Skip to content
After Dark
Agustus 5, 2026
Tren

Latest Program: 33 Juta Keluarga Bakal Dapat Beras Gratis Agustus 2026

Jennifer Thomas - lenterafakta.com 2 mins read

3 Juta Keluarga Diumumkan Latest Program - Badan Pangan Nasional (Bapanas) akan meluncurkan penyaluran bantuan pangan tahap dua bagi 33,24 juta Keluarga

Latest Program: 33 Juta Keluarga Bakal Dapat Beras Gratis Agustus 2026

Program Bantuan Beras Gratis untuk 33 Juta Keluarga Diumumkan

Latest Program – Badan Pangan Nasional (Bapanas) akan meluncurkan penyaluran bantuan pangan tahap dua bagi 33,24 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sejak bulan Agustus 2026. Alokasi beras yang disiapkan mencapai 996.200 ton, yang akan digunakan untuk program tiga bulan. Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menyatakan skema distribusi beras gratis telah ditetapkan dan akan dijalankan setelah anggaran tersedia.

Kalender Penyaluran dan Pertimbangan Geografis

“Penyaluran tahap kedua akan dilakukan sekaligus di bulan Agustus, mungkin sampai September karena kondisi wilayah,” ujar Ketut, seperti dilaporkan KompasTV, Rabu (15/7/2026).

Ia menambahkan, penugasan kepada Perum Bulog akan segera diberikan setelah anggaran masuk ke Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Bapanas. “Setelah ada dana di DIPA, nanti kepala badan akan menugaskan Bulog untuk penyaluran,” imbuh Ketut.

Status Penyaluran Tahap Pertama

Penyaluran bantuan pangan tahap pertama hampir selesai. Hingga kini, realisasi mencapai 99,7 persen dengan 33,14 juta KPM telah menerima bantuan. Volume yang telah didistribusikan mencakup 664.880 ton beras dan 132.970 kiloliter minyak goreng.

Wilayah yang masih mengantarkan bantuan adalah Papua serta sebagian daerah di Sumatera dan Sulawesi, dengan sisa 0,3 persen. Dengan tambahan alokasi tahap dua, total beras yang akan disalurkan pada 2026 diproyeksikan mencapai 1,66 juta ton.

Peningkatan dan Tujuan Program

Ketut menjelaskan, penyaluran sekitar satu juta ton beras langsung ke masyarakat diharapkan bisa mengurangi permintaan di pasar. “Bayangkan 33 juta KPM selama tiga bulan, artinya hampir satu juta ton beras yang disalurkan langsung ke konsumen,” kata dia, merujuk Kontan, Rabu (15/7/2026).

Program ini bertujuan memperlambat kenaikan harga pangan serta menjaga inflasi. Ketut menegaskan, pengurangan kebutuhan beli beras di pasar akan berdampak positif pada stabilitas harga.

Kombinasi Program untuk Stabilitas Harga

Di samping itu, pemerintah juga menggabungkan program bantuan pangan beras dengan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Gerakan Pangan Murah. Langkah ini diharapkan memperkuat upaya menjaga harga pangan di tingkat konsumen.

Join the discussion