Skip to content
After Dark
Agustus 5, 2026
Tren

Menkes Uji Kadar Gula Es Teh – Es Kopi Susu, dan Es Cendol Pinggir Jalan, Ini Hasilnya

Mary Smith - lenterafakta.com 3 mins read

Menkes Uji Kadar Gula Es Teh dan Minuman Manis Lainnya Menkes Uji Kadar Gula Es Teh - Kementerian Kesehatan (Menkes) terus mengawasi kualitas minuman manis

Menkes Uji Kadar Gula Es Teh – Es Kopi Susu, dan Es Cendol Pinggir Jalan, Ini Hasilnya

Menkes Uji Kadar Gula Es Teh dan Minuman Manis Lainnya

Menkes Uji Kadar Gula Es Teh – Kementerian Kesehatan (Menkes) terus mengawasi kualitas minuman manis yang dijual di tempat-tempat strategis. Dalam rangka menjamin kesehatan masyarakat, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin baru-baru ini melakukan uji kadar gula terhadap tiga minuman, yaitu es teh, es kopi susu, dan es cendol, yang dibeli di sepanjang jalan raya. Hasil uji tersebut diunggah ke akun Instagram pribadinya, @bgsadikin, pada Kamis, 18 Juni 2026, sebagai bagian dari upaya memperjelas informasi nutrisi untuk konsumen.

Sistem Nutri-Level sebagai Panduan Konsumen

Sebagai langkah untuk memudahkan masyarakat menilai kandungan gula, Kemenkes telah meluncurkan sistem pelabelan gizi Nutri-Level. Sistem ini memberikan indikator berdasarkan tingkat keasaman, garam, dan gula dalam produk. Dalam pengujian terbarunya, Budi mengungkapkan bahwa kini fokusnya ditempatkan pada minuman cepat saji, seperti es teh dan es kopi susu, karena sebelumnya belum diuji secara berkala.

“Dengan Nutri-Level, konsumen bisa langsung melihat apakah minuman yang mereka beli mengandung gula berlebih atau tidak,” kata Budi dalam unggahannya.

Es Teh: Kadar Gulanya Dalam Batas Normal

Hasil uji menunjukkan bahwa es teh yang dibeli memiliki kadar gula 5 gram per 100 ml. Jika diminum dalam volume 600 ml, total gula mencapai 30 gram. Menkes Budi menegaskan bahwa batas gula harian yang aman adalah 50 gram, sehingga es teh mendapatkan label Nutri-Level C. “Kadar gula dalam es teh ini bisa dikonsumsi dalam jumlah wajar,” jelas Budi.

Es Kopi Susu Melebihi Ambang Batas

Es kopi susu, yang populer di kalangan masyarakat, mengandung 9 gram gula per 100 ml. Dengan kemasan 600 ml, total gula dalam minuman tersebut mencapai 54 gram. Menkes Budi menyatakan bahwa es kopi susu ini berlabel Nutri-Level D, yang menunjukkan bahwa kandungan gula melebihi batas yang dianjurkan. “Ini menjadi peringatan untuk konsumen agar tidak berlebihan mengonsumsinya,” ujarnya.

Es Cendol: Tinggi Gula, Label D Diberikan

Es cendol, yang memiliki rasa manis alami, juga diteliti. Hasilnya menunjukkan bahwa minuman ini mengandung 12 gram gula per 100 ml. Untuk sekali minum 400 ml, total gula mencapai 48 gram, sehingga mendapatkan label Nutri-Level D. Budi menilai bahwa es cendol hampir identik dengan es gula biasa, meski menggunakan bahan dasar alami.

“Menkes Uji Kadar Gula Es Teh juga mencakup es cendol, yang sering dianggap lebih sehat tetapi ternyata tidak jauh berbeda dalam kandungan gula,” imbuh Budi.

Langkah Menkes untuk Tingkatkan Kesadaran Konsumen

Dengan pengujian ini, Kemenkes berharap masyarakat lebih memahami dampak kandungan gula berlebih pada kesehatan. Sistem Nutri-Level, yang diperkenalkan melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026, dirancang untuk membantu konsumen memilih minuman yang lebih sehat. Label Level A, B, C, dan D masing-masing menunjukkan tingkat kandungan gula, dengan Level D sebagai kategori tertinggi.

Kebutuhan Perubahan Pola Konsumsi

Menkes Budi menekankan pentingnya perubahan pola konsumsi masyarakat, terutama terhadap minuman manis yang dikonsumsi dalam jumlah besar. “Uji kadar gula es teh dan minuman lainnya adalah bagian dari upaya mengurangi risiko penyakit terkait gula, seperti diabetes dan obesitas,” katanya. Hasil pengujian ini diharapkan bisa menjadi dasar bagi regulasi lebih ketat terhadap produsen minuman manis di luar rumah makan.

Join the discussion