Skip to content
After Dark
Agustus 5, 2026
Tren

Iran Klaim Rudal Balistiknya Hancurkan 3 Jet Tempur F-35 AS di Yordania

Jennifer Thomas - lenterafakta.com 3 mins read

Krisis ketegangan di Timur Tengah semakin memanas setelah Iran Klaim Rudal Balistiknya Hancurkan 3 Jet Tempur F-35 Amerika Serikat di Yordania. Militer

Iran Klaim Rudal Balistiknya Hancurkan 3 Jet Tempur F-35 AS di Yordania

Yordania Tangkap Lima Rudal Iran, Iran Klaim Hancurkan F-35 di Pangkalan Udara

Lenterafakta.com – Krisis ketegangan di Timur Tengah semakin memanas setelah Iran Klaim Rudal Balistiknya Hancurkan 3 Jet Tempur F-35 Amerika Serikat di Yordania. Militer Yordania pada hari Kamis mengumumkan bahwa mereka berhasil mencegat dan menewaskan lima peluru kendali yang diluncurkan dari Iran ke arah wilayah kerajaan. Langkah ini menandai kejadian serupa yang terjadi selama empat hari berturut-turut. Sebelumnya, pada Rabu (29/7/2026), Yordania juga melaporkan telah menembak jatuh lima rudal. Sebelum itu, militer Yordania mencegat satu pesawat nirawak atau drone pada Selasa dan dua drone lainnya pada Senin.

Klaim IRGC tentang Serangan ke Al Azraq

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim bahwa serangan rudal balistiknya menghancurkan tiga jet tempur F-35 milik Amerika Serikat di Pangkalan Udara Al Azraq, Yordania. Tiga pesawat F-35 lainnya disebut mengalami kerusakan parah akibat serangan yang dilancarkan pada Kamis (30/7/2026). Klaim tersebut belum mendapat konfirmasi dari Pemerintah Amerika Serikat maupun Yordania.

Dalam pernyataannya, IRGC menyebut sejumlah rudal balistik diarahkan ke area penempatan pesawat serta hanggar pemeliharaan di Pangkalan Udara Al Azraq yang berada di kawasan gurun timur Yordania. Lokasi tersebut diklaim menjadi tempat penyimpanan dan perawatan sejumlah jet tempur F-35 milik AS. Selain menyebabkan kerusakan pada enam pesawat, IRGC mengeklaim serangan itu menewaskan sejumlah perwira, teknisi, dan personel pemeliharaan.

Belum terdapat keterangan resmi mengenai jumlah korban maupun tingkat kerusakan di pangkalan tersebut.

Konteks Serangan dan Balasan

IRGC menyatakan serangan ke Pangkalan Udara Al Azraq merupakan balasan atas serangan Amerika Serikat yang mengenai dua rumah warga di Pulau Qeshm, Iran. Pernyataan IRGC disampaikan beberapa jam setelah sebuah rudal dilaporkan menghantam rumah di Pulau Qeshm dan melukai dua orang. Insiden tersebut terjadi di tengah rangkaian serangan Amerika Serikat di wilayah selatan Iran, sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Mehr.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) sebelumnya menyatakan bahwa pasukan AS melancarkan serangan terhadap Iran. Operasi itu disebut sebagai respons atas dugaan upaya serangan Iran terhadap pasukan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah sehari sebelumnya.

Belum diketahui apakah rudal-rudal yang dilaporkan berhasil dicegat tersebut merupakan bagian dari serangan yang diklaim IRGC menghantam Pangkalan Udara Al Azraq. Situasi ini menunjukkan eskalasi yang signifikan dalam konflik regional yang melibatkan berbagai kekuatan besar.

Reaksi Internasional dan Dampak Regional

Klaim Iran mengenai penghancuran jet F-35 telah menarik perhatian komunitas internasional. Para analis militer menilai bahwa jika klaim tersebut benar, ini akan menjadi pukulan signifikan bagi kemampuan udara Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Namun, para ahli juga mengingatkan bahwa klaim dari pihak yang bertikai sering kali memerlukan verifikasi independen sebelum dapat diterima sebagai fakta.

Yordania sebagai tuan rumah Pangkalan Udara Al Azraq berada dalam posisi yang rumit. Di satu sisi, kerajaan ini berusaha menjaga hubungan baik dengan Amerika Serikat, namun di sisi lain, Yordania juga perlu mengelola hubungan dengan Iran dan negara-negara tetangga lainnya. Serangkaian serangan rudal yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menunjukkan bahwa ketegangan di kawasan ini tidak akan mereda dalam waktu dekat.

Para pengamat internasional memonitor perkembangan situasi dengan cermat. Mereka berharap bahwa dialog diplomatik dapat mencegah eskalasi lebih lanjut yang berpotensi melibatkan lebih banyak negara dalam konflik regional. Sementara itu, masyarakat internasional menunggu konfirmasi resmi dari berbagai pihak terkait klaim Iran mengenai penghancuran tiga jet tempur F-35.

Join the discussion