Menkes Bagikan Menu Makan Sehat Harian yang Dikonsumsinya, Lauk Apa Saja?
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, secara terbuka membagikan pola makan sehat yang menjadi bagian dari kesehariannya. Informasi tersebut ia sampaikan
Menkes Budi Gunadi Sadikin Ungkap Rutinitas Menu Sehat Harian
Lenterafakta.com – Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, secara terbuka membagikan pola makan sehat yang menjadi bagian dari kesehariannya. Informasi tersebut ia sampaikan melalui unggahan di akun Instagram resmi @bgsadikin pada hari Rabu, 22 Juli 2026. Dalam unggahan tersebut, Menkes Budi menyoroti beragam jenis makanan yang biasa ia konsumsi, mulai dari hidangan rebusan, ayam bakar, hingga ikan lele goreng. Menu yang ia bagikan ini menjadi inspirasi bagi banyak orang yang ingin menerapkan gaya hidup sehat melalui asupan nutrisi yang tepat setiap hari.
“Katanya saya suka melarang kalian makan macam-macam ya? Nah, sekarang saya mau tunjukin makanan apa saja yang saya makan setiap harinya,” kata Budi dengan nada santai.
Target Nutrisi Harian
Budi menjelaskan bahwa total asupan makanan dalam satu hari memberikan energi sebesar 2000 kalori. Ia juga menjabarkan kebutuhan proteinnya yang disesuaikan dengan aktivitas lari yang rutin dilakukan. Dengan menjaga keseimbangan kalori dan protein, Menkes berharap dapat memberikan contoh nyata bagaimana pola makan sehat dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Target ini tidak hanya berkaitan dengan jumlah makanan, tetapi juga kualitas nutrisi yang masuk ke dalam tubuh.
“Jumlah total makanan ini (menu makan sehari penuh) kira-kira bisa memberikan saya 2000 kalori (kkal),” tuturnya.
“Dan karena saya suka lari, target protein harian saya adalah 1,6 gram per kilogram berat badan,” sambungnya.
Dengan demikian, target protein yang harus dipenuhi oleh Menkes Budi setiap harinya mencapai 112 gram. Selama mengonsumsi makanan, ia juga memastikan tidak meminum minuman manis dan lebih memilih air putih. Kebiasaan ini membantu menjaga hidrasi tubuh tanpa tambahan gula yang berlebihan.
Jadwal dan Komposisi Menu Makan
Menu pertama yang disantap Menkes Budi dimulai pada pukul 07.00 untuk sarapan. Piringnya berisi telur sebagai sumber protein, jagung sebagai karbohidrat, serta berbagai jenis rebus-rebusan. Komposisi ini dirancang untuk memberikan energi yang cukup untuk memulai aktivitas pagi hari. Selain jagung dan telur, menu sarapan juga mencakup pisang, ubi jalar, dan ubi ungu. Pisang dikenal kaya kalium, sementara kedua jenis ubi tersebut mengandung serat yang bermanfaat bagi kesehatan.
“Ada telurnya, protein. Ada rebus-rebusannya. Ada karbohidratnya, jagungnya. Sarapan sehat,” kata dia.
Ketika rasa lapar datang sekitar pukul 10.00, sebelum waktu makan siang, Budi menyantap camilan ringan. Ia menjelaskan tujuan dari camilan tersebut. Camilan ini berfungsi untuk menjaga kadar gula darah dan mencegah asam lambung naik.
“Ini snack pertamanya. Habis sarapan sebelum makan siang kalau kita lapar supaya asam lambung enggak naik, nah kita makan seperti ini,” terangnya.
Camilan pertama tersebut terdiri dari edamame dan pisang. Edamame merupakan sumber protein nabati, sedangkan pisang tetap menjadi penyedia kalium. Kombinasi ini memberikan rasa kenyang tanpa menambah kalori secara berlebihan.
Makan Siang dan Camilan Sore
Menu makan siang Menkes Budi terbilang sederhana namun seimbang. Ia mengonsumsi nasi putih, ayam bakar, tempe, tahu, serta sayur-sayuran. Nasi putih berfungsi sebagai sumber karbohidrat, ayam bakar menyediakan protein hewani, sementara tempe dan tahu mengandung protein nabati. Sayur atau lalapan memberikan tambahan serat yang penting untuk pencernaan.
“Makan siang saya juga normal kok seperti ini. Ada nasinya, ada ayam bakarnya, ada tempe, ada tahu, dan juga ada sayurnya. Normal-normal aja sih makannya, yang penting sehat,” ucap dia.
Pada pukul 15.00, Budi kembali menyantap camilan kedua. Piringnya berisi edamame dan satu potong jagung. Camilan sore ini menjadi strategi untuk menghindari makan berlebihan saat waktu makan malam tiba.
“Ini snack saya yang kedua. Kalau ada yang nanya, ‘kenapa sih Pak ada edamame terus?’, karena edamame ini sangat bisa memenuhi selera kunyah kita, tapi kalorinya sangat rendah,” beber Budi.
Menu Makan Malam
Menu malam yang disantap Menkes Budi dimulai pada pukul 19.00. Ia mengonsumsi nasi putih bersama dua ekor lele goreng, lalapan mentimun, dan sambal. Lele goreng menjadi sumber protein hewani yang tinggi, sementara lalapan dan sayur memberikan serat serta vitamin bagi tubuh. Meskipun mengonsumsi gorengan, Menkes memastikan hal ini hanya dilakukan sekali sehari agar tetap seimbang.
“Kaget enggak lihat makan malamnya saya? Lelenya ada dua. Gorengan? Iya, enggak apa-apa kita makan gorengan, tapi sehari sekali aja. Kita tambah juga sayurnya. Jadi makannya sehat dan berkecukupan,” ujar dia.
Secara keseluruhan, Menkes Bagikan Menu Makan Sehat ini menunjukkan bahwa pola makan sehat tidak harus rumit. Dengan perencanaan yang baik dan konsistensi, setiap orang dapat menerapkan prinsip nutrisi yang sama dalam kehidupan sehari-hari.
