Skip to content
After Dark
Agustus 5, 2026
Tren

Key Strategy: Anak Penjual Keripik Pisang Lolos SNBP dan Kuliah Gratis di UGM, Dekan Fapet Sambangi Rumahnya

Jennifer Thomas - lenterafakta.com 3 mins read

Key Strategy: Arifin, Anak Penjual Keripik Pisang, Lolos SNBP dan Kuliah Gratis di UGM Key Strategy - Arifin, seorang remaja berusia 18 tahun dari Dayu

Key Strategy: Anak Penjual Keripik Pisang Lolos SNBP dan Kuliah Gratis di UGM, Dekan Fapet Sambangi Rumahnya

Key Strategy: Arifin, Anak Penjual Keripik Pisang, Lolos SNBP dan Kuliah Gratis di UGM

Key Strategy – Arifin, seorang remaja berusia 18 tahun dari Dayu, Gadingsari, Sanden, Bantul, berhasil memasuki Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Ia juga mendapatkan kesempatan beasiswa pendidikan unggul bersubsidi 100 persen, yang menjadi langkah penting dalam mengubah nasibnya. Kisah Arifin menunjukkan bahwa keberhasilan bisa diwujudkan dengan kombinasi tekad, dukungan keluarga, dan strategi yang tepat.

Pengalaman Membanggakan untuk Keluarga

Keluarga Arifin, yang dikepalai oleh Ngalimah, ibu tunggal setelah ayahnya, Karyana, meninggal sejak 15 tahun lalu, telah bertahan dengan mengandalkan usaha sederhana berjualan keripik pisang. Meski ekonomi sering kali ketat, Ngalimah tetap memberikan semangat dan kesempatan untuk belajar. Ia bahkan aktif mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) setiap hari setelah salat Magrib, memberikan edukasi bagi anak-anak desa sekitar.

Kunjungan Dekan Fakultas Peternakan (Fapet) UGM, Prof Ir Budi Guntoro, ke rumah keluarga Arifin pada Selasa (7/7/2026) menjadi momen spesial. Dalam pertemuan tersebut, ia memberikan apresiasi dan dukungan moral untuk Arifin, yang berhasil menembus seleksi SNBP. “Saya sangat berharap dan bersyukur atas kesempatan Arifin diterima di UGM. Semoga anak saya bisa menikmati masa studi dan mencapai impian yang diidamkan,” kata Ngalimah, dikutip dari laman UGM.

Arifin tumbuh di tengah tantangan ekonomi, tetapi ia mampu tetap fokus pada pendidikan. Kombinasi antara ketekunan belajar dan bantuan dari keluarga, serta Key Strategy dalam memilih jalur SNBP, membawa hasil yang luar biasa,” ujar Ngalimah.

Jalur SNBP sebagai Titik Balik

SNBP 2026 menjadi pintu masuk yang menentukan bagi Arifin. Dengan prestasi akademik yang konsisten di SMAN 1 Bantul, ia menunjukkan komitmen untuk meraih kesuksesan. Meski beberapa guru pernah menyarankan jurusan lain, Arifin tetap menegaskan pilihan pada peternakan, karena ketertarikannya sejak kecil pada dunia ternak.

Sejak kecil saya suka memelihara hewan, terutama kambing. Meski pernah kecewa karena kambing peliharaan mati saat SD, ketertarikan saya pada peternakan tak pernah hilang,” ujar Arifin.

Arifin punya Key Strategy khusus dalam menghadapi proses seleksi SNBP. Ia tidak hanya fokus pada nilai akademik, tetapi juga memanfaatkan pengalaman praktis di bidang peternakan. Selama ini, ia berpartisipasi dalam kegiatan peternakan tetangga sebagai lokasi praktik mahasiswa UGM di THR Farm, Karanganyar. Tugasnya mencakup pengambilan telur, pemberian pakan, hingga pemantauan suhu kandang.

Kisah Arifin menjadi cerminan bahwa Key Strategy dalam menggabungkan aspirasi pribadi dengan dukungan lingkungan bisa mengubah nasib. Meski lahir dari keluarga sederhana, kini ia punya peluang untuk mengembangkan usaha peternakan dan mengambil bagian dalam program pendidikan unggul. Ini bukan hanya prestasi individu, tetapi juga keberhasilan sistem yang mendorong anak-anak dari daerah terpencil.

Arifin juga menunjukkan ketertarikan pada seni dan literasi. Beberapa waktu lalu, ia meraih penghargaan dalam lomba musikalisasi puisi tingkat provinsi, membuktikan bahwa minat pada bidang lain tidak menghalangi pencapaian di bidang peternakan. Dengan Key Strategy yang terencana, ia mampu memenuhi syarat SNBP dan menikmati masa studi di Fapet UGM.

Join the discussion