Skip to content
After Dark
Agustus 5, 2026
Tren

Misteri Kapal Karam Abad ke-18 di Perairan North Sea – Kargo Porselen China Ditemukan Masih Utuh

Barbara Rodriguez - lenterafakta.com 3 mins read

orth Sea: Penemuan Kargo Porselen China Masih Utuh Misteri Kapal Karam Abad ke 18 - Baru-baru ini, misteri kapal karam abad ke-18 yang terletak di perairan

Misteri Kapal Karam Abad ke-18 di Perairan North Sea – Kargo Porselen China Ditemukan Masih Utuh

Misteri Kapal Karam Abad ke-18 di Perairan North Sea: Penemuan Kargo Porselen China Masih Utuh

Misteri Kapal Karam Abad ke 18 – Baru-baru ini, misteri kapal karam abad ke-18 yang terletak di perairan North Sea memperoleh perhatian internasional. Tim arkeologi bawah laut Norwegia mengungkapkan temuan luar biasa di Selat Skagerrak, yakni bangkai kapal yang ditemukan di kedalaman 600 meter dan masih menyimpan kargo porselen China dalam kondisi relatif utuh. Penemuan ini dianggap sebagai salah satu dari sekian banyak misteri kapal karam abad ke-18 yang menghadirkan petunjuk baru tentang perdagangan laut sepanjang abad ke-18.

Penelitian Menggunakan Teknologi ROV

Kapal karam ini pertama kali terdeteksi oleh Espen Saastad, seorang desainer jam tangan Norwegia yang juga aktif dalam bidang survei laut. Dengan menggunakan kendaraan bawah air terkontrol jarak jauh (ROV), tim berhasil mengungkap perahu yang berusia ratusan tahun. Menurut Hanna Geiran, direktur Direktorat Warisan Budaya Norwegia, kondisi kargo yang sangat baik adalah hal yang mengejutkan, terutama mengingat usia kapal yang mencapai abad ke-18.

Sejumlah besar porselen China terlihat dalam gambar dari perahu karam tersebut. Artefak-arteafak ini diperkirakan berasal dari abad ke-18, saat porselen menjadi barang mewah yang diminati di Eropa. Dalam wawancara dengan Fox News, Geiran mengatakan, “Kondisi objek dalam kapal berusia ratusan tahun dinilai sangat langka terjadi.” Selain porselen, kargo juga mencakup lampu gantung, gelas piala kuno, dan peti misterius yang masih terjaga.

Konservasi dan Analisis Objek Bawah Laut

Meski telah terkaram selama ratusan tahun, sebagian besar kargo di dalam kapal masih terawat. Para peneliti menyatakan bahwa perahu ini berada di kedalaman yang cukup dalam, sehingga kelembapan dan tekanan air tidak merusak artefak secara signifikan. Dalam hal ini, misteri kapal karam abad ke-18 menjadi bukti nyata tentang teknik konservasi bawah laut yang mengagumkan.

Peti-peti yang ditemukan di dalam kapal menarik perhatian karena berisi bahan organik seperti teh, tanaman herbal, atau obat-obatan. “Barisan peti juga telah ditemukan tetapi belum diperiksa,” tambah Geiran, dikutip dari GBNews. “Salah satu dari peti ini tampaknya berisi tekstil, sementara yang lain memiliki berbagai bahan organik, yang mungkin termasuk teh, tanaman herbal, dan obat-obatan,” jelasnya. Proses pengungkapan kargo ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang ekspor barang dari Tiongkok ke Eropa.

Dalam investigasi lebih lanjut, tim menemukan batang bata yang berasal dari “Lubecker Ratsziegelei,” pabrik batu bata terkenal di Lubeck, Jerman. Stempel resmi pada batu bata tersebut membuktikan bahwa kapal ini pernah berlabuh di pelabuhan Jerman, yang menjadi titik penting dalam perdagangan laut abad ke-18. Temuan ini memperkuat teori bahwa kapal karam ini tergolong dalam armada perdagangan yang menjalani rute dari Asia ke Eropa.

Kargo porselen China yang ditemukan menjadi penekanan utama dalam misteri kapal karam abad ke-18 ini. Dengan menempatkan arkeologi bawah laut sebagai medium utama, peneliti berharap dapat memperoleh lebih banyak informasi tentang seni keramik Tiongkok, sejarah perdagangan, serta teknik navigasi di masa lalu. Penampilan hasil temuan akan dipublikasikan di Museum Maritim Norwegia di Oslo, sebagai bagian dari upaya melestarikan warisan budaya global.

Join the discussion