus Rp 35 Triliun

Nancy Anderson - lenterafakta.com 3 mins read

```html

FIFA Mulai Jual Hak Siar Piala Dunia 2030-2034, Nilainya Diprediksi Tembus Rp 35 Triliun

Lenterafakta.com – “`html

FIFA Resmi Buka Tender Hak Siar Piala Dunia 2030 dan 2034

Badan sepak bola internasional telah memulai proses penawaran hak siar untuk dua edisi Piala Dunia mendatang. Langkah ini diambil setelah penyelenggaraan turnamen 2026 di Amerika Serikat berhasil memecahkan rekor popularitas tertinggi sepanjang sejarah. Menurut laporan The Wall Street Journal yang diterbitkan pada Selasa, 21 Juli 2026, mekanisme penawaran hak siar media untuk kedua edisi tersebut telah resmi dibuka.

Nilai Tawaran Mencapai Triliunan Rupiah

Di pasar Amerika Serikat, estimasi nilai penawaran awal mencapai satu miliar dolar AS. Dengan kurs Rp 17.800 per dolar, angka ini setara dengan Rp 17,8 triliun. Besaran tersebut melampaui dua kali lipat dari Rp 8,6 triliun atau sekitar 485 juta dolar AS yang dibayarkan Fox untuk hak siar edisi 2026 di tanah Amerika.

Kesuksesan penyelenggaraan Piala Dunia 2026 menjadi katalis utama peningkatan minat investor terhadap hak siar turnamen terbesar dunia ini. Selama kompetisi berlangsung, Fox sebagai pemegang hak siar berbahasa Inggris serta Telemundo untuk bahasa Spanyol mencatat pertumbuhan signifikan baik dari sisi audiens maupun pendapatan.

Persaingan Ketat di Kalangan Platform Digital

Meski prospek cerah, FIFA diperkirakan menghadapi tantangan serius. Beberapa perusahaan media yang akan berpartisipasi dalam tender kali ini telah mengalokasikan investasi puluhan miliar dolar AS untuk berbagai kompetisi olahraga lainnya. Laporan Forbes pada 7 Juli 2026 mengidentifikasi sejumlah nama besar yang diprediksi akan bersaing, antara lain ESPN, Netflix, Disney, YouTube, Apple, Amazon, Fox, dan Telemundo.

Persaingan tersebut diperkirakan dapat mendorong nilai hak siar mencapai 1,5 miliar hingga 2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 26,7 triliun hingga Rp 35,6 triliun, terutama apabila FIFA menjual hak siar Piala Dunia 2030 dan 2034 dalam satu paket.

Performa Iklan dan Penonton Meningkat Drastis

Menurut analisis Forbes, penyelenggaraan Piala Dunia 2026 memberikan keuntungan lebih besar dibandingkan edisi 2022 di Qatar yang digelar pada November hingga Desember. Berdasarkan data iSpot, pertandingan Piala Dunia 2022 hanya menyumbang sekitar 2,77 persen dari total jangkauan iklan televisi nasional secara langsung di Amerika Serikat. Sebaliknya, Piala Dunia 2026 telah menyumbang sekitar 13 persen dari total jangkauan iklan televisi nasional sejak turnamen dimulai.

Peningkatan tersebut didorong oleh penyelenggaraan turnamen pada musim panas, bertambahnya 40 pertandingan dibandingkan format sebelumnya, serta adanya jeda hidrasi (hydration breaks) yang memberikan ruang tambahan untuk penayangan iklan. Jumlah tayangan iklan televisi selama Piala Dunia 2026 bahkan hampir tiga kali lipat dibandingkan edisi 2022. Sementara itu, jangkauan penonton program studio World Cup Today juga meningkat dua kali lipat.

Pada pertandingan Amerika Serikat melawan Belgia di babak gugur, misalnya, Fox mencatat sekitar 30 juta penonton. Angka tersebut menempatkan laga itu sebagai salah satu dari 20 tayangan televisi dengan jumlah penonton terbanyak di Amerika Serikat dalam setahun terakhir.

Antusiasme Media Sosial dan Pasar Indonesia

Tidak hanya di televisi, antusiasme juga terlihat di media sosial. Data Tubular Labs menunjukkan video terkait Piala Dunia telah menghasilkan sekitar 146,8 miliar penayangan di berbagai platform, termasuk YouTube, TikTok, Instagram, dan Facebook.

Sementara itu, untuk pasar Indonesia, FIFA sebenarnya telah lebih dahulu membuka proses tender hak siar. Berdasarkan pengumuman resmi FIFA pada 16 April 2024, badan sepak bola dunia tersebut meluncurkan Invitation to Tender (ITT) untuk hak siar Piala Dunia FIFA 2026, Piala Dunia Wanita FIFA 2027, Piala Dunia FIFA 2030, dan Piala Dunia Wanita FIFA 2031.

Pada Piala Dunia 2026 lalu, pemegang hak siar resmi seluruh 104 pertandingan Piala Dunia FIFA 2026 wilayah Indonesia adalah Televisi Republik Indonesia (TVRI). FIFA menyebut pembukaan tender dilakukan seiring perkembangan pesat sepak bola Indonesia, menyusul penampilan positif tim nasional putra dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 serta kemajuan tim nasional putri yang kembali tampil di Piala Asia Wanita AFC setelah penantian selama 33 tahun.

“`

Join the discussion