Skip to content
After Dark
Agustus 5, 2026
Tren

Pendidikan Pjs Gubernur BI Destry Damayanti, dari SMAN 3 Jakarta ke UI

Robert Anderson - lenterafakta.com 4 mins read

Setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya, nama Destry Damayanti terpilih sebagai pejabat sementara Gubernur Bank Indonesia. Keputusan ini

Pendidikan Pjs Gubernur BI Destry Damayanti, dari SMAN 3 Jakarta ke UI

Destry Damayanti Resmi Menjadi Pjs Gubernur BI: Perjalanan dari SMAN 3 Jakarta hingga Puncak Karir

Lenterafakta.com – Setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya, nama Destry Damayanti terpilih sebagai pejabat sementara Gubernur Bank Indonesia. Keputusan ini diambil melalui Rapat Dewan Gubernur yang berlangsung pada hari Minggu, tanggal 26 Juli. Sebelumnya, Destry telah menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior di lembaga moneter tersebut. Pengangkatan ini sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia, yang telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir melalui UU Nomor 4 Tahun 2026 mengenai Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.

Menyikapi pergantian kepemimpinan ini, Destry menyampaikan bahwa BI akan terus memastikan keberlangsungan tugas dan wewenang untuk mencapai stabilitas nilai tukar rupiah serta memelihara stabilitas sistem pembayaran. Ia juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas sistem keuangan demi mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

“Serra turut menjaga stabilitas sistem keuangan dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, yang dapat menciptakan lingkungan ekonomi yang kondusif bagi pertumbuhan sektor riil dan penciptaan lapangan kerja sesuai dengan amanat Undang-Undang Bank Indonesia,” ujar Destry dalam keterangan yang dikutip dari laman Antara pada Senin, 27 Juli 2026.

Riwayat Pendidikan dan Minat Olahraga

Lahir di Jakarta pada tahun 1963, Destry menempuh pendidikan yang sangat cemerlang. Ia merupakan alumni sekolah Santa Ursula sebelum melanjutkan studi menengah di SMAN 3 Jakarta. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Destry memilih untuk melanjutkan kuliah ke Universitas Indonesia dengan mengambil jurusan Ekonomi dan lulus pada tahun 1989. Selama masa perkuliahannya, ia bahkan sempat menjadi asisten peneliti di Harvard Institute for International Development (HIID).

Setelah meraih gelar sarjana, Destry melanjutkan pendidikan S2 dengan meraih gelar Master of Science dari Field of Regional Science di Cornell University, New York, Amerika Serikat, yang didukung oleh beasiswa. Di luar bidang akademik, Destry juga memiliki ketertarikan serius terhadap olahraga tenis. Sebagai ibu dari tiga anak, ia telah menyukai tenis sejak usia 9 tahun dan sempat bergabung dengan tim petenis handal, termasuk Lita Sugiarto dan Gondo Wijoyo.

Jejak Karir yang Luas di Berbagai Sektor

Perjalanan karir Destry dimulai setelah ia lulus pada tahun 1992. Ia bergabung dengan Badan Analisa Keuangan dan Moneter (BAKM) dan bertugas di sana hingga tahun 1997. Berdasarkan postingan Facebook Bank Indonesia pada Rabu, 7 Agustus 2019, setelah meniti karir di pemerintahan, Destry menjajal dunia sektor keuangan swasta. Citibank Indonesia menjadi tempat persinggahannya sejak 1997 hingga 2000 sebagai salah satu ekonom bank swasta tersebut.

Selain fokus pada dunia perbankan, Destry juga pernah bekerja di bidang pendidikan. Ia menjabat sebagai peneliti sekaligus pengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UI pada periode 2005-2006. Namun, karir di bidang ekonomi memang seakan tak bisa begitu saja ia tinggalkan. Pada tahun 2005-2011, ia menjabat sebagai Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas hingga kemudian menjadi Direktur Eksekutif di Mandiri Institute. Selain itu, ia juga berkarier di Satuan Tugas Ekonomi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada tahun 2014-2015.

Tak berhenti di situ, tangan dingin Destry juga sempat menggenggam jabatan sebagai Ketua Panitia Seleksi pimpinan lembaga antirasuah (KPK). Ia juga dipercaya menjadi salah satu Anggota Dewan Komisioner LPS sejak 24 September 2015.

Pengangkatan dan Harta Kekayaan

Destry Damayanti resmi menjadi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 74/P Tahun 2019 tanggal 29 Juli 2019 untuk periode 2019-2024, dan mengucapkan sumpah jabatan pada tanggal 7 Agustus 2019. Pada Keputusan Presiden RI Nomor 74/P Tahun 2024 tanggal 10 Juli 2024, Destry Damayanti kembali ditetapkan menjadi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia untuk periode 2024-2029, dan mengucapkan sumpah jabatan pada tanggal 7 Agustus 2024. Kariernya menanjak sampai ia resmi dilantik menjadi Gubernur BI sementara per 27 Juli 2026.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang tercantum dalam laman e-LHKPN KPK tahun 2025, total kekayaan Destry pada pelaporan tahun 2025 mencapai Rp100,24 miliar. Dalam laporan LHKPN, Destry tercatat memiliki 12 aset tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Pandeglang, Tangerang, dan Kota Serang dengan total nilai Rp 57.107.500.000. Selain properti, Destry juga melaporkan kepemilikan alat transportasi dan mesin senilai Rp 1.077.500.000. Kendaraan tersebut terdiri atas sepeda Litespeed Road Bike, sepeda lipat Dahon, sepeda lipat listrik Pacific, mobil Hyundai Ioniq 5, Vespa Sprint S 150 White 2024 MY’24, dan mobil BYD Seal.

Destry juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 12.364.262.000, surat berharga sebesar Rp 15.231.553.626, kas dan setara kas senilai Rp 15.078.007.895, serta harta lainnya sebesar Rp 2.898.349.972. Secara keseluruhan, aset-aset tersebut mencerminkan posisi finansial yang kuat bagi seorang pejabat tinggi negara yang telah mengabdi selama puluhan tahun di berbagai sektor.

Join the discussion