Pemerintah Buka Peluang Harga Pertamax Bisa Turun, Berapa Harga BBM Saat Ini?
Pemerintah Buka Peluang Harga Pertamax - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan adanya kemungkinan penurunan harga bahan bakar minyak
Pemerintah Buka Peluang Harga Pertamax Turun Bersama Tren Minyak Dunia
Lenterafakta.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan adanya kemungkinan penurunan harga bahan bakar minyak nonsubsidi, khususnya Pertamax. Menteri Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa kondisi pasar minyak global yang cenderung melemah membuka ruang bagi penyesuaian harga ke bawah. Pertamina sebagai perusahaan pelat merah menyediakan berbagai varian BBM nonsubsidi mulai dari Pertamax dengan oktan RON 92, Pertamax Green RON 95, Pertamax Turbo RON 98, hingga Dexlite dan Pertamina Dex untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Menurut Bahlil, pemerintah telah melakukan berbagai perhitungan terkait dampak pergerakan harga minyak mentah internasional. Rapat koordinasi bersama PT Pertamina (Persero) serta badan usaha lain yang bergerak di sektor energi akan segera dilaksanakan untuk membahas skema penyesuaian harga. “Saya sudah menghitung dan saya akan melakukan rapat dengan badan usaha dari Pertamina maupun beberapa badan usaha lain. Ketika harga minyak dunia turun, kita akan menyesuaikan,” tegas Bahlil dalam pernyataannya yang dikutip dari Antara pada Senin, 21 Juli 2026.
Keputusan penyesuaian harga tidak akan diambil secara terburu-buru mengingat volatilitas harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) yang masih tinggi. Bahlil menekankan pentingnya keseimbangan antara kepentingan konsumen dan keberlangsungan operasional pelaku industri migas. “Jadi dalam kondisi seperti ini kita mencari formulasi yang bijak, yang tidak memberatkan rakyat pengguna, khususnya yang nonsubsidi. Ini kan totalnya 20 persen, ini saudara-saudara kita yang mampu. Tapi juga kita tidak memberatkan pelaku usaha di sektor perminyakan,” jelasnya.
Stabilitas Harga BBM Subsidi Hingga Akhir 2026
Sejalan dengan evaluasi harga nonsubsidi, pemerintah juga memastikan tidak akan menaikkan harga BBM subsidi hingga akhir tahun 2026. Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat yang lebih luas dan mencegah beban tambahan bagi kelompok ekonomi menengah ke bawah. Subsidi energi tetap menjadi prioritas agar tidak membebani masyarakat yang berhak menerima manfaatnya secara langsung.
Daftar Harga BBM di SPBU Seluruh Indonesia
Harga BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) berlaku seragam di berbagai wilayah Indonesia. Saat ini, harga BBM nonsubsidi dan subsidi berlaku untuk wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya.
Faktor Geopolitik dan Tren Harga Minyak Global
Harga minyak dunia sejak awal tahun 2026 menunjukkan tren kenaikan signifikan hingga menyentuh angka 45 persen. Penurunan sempat terjadi ketika Presiden Trump mengumumkan kesepakatan dengan Iran pada bulan Juni lalu. Namun pada Senin, 20 Juli 2026, harga kembali meningkat satu persen dan diperdagangkan di kisaran USD 89 per barel.
Kenaikan ini dipicu oleh kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran yang mengumumkan blokade laut terhadap Arab Saudi. Menurut laporan Reuters pada Senin, 20 Juli 2026, penutupan akses selatan Laut Merah ini memutus jalur alternatif penting bagi Arab Saudi menuju Selat Hormuz, sekaligus memperhebat kekhawatiran akan terjadinya kelangkaan pasokan global.
Sepanjang tahun 2026, harga minyak berjangka sempat menyentuh level tertingginya di angka USD 126 per barel. Angka ini masih berada di bawah rekor tertinggi sepanjang masa yang dicatat pada tahun 2008 dengan nilai USD 147 per barel. Kondisi ini memberikan gambaran bahwa meskipun ada tekanan kenaikan, pasar minyak masih memiliki ruang untuk stabilisasi lebih lanjut.
Pemerintah Buka Peluang Harga Pertamax – Dengan mempertimbangkan berbagai faktor ekonomi dan geopolitik, penyesuaian harga BBM nonsubsidi diharapkan dapat memberikan manfaat bagi konsumen tanpa mengganggu keberlangsungan industri migas nasional.
