Skip to content
After Dark
Agustus 5, 2026
Tren

Media Asing Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2, Singgung Keselamatan Feri di Indonesia

Nancy Moore - lenterafakta.com 4 mins read

Peristiwa terbakarnya Kapal Motor Penumpang Mutiara Sentosa 2 di perairan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali menjadi sorotan internasional. Media Asing

Media Asing Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2, Singgung Keselamatan Feri di Indonesia

Media Asing Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Lenterafakta.com – Peristiwa terbakarnya Kapal Motor Penumpang Mutiara Sentosa 2 di perairan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali menjadi sorotan internasional. Media Asing Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 sebagai bagian dari pembahasan lebih luas mengenai keselamatan transportasi laut di Indonesia. Insiden ini terjadi pada hari Minggu, tanggal 2 Agustus 2026, saat kapal sedang dalam perjalanan dari Surabaya menuju Makassar. Api pertama kali terdeteksi beberapa jam setelah kapal meninggalkan Pelabuhan Tanjung Perak.

Kapten kapal sempat mengirimkan informasi mengenai kebakaran sebelum sinyal komunikasi terputus. Berdasarkan data dari Kantor SAR Surabaya, hingga pukul 16.00 WIB pada hari Minggu, lima nyawa telah melayang, 225 orang berhasil diselamatkan, dan 41 orang masih dalam proses pencarian. Pada dini hari Senin, 3 Agustus 2026, sebanyak 122 korban telah dievakuasi ke daratan melalui dua pelabuhan, yaitu Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya dan Pelabuhan Kalianget di Sumenep.

Liputan Associated Press: Kronologi dan Tantangan Keselamatan

Kantor berita Associated Press yang berkantor pusat di New York menyajikan detail kronologi terbakarnya KMP Mutiara Sentosa 2. Kapal berukuran panjang 160 meter dan lebar 25 meter ini melayani jalur Surabaya-Makassar dengan durasi pelayaran sekitar 40 jam. Rute tersebut menjadi pilihan populer untuk mengangkut penumpang domestik dan kargo antara Pulau Jawa dan Sulawesi.

Menurut AP, api muncul beberapa jam setelah kapal meninggalkan Pelabuhan Tanjung Perak. Rekaman video menunjukkan penumpang mengenakan jaket pelampung sebelum melompat ke laut untuk menghindari kobaran api. Operasi penyelamatan melibatkan Basarnas, TNI Angkatan Laut, kapal tunda, dan kapal niaga yang berada di sekitar lokasi.

AP juga menyoroti masalah keselamatan transportasi feri di Indonesia sebagai faktor penting dalam kecelakaan serupa. Media tersebut mengutip pernyataan berikut:

“Indonesia adalah negara kepulauan yang terdiri dari lebih dari 17.000 pulau, di mana feri merupakan moda transportasi yang umum. Bencana terjadi secara teratur, dan penegakan keselamatan yang lemah sering kali menjadi penyebabnya,” tulis AP News.

News.com.au Fokus pada Proses Penyelamatan

Media Australia news.com.au memberikan penekanan lebih besar pada proses evakuasi penumpang KMP Mutiara Sentosa 2. Laporan mereka memuat rekaman televisi lokal Indonesia yang menampilkan penumpang dengan jaket pelampung berkumpul di atas sekoci. Video lain menunjukkan penumpang melompat ke laut saat api dan asap hitam tebal membumbung dari kapal.

Rekaman tambahan memperlihatkan petugas melemparkan pelampung kepada korban sebelum dievakuasi ke kapal penyelamat. News.com.au juga mengutip informasi dari Basarnas yang diunggah melalui akun TikTok resmi mereka. Kantor SAR Surabaya menerima laporan kebakaran pada pukul 08.24 WIB dan segera melakukan koordinasi untuk menentukan posisi terakhir kapal.

Basarnas mengonfirmasi bahwa api telah melalap sebagian besar kapal. Para penumpang bertahan di bagian anjungan dan haluan sambil menunggu proses evakuasi. Penyebab kebakaran hingga saat ini belum diketahui pasti, dan operasi pencarian serta penyelamatan masih berlangsung.

The Times of India: Detail Lokasi dan Kondisi Kapal

The Times of India menyajikan ulasan kronologi berdasarkan informasi dari otoritas Indonesia. Media India tersebut melaporkan bahwa KMP Mutiara Sentosa 2 sedang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak menuju Makassar ketika kapten kapal melaporkan adanya kebakaran beberapa jam setelah pelayaran dimulai.

Mengutip Kantor SAR Surabaya, The Times of India menyebut kapal ditemukan sekitar 19 mil laut di utara Pulau Sapudi. Media tersebut menulis:

“Kapal tersebut hampir seluruhnya dilalap api, dengan penumpang tetap berada di anjungan dan di haluan menunggu evakuasi.”

The Times of India juga menampilkan video yang memperlihatkan asap hitam tebal mengepul dari bagian atas kapal ketika api menjalar ke sejumlah bagian. Sejumlah penumpang yang mengenakan jaket pelampung terlihat berkumpul di satu sisi kapal, sementara sebagian lainnya dilaporkan melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Berapa jumlah korban jiwa dalam insiden ini? Hingga pukul 16.00 WIB pada hari Minggu, 2 Agustus 2026, lima nyawa melayang dalam insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2.

Kapan dan di mana kapal ditemukan? Kapal ditemukan sekitar pukul 08.24 WIB pada hari Minggu, 2 Agustus 2026, di perairan sekitar 19 mil laut di utara Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Bagaimana proses evakuasi dilakukan? Penumpang dievakuasi menggunakan sekoci dan kapal penyelamat. Sebanyak 122 korban berhasil dievakuasi ke daratan melalui Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya dan Pelabuhan Kalianget di Sumenep pada dini hari Senin, 3 Agustus 2026.

Apa penyebab kebakaran hingga saat ini? Penyebab kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 hingga saat ini belum diketahui pasti dan masih dalam penyelidikan oleh otoritas terkait.

Mengapa media asing menyoroti insiden ini? Media asing menyoroti insiden ini sebagai bagian dari pembahasan lebih luas mengenai keselamatan transportasi feri di Indonesia, negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau yang mengandalkan feri sebagai moda transportasi utama.

Join the discussion